
#pagi hari
semua pada kumpul di meja makan.
suasana sangat hening, hanya terdengar desakan piring di atas meja. putry duduk di tengah tengah andre dan Nensy yang berhadapan dengan ayah ibu dan juga rendi.
perlahan Bony mulai bicara
"kalian nanti berangkat jam berapa?
"sekitar jam delapan om".jawab rendi
"kalau andre dan putry jam delapan juga?"
"iya ayah..soalnya tiket uda di booking semua"..jawab putry
"baiklah..ayah tidak bisa antar kalian ke bandara..karena ayah harus berangkat sekarang. ada kerjaan di kantor".. tambahnya lalu hendak berdiri
"tunggu om..."..panggil Nensy
semua mata mengarah ke arahnya
"kenapa Nensy? tanya Boni
"aku minta nebeng om. sekalian pulang..boleh kan om;?.."
"oh boleh dong,, ya sudah kita berangkat sekarang ya.."
"Nen, kamu ko pulangnya cepat.."..rengek putry
"maaf, put aku gak bisa nungguin sampai kalian pergi, soalnya kasihan ibuku sendirian di rumah"..
"emang ayah kamu kemana?.. sepontan pertanyaan itu keluar dari mulut rendi. dirinya sendiri juga tidak tau kenapa mulutnya selancang itu
Nensy seakan memberi kode ke putry agar putry yang menjawab pertanyaan rendi barusan..
"kepo banget sih..dari kemarin atau tadi malam gak mau nanya nanya. giliran sekarang orangnya mau pergi baru di tanyain" ucap andre yang mulai berdiri lalu mencium tangan ayahnya putry.
"sudah..sudah..nanti ayah telat lo, "..tamba putry yang mulai ikutan berdiri dan ikuti oleh rendi memberi salam sebelum ayahnya itu berangkat..
ibunya hanya menggelengkan kepalah melihat tingka mereka.
setelah Ayahnya putry dan Nensy berlalu pergi, kini yang tersisah hanya mereka ber empat.
"sayang, aku ke kamar dulu ya..beres beres, takut ada yang ketinggalan nanti"..ucap andre
"oke deh..sekalian masukin barang aku ke tas kamu ya, biar satu kali aja"
"siap sayang"
Andre kemudian berlalu meninggalkan mereka.
kini Giliran rendi untuk mengorek tentang pertanyaanya tadi ke putry
"put, emang ayahnya Nensy itu dimana?.."..
"ayahnya udah meninggal pas dia kelas dua SD, selama ini dia hidup berdua sama ibunya." jelas putry.
"emangnya kenapa? kok kamu jadi penasaran? kamu suka ya sama dia..?...ejek putry..
"enggak kok..cuma nanya aja. kalau begitu aku mandi dulu ya. "
"hmm bilang aja kalau suka..".tamba putry , sambil membereskan piring kotor di atas meja.
"Bu, aku ke kamar dulu ya..mau bantu andre beresin barang.."
__ADS_1
"iya sayang.."
**RUMAH ANDRE
#trrrrngg...trnggg..ponsel merry terus berbunyi. rupanya dari no baru. Merry terus mengabaikanya. namun nomor tersebut terus berusaha menelfon.
dengan terpaksa merry mengangkatnya
"hallo..siapa ini? nadanya agak tinggi
"hallo maaf Bu, ini dengan Hakim sopir nya mba Tanti. mau ngasi tau kalau mba tanti sekarang lagi di rawat di rumah sakit xxx karena kemarin berusaha melakukan percobaan bunuh diri"..
"apa?...
merry seketika kaget karena tidak menyangka tindakan yang di lakukan Tanti tersebut
"oke saya ke sana sekarang !"
trrng..telfon di matikan.
Rumah sakit Xxx
Merry berjalan menuju ruangan 125 , perlahan dia mengetuk pintu, namun tidak ada sahutan dari dalam. ahirnya dia langsung masuk.
"Ya Tuhan tanti?..kenapa sampe begini...
betapa kagetnya Merry melihat mantan dari putranya itu terkujur lemah di atas tempat tidur.
"ta..taanta..".. Tanti berusaha membuka mulut untuk menyapa..
"iya sayang..ini tanta.., kamu kenapa bisa sampe seperti ini?.."
tanti hanya terdiam.
