
Pesawat yang di tumpangi ahirnya mendarat di Bandara internasional Ngura Rai Bali.
Andre membangunkan putry yang terlelap di pangkuanya.
setelahnya mereka sama sama keluar dari pesawat. di sambut suasana Bandara yang sangat besar dan berjumpa dengan banyak orang.
Andre masih melingkar tanganya di pinggang putry sambil berjalan keluar bandara menuju taxi yang akan menghantar mereka ke hotel.
"silakan Masuk pak/Nona..".. sapa supir taxi
"Ayo sayang..". Andre persilakan Istrinya masuk duluan., kemudian ia ikut naik dan mereka pun meninggalkan Bandara.
"sayang coba kamu lihat itu. ?..menunjuk jarinya keluar pada salah satu bangunan yang memiliki corak yang sangat bagus
"Iya iya aku lihat. aku udah pernah masuk kok ke situ.." Andre
"emang kamu sering ke sini (Bali).? kapan, kok aku gak pernah tau.."
"kadang sebulan tiga kali. ada urusan kantor yang mengharuskan aku ke sini"
" sama siapa"?
"sama sekertaris aku"
"cewe apa cowo?"
hmm..Andre tersenyum tipis melihat raut waja istrinya. ia menarik tubuh istrinya itu hingga terjatuh ke pangkuanya. menghujaninya dengan ciuman berkali kali
"apaan sih, aku masih pengen lihat keluar, lagian kenapa kamu gak jawab pertanyaan aku tadi"..putry
" Kamu kasih tau dulu sama aku,, kenapa kamu tidak ingin lama lama di sini..kamu tadi belum menjawab aku di pesawat.."..
"Aku kan udah bilang..Nanti kamu akan tau sendiri.."..
" iya udah. aku juga gak akan kasih tau siapa sekertaris aku sekarang." balas Andre..
__ADS_1
pertengkaran kecil antara keduanya membuat perjalanan dari Bandara ke hotel terasa sangat cepat . meskipun keduanya tak ada yang mau mengalah.
Taxi mereka berhenti di depan pintu masuk salah satu hotel termewah di bali.
" pak/Nona kita sudah sampai.."....
"iya pak./ Sayang ayo.." menarik tangan istrinya turun dari mobil
"Aku bisa sendiri.." wajanya terlihat sangat kesal..
Andre hanya tersenyum.
kemudian mereka berjalan masuk, tak lupa Andre selalu meletakan tanganya di pinggang putry, meskipun berkali kali putry melepasnya.
sedangkan Taxi yang menghatar mereka segera berlalu enta kemana.
####
Rendy dan Nensy turun dari mobil.
mengambil tas di bagasi kemudian berjalan masuk. tidak ada sepata kata yang keluar dari mulut keduanya setelah pembicaraan tadi sebelum mereka berangkat.
"Ren..sepertinya Kamu gak boleh masuk. kamu antar sampai sini aja"..ucapnya ketika mereka sudah tiba di depan pintu masuk.
"Ini Tas kamu./hati hati ya, kabarin aku kalau suda nyampe"..sambil memberikan Tas ke Nensy.
" Iya pasti aku Kabarin".. tersenyum lebar
suasana sempat hening sejenak. tak ada kalimat satupun yang ke luar dari mulut keduanya.
hanya tatapan yang mengisyaratkan isi hati keduanya. Nensy belum juga masuk, Tangannya mulai berkeringat. entah apa yang terjadi antara keduanya hingga saling terdiam dalam tatapan
Rendi perlahan maju sedikit mendekat, hingga tubuhnya keduanya sangat dekat.
"e.e. Rend, sepertinya aku harus masuk sekarang..Nanti ketinggalan pesawat.." mundur ke belakang dan berpaling menatap ke arah pintu masuk..
__ADS_1
Rendi masih terdiam. sepertinya ada hal yang ingin di katakanya. namun apakah itu hanya dia yang tau.
"Rend?..."..
"Tunggu"..
"kenp.."... belum selesai bertanya kenapa, Rendi sudah lebih dulu memeluknya. tanpa peduli banyaknya orang di sekitar.
."Rend..kamu kenapa?".. merasa keheranan
"Jangan pergi. Aku masih Membutuhkanmu Di sini."
Bersambung....
#mohon maaf, yang lama kadang bukan aplod dari saya nya. tapi tadi dari pihak aplikasinya,reviewnya agak lama.
fotonya Andre
fotonya putry
foto putry kalau lagi di manja sama Andre
fotonya Rendi
fotonya Nensy
__ADS_1
foto Rendi dan Nensy saat Hadir di pesta pernikahan Andre dan Putry ( masih malu malu)