Cinta CEO Ganteng Dengan Gadis Magang

Cinta CEO Ganteng Dengan Gadis Magang
#Kecewa


__ADS_3

Rumah sakit xxx


Andre baru saja keluar dari parkiran. berlari kecil masuk ke dalam.


"permisi.. ucapnya di sala satu suster


"iya pak, ada yang bisa saya bantu?


"saya mau ketemu sama Dokter yang merawat pasien ruangan 125 atas nama Tanti. boleh tau ruanganya dimana?.


"Dokter yang merawat pasien kamar no 125 namanya Dokter Anwar pak, ruangannya di sebelah tempat Administrasi, Bapak tinggal lurus saja. nanti belok kanan".


"oke . terimakasih"


Merry Hendak mengambil ponselnya, untuk menghubungi Andre karena Tak kunjung Datang.


*tok tok..suara pintu di ketuk dari luar


sepertinya itu Andre, Merry meletakan kembali ponselnya ke dalam tas lalu beranjak mendekati Pintu.


#ckleek..pintu di buka merry dari dalam


"Mama...


Andre langsung memeluk merry melepas kerinduan selama di tinggal ke bandung


"ayo masuk nak, Tanti sudah menunggumu dari tadi"


Andre berjalan perlahan mendekati Tanti yang masih terbaring.


begitu Tanti melihat Andre sepontan dia berpurah purah lemas hanya untuk menarik simpati


"bagaimana keadaanmu?..


" uda mendingan, aku tau kamu pasti akan datang ke sini.." jawabTanti di iringi senyuman sebagai tanda Andre sudah masuk ke perangkapnya.


"kamu ternyata lebih gila dari yang aku bayangkan ya..


Andre mulai pangku tangan dengan tatapan singis mengarah ke arah Tanti


"maksud kamu?..


" kamu itu gilanya sampai ke ubun ubun. sudah pernah gila memaksa aku untuk kembali padamu, dan sekarang gilanya tamba parah dengan mencelakai dirimu sendiri. apa itu waras?..


suasana mulai tegang. Merry yang sedari tadi berdiri di belakang Andre kini mulai sedikit maju ke depan. seakan tidak percaya dengan reaksi yang ke luar dari mulut putranya


sial kirain dia datang ke sini karena kawatir tentang keadaanku. tapi mala menghinaku seperti ini.


tanti mulai meradang. kalimat yang di lontarakan andre barusan sunggu di luar dugaanya.


"asal kamu tau Andre, aku lakuin ini karena kamu meninggalkan aku. kamu buat aku sakit hati. lebih baik aku mati dari pada harus berpisah dari kamu. aku mencintaimu Andre"


Air matanya mulai keluar..


"Jangan pernah berpikir aku akan balik lagi sama kamu. ataupun kita bersama lagi seperti dulu. aku datang ke sini, hanya untuk melihat keadaanmu. hanya itu. kamu jangan pernah berharap lebih. "


Merry yang sedari tadi diam kini mulai membuka suara. di usapnya punggung putranya itu dengan perlahan..


"sayang udah. yang lalu biar lah berlalu. sekarang kamu lihat Tanti lagi sakit, apa kamu gak kasihan. kamu gak boleh ngomong begitu. meskipun kamu sudah tidak mencintainya lagi, tapi kamu bisa kan anggap dia seperti saudari kamu"..


apa apaan Sih, saudara? siapa yang mau jadi saudaranya. aku itu maunya jadi istrinya. gimana sih, ahhh..kenapa jadi kacau begini. apa ektingku kurang bagus?.. ini semua gara gara wanita kampungan itu..


Tanti masih belum berani berbicara. otaknya terus berpikir menemukan cara agar Andre kembali. rupahnya rencana kali ini belum berhasil..

__ADS_1


"sudah Tanta. Tanti gak apa apa di perlakukan seperti ini oleh Andre. tapi sampai kapanpun aku akan tetap Mencintai Andre dan merebut hatinya lagi..


"mimpi! " ketus Andre


"Andre.! jangan terlalu berlebihan. Tanti lagi sakit. Apa sikapmu itu wajar, selesaikan masalah kalian jika Tanti sudah sembuh."..


"gak perluh tunggu dia sembuh Ma , Karena Andre tau ini semua rencananya, Dia tidak sakit. dan bunuh Diri itu cuman manipulasi saja..."..


"maksud kamu?"...


Andre menceritakan semua yang di katakan dokter Anwar tadi. seandainya dia tidak Mengancam Dokter Anwar, mungkin dia sudah masuk ke perangkapnya Tanti..


"sekarang kamu gak usah ngelak lagi. Kamu sudah berani membohongi Aku dan Mama. kamu sudah kelewatan batas. sikap egoismu itu sudah tidak bisa di maafkan lagi.."..


"Tanta dengarin Tanti dulu, Tanti bisa jelasin semuanya. aku gak bermaksud membohongi kalian. aku...


#plaaakkk...


Tangan merry mendarat di pipinya Tanti.


