Cinta CEO Ganteng Dengan Gadis Magang

Cinta CEO Ganteng Dengan Gadis Magang
PERUBAHAN ANDRE


__ADS_3

Andre sudah sampai lagi di Hotelnya. berjalan masuk dengan perasaan yang sangat berantakan.


#tok tok..# mengetuk pintu kamar dengan pelan, karena tau pasti putry sangat marah.


"sayang.."...


Pintu kamar di buka. terlihat sekali waja putry penuh dengan kekecewaaan. Namun ia belum melampiaskannya, berharap Andre menjelaskan alasanya sampai tidak pulang tadi malam.


"maaf kan aku"..langsung memeluk tubuh Putry.


"aku gak butuh maaf, yang aku butuh penjelasan dari kamu. dan tolong katakan yang sejujurnya mengapa kamu tidak pulang"...


Andre berusaha mencari Akal untuk di jadikan jawaban pada istrinya. karena kalaupun ia jujur, mungkin putry tidak akan mempercayainya apalagi ini menyangkut dengan masa lalunya Andre yaitu Tanti, perempuan yang selama ini berusaha menghancurkan hubungan antar keduanya.


hal yanh sudah di lakukannya bersama Tanti tadi malam merupakan dosa terbesar yang pernah ia lakukan dalam hidupnya. meskipun dia hanya di jebak, namun ia tetap merasa bersalah


"lepasin Aku.!". mendorong Tubuh Andre, hingga melepaskan pelukanya


"Sayang, tadi malam meetingnya sampai subuh. terlalu banyak masalah yang harus kita tanganin, .".. Alasan bodoh yang tiba tiba di lontarkan dari bibirnya.


"oh begitu, terus kenapa ponsel kamu gak bisa di hubungin,?"..putry masih belum puas.


"Sayang, maaf. aku gak sempat pegang ponsel."


lagi lagi keluar alasan yang tidak masuk akal dan di percayai.


hmm..Putry menghela nafas panjang. ia tau kalau suaminya sedang berbohong. di lihat dari raut wajanya terlihat sekali kalau suaminya ini lagi mengalami masalah serius. namun ia akan tetap berusaha untuk percaya dengan yang di katakan Andre dan tetap berusaha menyembuyikan kekesalanya. karena tidak ingin merusak suasana bulan madu mereka. entah apa yang sudah di lakukan suaminya ia tidak tau. yang pasti setelah ini dia akan terus mencari tau apa yang sudah terjadi.


##

__ADS_1


sudah Hampir satu minggu kedua pasangan pengantin itu menghabiskan hari hati mereka di Bali.


kini saatnya untuk pulang lagi Malang


keduanya menaiki taxi menuju ke Bandara.


tidak Sampai satu jam, keduanya menaiki pesawat lalu pergi.


penerbangan dari bali ke malang tidak terlalu memakan waktu lama.


sebelum sore pun mereka sudah sampai.


##..


Merry berlari membukakan Pintu menyambut kedatangan mereka.


"ayo masuk sayang. mama sudah menyiapkan makanan buat kalian".. begitu bahagianya dia kerena menantu dan Anak kesayangan pulang.


hari hari berlalu. putry masih merasa ada yang janggal dari suaminya. Semenjak kejadian dia berapa malam yang lalu, Andre terlihat tidak begitu semangat. seakan dia sedang menghadapi masalah yang disembunyikan.


meskipun hampir setiap malam mereka melakukan hubungan , namun tetap saja kegelisahaan belum juga menghilang dari wajahnya. Putrypun mulai panik,.


"sayang..sayang..".. berusaha membangunkan Tubuh suaminya yang lagi terlelap di bawah selimut


"Hmmm"....sepertinya ngantuknya belum menghilang


"kamu gak ke kantor hari ini.?.."..


"pergi sayang..lima menit lagi aku bangun ya."..

__ADS_1


"baiklah. kalau begitu aku ke dapur membantu mama siapin sarapan ya. kamu harus bangun, nanti telat ke kantor..".. mencium kening suaminya kemudian turun mendapati mertuanya di dapur.


"hay sayang.. Andre sudah bangun?.."...


"belum ma, paling bentar lagi bangun. aku mau bantu apa ini ma?.".


## Rumah Tanti


Tanti berlari menuju kamar mandi. Mual yang ia alami belum juga menghilang sejak kemarin. badanya terasa lemah. kepalahnya pusing,bahkan mau makan saja ia tidak nafsu


seorang pelayan peribadinya masuk membawakan sarapan pagi.


"Ini Bu sarapanya..".. kata wanita yang sudah setengah baya tersebut.


"Simpan saja di situ, ".. .


"Bu kenapa? apa ibu sakit?".. tanya pelayan tersebut setelah melihat perubahan di wajah Tanti


"menurut kamu?".. berbicara tanpa menoleh


"sepertinya Ibu lagi sakit. apa perluh saya panggilkan Dokter Bu?"..


Ia terdiam. memikirkan saran dari pelayanya tersebut. tak lama kemudian ia mengangguk sebagai tanda setuju.


lalu pelayan tersebut segerah ke keluar dan menelfon seorang dokter untuk datang.


sementara Tanti masih terbaring di Ranjangnya.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2