
Andre memeluk putry dari belakang.
tangannya melingkar di pinggang dan kepalahnya bersandar di pundak putry. sementara suasana masih tegang. putry masih belum mau bersuara.
"sayang tolong katakan padaku, bagaimana kamu tau semuanya..".. Andre
hmm..putry menghela nafas panjang. perlahan dia melepaskan tangan Andre dari pinggangnya lalu berbalik menatap Andre.
"Aku tau semuanya..aku tau kamu berbohong padaku"...
"iya aku memang membohongimu tadi, tapi bagaimana kamu bisa tau semuanya.."..
Tatapanya sangat dalam, pikiramya di penuhi banyak pertanyaan.
"Aku tadi mengikutimu dari belakang. Dan aku tau semua apa yang kamu lakukan di rumah sakit. Kamu pergi ke ruangan Dokter, kamu berantam sama Tanti , semuanya aku tau.."
Andre terdiam. tidak ada lagi penjelasan yang bisa ia lontarkan. putry sudah mengetahui semuanya. bahkan ia tidak mengetahui dari orang lain, melainkan dengan mata kepalahnya sendiri.
"kenapa? sekarang kok kamu mala diam?"...
Andre hendak kembali memeluk putry. Namun Tubuh putry keburu mundur ke belakang.
"sayang , aku tau aku salah. tapi tidak bermaksud untuk membohongimu. Aku hanya ingin menyelsaikan persoalnku dengan Tanti. Aku tidak mau Dia mengganggu kehidupan kita lagi..". jelas Andre..
"Kamu maafin aku kan?.." tambahnya lagi
"hmm.". jawaban singkat yang membuat Andre kembali bertanya
"Hmm?..artinya iya.?..kamu memaafkanku?"..
Tanpa mendengar perkataan lebih lanjut, Andre sudah Kembali memeluk Tubuh Putry. Kepalah Gadis itu di hujani dengan Ciuman bahagia...
Beberapa menit kemudian mereka keluar kamar dengan raut waja yang Bahagia dam di sambut senyuman dari teman temanya
"ciee ciee..uda Baikan lagi..."..teriak teman temanya..
"Kamu mau kemana Put? kok bawah tas..". tanya devin
"Aku mau ke Rumah Andre Dulu Dev.."
__ADS_1
"Kamu pulang jam berapa sebentar?.." tanya kevin
"Nginap.!". Andre
semua orang di situ saling memandang.
kecuali putry yang hanya tersenyum melihat raut muka Andre yang tiba tiba beruba. Cemburu Buta sudah merajalela dalam dirinya
" Kita berangkat sekarang sayang..". ucapnya sambil melingkat tangan di pinggang putry.
Mereka kemudian berlalu meninggalkan teman temannya.
###
" Mama sudah mempersiapkan Semuanya...
Ucap Mery sambil melempar senyum ke Arah Andre Dan Putry.
putry mengerutkan kening. Tidak tau apa yang di maksudkan oleh calon mertuanya Itu.
Ia menatap Andre berharap Andre menjelaskanya, Namun Andre hanya melempar senyum Manja. Dengan Raut waja Datar.
"Persiapan apa tante.?.. Putry bertanya..
"Pernikahan". Kali ini Ayahnya Andre yang bersuara
"ha?..Putry berbalik menatap Andre..
"iya sayang. pernikahan kita. kita akan menikah Besok. Aku tidak mau lagi ada masalah yang bikin Pernikahan ini menundah. Aku mau secepatnya menjadi Imam Kamu dan menjadi seorang Ayah.."
"Be..e..besok?".
Seketika Airmatanya Jatuh. Ia perlahan melepaskan sendok di tanganya.
Andre Tak tinggal Diam. Ia memeluknya. seakan sudah tau reaksi yang di berikan Putry.
"tapi bagaimana dengan Ibu dan Ayah?..
"Kamu tenang saja. Ayah dan Ibumu sudah kami beritahu. Dan besok mereka Akan datang." jelas Ayahnya Andre..
__ADS_1
"Kulia. bagaimana dengan Kuliaku.."..tanyanya lagi.
"sayang kamu kan sudah semester akhir. dan satu bulan lagi kamu wisuda. jadi tidak ada salahnya kita menikah sebelum kamu selsai.."
jelas Andre..
putry kembali jatuh ke pelukan Andre. ia tidak tau apa yang harus ia lakukan. apa kah harus bahagia karena menikah dengan Lelaki yang di cintainya atau kah bersedih karena sebentar lagi ia akan melepaskan status singelnya dan hidup penuh tanggung jawab sebagai ibu Rumah tangga. Air matanya kembali mengalir.
ibu dan Ayah Andre hanya tersenyum. sedangkan Andre membelai kepalahnya dengan lembut. sesekali ia menciumnya.
# Makan malam sudah selesai, Jaya Dan Mery sudah pergi duluan ke kamarnya. yang tersisah di Ruangan Tv hanya Andre Dan Putry. seperti Biasa Andre selalu memeluk Tubuh Gadis itu. meskipun berkali kali Putry melepaskan tangan Andre Dari pinggangnya, Namun Tenaga yang di milikinya Tak ada apa apanya.
"Sayang.."..Putry mulai bersuara
"Hmm."
"Undangan. Bagaiamana dengan Undangan.teman temanku harus datang.."
"iya aku tau. kamu tenang saja. semuanya sudah beres.. aku sudah menyuruh orang untuk mengirim Undangan ke Kostmu. dan juga ke rumahnya Kevin.."..
"Bagaimana dengan Rendi?"..
Andre kembali mempererat pelukanya.
"Sudahku Duga,. pasti Kamu menanyakan laki laki itu..
aku sudah menelfonya tadi dan mengundangnya secara khusus.".
Putry tersenyum. kemudian menjatuhkan kepalahnya ke dada Andre.
"Malam ini kamu tidur di kamar tamu ya.. aku tidak bisa menahan diri jika kita tidur satu ranjang.."
"siapa juga yang mau tidur sama kamu. pokonya sebelum Kita resmi Menikah kamu gak boleh menyetuhku.."..
"iya iya..aku tau..."..
Andre kembali menghujani Putry dengan ciuman
sebelum mereka pergi ke kamar masing masing untuk beristirahat.
__ADS_1
Bersambung