"cukup. saya tidak mau lagi lihat waja kamu lagi. jangan pernah ganggu saya dan kehidupan Anak saya lagi. mengerti kamu!. Ayo Andre kita pulang sekarang."


Merry berjalan keluar dengan penuh penyesalan sekaligus rasa kecewa yang mendalam dan merasa di permainkan.


Andre masih bediri di samping tempat tidur.


Tanganya di masukan ke kantong celana. wajanya sangat ceriah seakan menang melawan rencana busuknya Tanti. dia mendekatkan wajanya dengan senyuman datar


" apa yang kamu rasakan sekarang, itu belum seberapa dengan rasa sakit yang kamu berikan ke aku dulu. kalau kamu mau hidup tenang, aku mohon jangan ganggu aku lagi dan Mama. terlebih khusus calon istriku Putry. jangan pernah menyentuhnya sedikitpun. atau aku akan membuatmu melakukan Bunuh diri benaran."


"Andre tunggu.., maafin aku Andre. aku akui aku salah.. aku mohon. aku janji gak akan mengulanginya lagi..


kini Tanti sudah memeluk kakinya Andre, sehingga membuatnya tidak bisa berjalan


"lepasin aku.! percuma kamu berlutut ataupun nangis Darah, semua itu gak akan bisa mengembalikan apa yang kamu mau..


ahh! sial. dasar dokter sialan. aku sudah membayarnya mahal. tapi kenapa dia malah mengacaukan semuanya. aahh..."


###


Andre mengendari mobilnya balik ke rumah. Hatinya belum juga tenang, mengingat tadi dia meninggalkan putry begitu saja.


sedangkan Merry sudah pulang duluan menggunakan Taxi.


selang berapa menit Mobil Andre tiba di parkiran depan Rumah. dia berjalan masuk karena tidak sabar menemui putry


"papa...


sapanya saat berpapasan dengan Ayahnya depan pintu


"dari mana kamu?..


"eeemm....putry mana pah? dia di atas kan?..


Andre mengendalikan pertanyaan Ayahnya.


"dia sudah pulang.


"apa?..suda pulang? yang Antar dia siapa pa?


Andre mulai panik


"Papa tidak tau. yang datang jemput seorang laki laki. seprtinya itu temanya"

__ADS_1


"sial.! Itu pasti Rendi!..


tanpa berpamitan Andre langsung berlari lagi ke mobil. dan tancap Gas menyusul Putry ke kosnya


apa putry tau aku tadi ke rumah sakit?. tapi dia tau dari mana..


dan Rendi, oh sial. lagi lagi laki laki itu sok jadi pahlawan..


#ponselnya berdering.. berharap yang menghubunginya itu Putry , tapi dugaanya salah.


"hallo ma...


"hallo sayang, kamu dimana?..


"aku lagi di jalan ma, mau nyusul putry ke kosnya..mama dimana?


"mama di rumah sayang, mama kira kamu masih di rumah sakit.., ohya tolong bawah putry pulang ke rumah ya. mama kangen sama dia..


syukur kalau putry pulang karena gak marah sama aku tadi. berarti aku masih bisa bawah dia balik lagi ke rumah. tapi kalau tidak?.. ah siall.


Andre menambahkan kecepatan mobilnya.


"Andre?..


"iya mah. iya. aku pasti akan pulang sama putry..


#trrng ,telfon di matikan sepihakk oleh Andre.


berapa menit kemudian. Mobil Andre sampai di depan gerbang kecil.


dia berlari menyusuri lorong kecil yang terhubung dengan kostnya Putry


dari jauh terlihat Putry sedangkan berkumpul dengan teman kosnnya di depan teras. di sebelahnya tampak seorang laki laki yang tidak begitu asing. lelaki itu bukan Rendi.


Andre berhenti sejenak sambil terus melirik dari jauh.


Kevin. iya itu kevin. teman kampusnya putry..


Andre mulai mendekat sambil terus menyusun alasan yang akan di katakanya nanti jika putry benaran marah


"sayang..panggilnya


semua terdiam dan memandangnya dengan senyuman.


putry bangun dari duduknya kemudian melemparkan senyuman ke arah andre dan berjalan mendekat


dia senyum. sepertinya dia tidak marah syukurlah.


"kamu kenapa pulang tanpa seijinku?.. apa lagi pulangnya dengan lelaki lain..


"kamu juga kenapa tinggalkan aku di rumah. apa lagi alasanya hanya untuk bertemu dengan mantan kamu"


apa? dia tau aku bertemu tanti. sepertinya kali ini, akan ada masalah besar. dan aku akan tetap di sini untuk memohon maaf darinya. lalu apa maksud senyum nya tadi?..apa dia berpura pura..


"kamu tau dari mana?..


"dasar pembohong. aku kecewa sama kamu."


putry lalu berlari masuk ke dalam.


Andre tak tinggal diam dan mengejarnya..


sementara teman teman nya putry hanya saling melempar pandangan..

__ADS_1


sepertinya mereka mengerti dengan masalah percintaan yang di alami putry


🌺🌺


__ADS_2