Cinta CEO Ganteng Dengan Gadis Magang

Cinta CEO Ganteng Dengan Gadis Magang
MASALAH BARU


__ADS_3

Andre tiba di depan Apartemen Rendi.


kemudian masuk.


"Selamat Ya untuk kalian Berdua..".. memberi


ucapan pada kedua pasangan yang jebol di luar Nika tersebut..


"iya makasih ka Andre"...Nensy


"Hebat kamu Rend, belum Menikah tiba tiba langsung..."..


"sttt, Putry memotong ucapanya.


"Kamu kenapa sih ngomong gak mikir dulu."... "Loh emang benar kan sayang..mereka belum Menikah".. masih merasa benar


"iya tapi , gak usa begitu ngomongnya. gak sopan Tau"..


Rendi Dan Nensy hanya Tersenyum melihat Tingka keduanya


" Kalian tenang aja. sebentar lagi Undangan penikahan Kami akan menyusul ke rumah kalian".. Rendi menambahkan


Berapa saat kemudian keduanya berpamitan Pulang.


"Sayang bagaimana perkerjaan kamu di kantor hari ini, lancar?"..memandang suaminya di sebelah yg lagi fokus menyetir


"Iya lancar sayang..".


## Esok hari


Merry dan Jaya lagi Menunggu putry dan Andre untuk sarapan. seperti Biasa, mereka selau turun Bersama untuk ikut sarapan.


Tapi beda halnya dengan Pagi ini, Terlihat Andre Hanya Turun seorang Diri


"Putry mana sayang?"... Tanya Merry


"Di kamar Ma, gak enak badan katanya."..

__ADS_1


"Ya udah, kamu bawah sarapannya ke kamar"


Andre kembali ke kamar, membawah dengan piring makanan di tanganya.


terlihat Putry masih berbaring. sepertinya Apa yang mereka lakukan Tadi malam cukup Melelahkan, hingga membuatnya seperti ini


"Sayang bangun sarapan Dulu.."..


Putry segera bangun.


" Aku suapin ya..".. Putry hanya mengikuti. membuka mulutnya secara perlahan. Terlihat sekali di wajahnya kalau ia sedang tidak baik baik saja


" Masih sakit?".. Andre


"Hmmm.." hanya mengangguk.


" Maafin aku sayang. lain kali aku akan lebih pelan lagi, "


Andre kembali menyuapi Istrinya. sampai makanan di piring itu Habis. kemudian Putry kembali berbaring, hingga terlelap.


Setelah melihat Istrinya terlelap, Andre kemudian Berpamitan pada Ibu dan Ayahnya lalu bergegas ke Kantor.


##


"Masuk.".


"Hay sayang..."..


Andre langsung berdiri. masalah besar kini sudah ada di depan matanya


"Tanti. "!.


"Hay sayang. apa kabar..". Berjalan mendekat tanpa ada rasa ragu sedikitpun


"Ngapain kamu disini.," Mengangkat Ponselnya untuk menelfon sekurity untuk mengusir wanita di hadapanya itu


"Sabar sayang, bukan Aku yang menginginkan untuk datang ke sini, tapi Anak ini. sepertinya Dia kangen sama Ayahnya.".. mengelus perutnya sendiri

__ADS_1


"Maksud kamu?!".


"hmm, jangan pura pura bodoh Andre. Aku sekarang lagi mengandung darah Daging kamu.,.." melempar lirikan keberanian


Andre langsung terjatuh. keringat mulai bercucuran. badanya terasa lemas.


Dunia terasa mau kiamat, Hatinya hancur berkeping keping. Tak ada yang dia pikir kan sekarang, hanya Putry istri tercintanya. Entah apa yang akan terjadi jika Putry mengetahui berita ini. Bagaimana Nasib pernikahanya sekarang. bagaimana caranya dia bertanggung jawab atas semua ini.


"gak mungkin. Kamu pasti bohongkan. itu bukan Anaku"..


" Ini Anak kamu Andre. ini Dara daging Kamu. dan kamu harus bertanggung jawab. Aku sama sekali tidak peduli dengan istrimu.."


Ingin sekali ia menampar waja Wanita ular yang dihadapanya itu. namun tidak bisa ia lakukan. Anak yang di kandungnya adalah anaknya. Ia tidak mungkin untuk menyakitinya.


"ini Alamat Aku. Tolong sering seringlah berkunjung. karena aku butuh kamu. Anak ini butuh perhatian dan kasih sayang kamu.".. Melempar sebuah kertas berisi alamat di meja. " Jangan lupa besok pagi , mengahantarku untuk mengecek kandungan. Aku Tunggu.". kemudian berjalan keluar, tanpa merasa berdosa sedikitpun


Andre masih terpaku seribu bahasa. badanya bergetar. bingung harus bagaimana sekarang.


"Andre..".. seseorang mengagetkanya..


"Raka!"... berusaha untuk menyembunyikan kesedihannya dan mengambil kertas alamat di atas meja lalu cepat cepat menaruhnya di laci


"kau kenapa? ada masalah?".. Rendi berusaha bertanya


"Oh bukan. hanya adaa problem kecil. Ada apa? tumben ni masuk gak ketuk dulu"..berusaha tersenyum


"Siapa bilang..tadi aku ngetok tapi kamunya aja yang gak dengar.."..


"Maaf Rak,. ohnya ada apa perluh apa?..".


"Ini, saya tanya sesuatu. "...menarik kursi lalu Duduk..


"Mau nanya Apa?"..


"Ini masalah Tanti."..


Seketika Raut waja Andre Langsung beruba.

__ADS_1


"jangan sampai dia tau, kalau Tanti sekarang lagi mengandung Anaku" berbicara sendiri dalam Hati


Bersambung...


__ADS_2