Cinta CEO Ganteng Dengan Gadis Magang

Cinta CEO Ganteng Dengan Gadis Magang
ANDRE TANTI


__ADS_3

Raka segerah berpamitan setelah menjelaskan semuanya pada Andre.


" Makasih Rak, untuk semuanya. berkat kau Rumah tanggaku terselamatkan."


"sama sama Ndre. ini sudah yang harus


kulakukan. Aku juga punya tanggungjawab pada Anak itu."


setelahnya ia menancap Gas lalu pergi.


Andre masih mondar mandir Di kamarnya. Setiap detik menit selalu berusaha menghubungi Istrinya. Namun tetap tidak bisa tersambung.


#trrngg#.. ponselnya berdering


"Hallo...".


"Hallo bagaimana?"..Andre bertanya pada seseorang di balik Telfon.


"Saya sudah menemukanya Bos. dan sekarang kita lagi berada di ***"..


setelah menerima telfon tersebut Andre langsung pergi ke tempat yang di beritahukan oleh orang suruhanya tersebut.


Selang berapa menit Kemudian ia pun Sampai.


#Plaak#..menampar Lukman dengan sekuat Tenaga..


"Dasar sialan! berani beraninya kau mempermainkanku!"..#plaak# satu pukulan lagi mendarat di waja Lukman.


"Maaf Pak. maafkan saya!".. berusaha membelah diri


#plakk# lagi lagi Andre meluapkan segala emosinya.


"Maaf? maaf kau bilang?. kau tau apa yang sudah kau perbuat?".. Menarik kerak baju Lukman. Ingin sekali ia membunuhnya.


" maaf pak,. saya hanya di suruh. Dan...."..

__ADS_1


"Dan apa? ha!.."..


"Istri pak Andre sudah mengetahui semuanya".. Jawaban yang membuat Andre tamba Bingung. "Maksud kau apa?"..


"Kemarin Istri tuan Andre datang menemui saya. dia menanyakan semuanya pada saya. dan saya sudah menjelaskan semuanya pada Ibu Putry."..


"Jangan menyebut Nama istriku dengan Mulit sialanmu Itu!".. Andre Tambah geram


"Maaf Pak".!.


Andre melepaskan kerak Baju Lukman dari genggamannya.


sepertinya ia tak perluh Lukman lagi untuk menjelaskan semuanya. Putry sendiri sudah mengetahuinya ,. Dan tentu itu sudah membuat masalah sedikit terpecahkan. Namun sekarang Putry belum juga bisa di Hubungi, itulah yang harus di pikirkan Andre Sekarang.


Andre segerah berlari ke Mobilnya, Menancap Gas dengan tinggi.


berjalan tanpa mengetahui arah dan tujuanya kemana. yang di inginkan hanyalah menemukan Istrinya.


#srrrrkkkkk.#..Mobil yang ia bawahkan menabrak tembok pengaman di pinggir jalan. hingga membuat mobilnya teroleng,. dan


#


Mobil Raka berhenti di depan Apartemen Milik Tanti. Berlari masuk ke dalam.


#tok tok;# mengetuk pintu apartemen Tanti dari luar.


Pintu di bukan Dari Luar.


setelah melihat lelaki Yang berdiri di depan pintu itu adalah Raka, Tanti langsung berusaha kembali menutupnya, Namun terhalang oleh tangan Raka.


"Apa yang kau lakukan! ngapain kau masih mencariku!".. Berusaha mendorong Raka keluar


"Tanti tolong Jangan seperti ini. Apa kau sudah tidak waras ha?".. mulai geram dengan sikap wanita tersebut


" Kau yang tidak waras. aku sudah tidak ada hubungan lagi denganmu , ngapain kau masih terus menganggaku?!"..

__ADS_1


"Anak itu butuh aku. Aku Ayah dari Anak itu. dan aku sudah menjelaskan semuanya pada Andre. ".. Tanti langsung terdiam.


"Tolong jangan seperti ini. biarkan Andre bahagia. jangan Ganggu dia lagi.".. Raka berusaha memberikan pengertian


hiks hiks..Tanti Mulai menangis..


"aku tidak butuh tanggung jawab darimu., yang ku butuhkan hanya Andre. Aku hanya ingin Andre..".. Berlari keluar..


Raka mengejarnya dari Belakang. "Mau kemana kau"..


Ssrrrrtttt..#...Mobil yang sedang melintas di luar Apartemen tanpa sengaja Menabrak Tanti Dari Belakang.


"Tanti!" Berlari menolong Tanti yang sudah tergeletak di aspal


"Tanti Bangun. Tolong bangun!"..


mengangkat Tubuh Tanti lalu langsung membawahnya ke Rumah sakit.


##


Merry Dan Jaya masih setia Menunggu Kabar dari Andre di Ruangan Tamu


#trrng#..Ponsel Ayahnya Andre Berbunyi.


Jaya segera mengangkatnya


"Hallo"..


Setelah mendengar pemberitahuan dari orang yang menelfon tersebut, Jaya langsung memberitahukan apa yang sudah terjadi pada Andre. Mereka berduapun langsung bergegas pergi ke rumah sakit.


##


"Mohon maaf Pak, .."..Dokter yang menangani Tanti mulai menjelaskan..


"Ada apa? kenapa dok? Anaku tidak Apa apa kan?.."

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2