"orang tua kamu uda tau kamu sakit?"..
merry merasa kasihan sekaligus iba melihat kondisi tanti sekarang. dia kemudian mengambil tanganya tanti lalu mengelusnya perlahan..
"kamu yang sabar ya..tanta janji akan merawat kamu sampai sembuh"..
tanti dan merry memang cukup dekat. di karenakan massa kecil tanti banyak bersama keluarga mereka. jadi merry sudah menganggapnya seperti anaknya sendiri. meskipun tanti pernah menyakiti hati putranya..namun rasa pedulinya pada tanti tak pernah hilang.
##
Andre ,rendi dan putry baru saja keluar dari pesawat, dan di sambut oleh dua taxi yang sudah mereka pesan sebelum berangkat tadi
"sayang kita langsung ke rumah saja ya..orang rumah sudah menunggu"..ucap andre
"iya deh, terserah kamu. kalau kamu rend?...
"aku langsung ke kantor aja put,..."..
mereka bertiga lalu masuk ke taxi masing masing.
setelah kurang lebih 30 menit, taxi yang di tumpangi andre dan putry tiba di depan rumah.
mereka lalu turun dan berjalan masuk, tangan andre terus melingkar di pinggang putry.
terlihat dari jauh ayahnya Andre sedang membaca korang di teras
"siang pah.." sapa andre..
"eh..andre putry..ahirnya kalian nyampe juga.."..
"mama mana pah, ?.tanya andre
__ADS_1
"mama katanya keluar sebentar. ada ketemu temanya . paling sebentar lagi pulang."..
"oke deh pah..kalau begitu andre antar putry masuk ke kamar dulu.. kasihan putry cape.."
"ee.. siapa yang cape. enggak kok. aku mau ke dapur aja..kamu aja yg istirahat.."..
"mau aku gendong?"..ancam andre
"ish , apaan sih malu tau. ya udah ayooo"...
mereka kemudian berjalan naik tangga dan masuk ke kamar..
"ini kan kamar kamu ,..ngapain kamu ajak aku istirahat di kamar kamu.." protes putry
"kamar aku kamar kamu juga. kamar kita berdua."
"ish..pede amat. kita kan belum menika. kecuali kalau udah menika."..
"bodoh amat. sekarang kita berdua tidur satu kamar. kamu gak boleh pisah lagi sama aku. kalau kamu pulang ke kost aku ikut. kita tidur di kamar kamu."
"enggak mau..enak aja..".
"cupp..bibir andre mendarat di bibir putry. hingga membuat putry kaget, namun ciuman itu tidak berlangsung lama karena ponsel andre tiba tiba berbunyi
"dari siapa?".. tanya putry
"dari mama,"....andre kemudian memasukan ponselnya lagi ke saku
"kok gak di angkat?
"ya jelas gak di angkat. mama nelfon di saat yang tidak tepat banget..gangguin aja.."..
"gak boleh gitu..siapa tau penting. mungkin mama minta kamu jemput dia kali.."
ahirnya Andre mengangkatnya..
"hallo ma...
"hallo sayang,,, kamu udah sampai?"..
"iya ma udah..sekarang di rumah. mama di mana, aku sama putry ini.."
"e......
Merry kemudian menjelaskan semua apa yang terjadi, hingga membuat waja andre berubah..
#trrngg...telfon di matikan.
"kenapa sayang?..mama dimana?" ..tanya putry
"ee.. aku harus pergi sekarang sayang , kamu istirahat dulu aja ya..
"kok muka kamu panik gitu...
"enggak kok. tadi mama cuma bilang di kantor lagi ada masalah. jadi aku harus tangani sekarang...."
"iya udah deh..kamu hati hati ya.. kabari aku kalau udah nyampe
#cupp , ciuman di kening putry.
kemudian andre berlalu pergi
kini andre harus terpaksa bohong lagi sama putry. dan mulai masuk ke perngkap tanti. bukanya cuma dia, tapi mamanya juga.
🙌🙌🙌🙌🙌
__ADS_1
sorry gaes. tadi sempat aplod, ceritanya kurang lebih seperti ini. tapi udah di hapus. gara gara ada kesalahan dikit. mungkin di kalian masih muncul. bagi yang sudah terlanjut baca. mohon maaf. 🙏