Cinta Di Bawah Bangku Sekolah

Cinta Di Bawah Bangku Sekolah
keputusan kakak


__ADS_3

di sebuah kafe ayah jordy menatap kakak erika dengan lekat. anak itu sangat tegar karena melalui semua cobaan hidup sendirian. ia tidak bisa berbuat banyak dengan keluaganya yang mulai hancur.


" jadi ada perlu apa anda repot repot menemiu saya?"


" sebenarnya aku hanya ingin bilang kau tidak perlu menyalahkan ibumu atas semua hal yang terjadi."


ayah jordy menatap kakak erika yang masih tidak memmbantah kata katanya. dia sekarang sudah dewasa dan tidak bicara dengan penuh emosi seperti beberapa tahun lalu saat dia membawa erika pergi.


" aku tidak pernah menyalahkan ibu. aku hanya sedikit kecewa padanya. ia tidak berusaha membela erika. dia terkesan menyalahkannya. dia kehilangan kepercayaanku."


kakak erika menyeruput minuman yang ia pesan setelah mengucapkan kata itu. dadanya di penuhi rasa sesak.


" aku sudah memberi waktu padanya untuk meredakan kasalah pahaman dan mengambil kembali kepercayaan kami. tapi dia sepertinya tidak memanfaatkannya dengan baik."


sekilas percakapan itupun hening. dalam pandangan erika. ia bwrusaha menjadi kakak teladan yang baik. ia berusaha meyakinkan erika bahwa ibunya masih menyanyangi mereka walaupun hatinya sendiri menolak. entah sejak kapan keluarga mereka kahilangan kasih sayang itu.


" ini semua salahku. aku berusaha masuk ke kehidupan kalian. kupikir aku bisa memberikan sosok ayah yang hilang untuk kalian. tapi aku malah menghancurkan kebehagiaan kalian. "


kakak erika diam sejenak kemudian lanjut bicara.


" ini bukan salah paman. terima kasih selama ini telah menjaga ibu dengan baik. kami tidak mengharap lebih. sudah beberapa tahun berlalu kupikir segalanya akan berubah. tapi hubungan kami masih sama. tidak satupun dari kami mengambil jalan untuk meraih apa yang hilang dari kami."


" mungkin aku terlalu ikut campur. tapi bisakah aku meminta sedikit padamu."


kakak erika mengangkat kepalanya menatap ayah jordy yang terlihat sangat serius.


" tinggalah bersama kami selama seminggu lagi dan setelah itu kau putuskan untuk pergi dengan erika atau tetap tinggal. "


kakak erika sedikit terkejut. laki laki itu sangat mencintai ibunya. bahkan dia berusaha sejauh ini untuk membuat dia kembali dekat. kakak erika menunduk untuk berpikir sejenak. seminggu tidaklah lama. tapi jika waktu satu minggu itu dapat memperbaiki segalanya. itu layak di pertimbangkan.


" baiklah. paman terima kasih. "


#########


ibu erika terkejut melihat jordy yang menggendong erika yang basah kuyup tergesa gesa memasuki rumah. melihat anaknya seperti itu ia ikut lari mengikuti jordy dari belakang.


" apa yang terjadi?" tanyanya penuh khawatir.


" aku menemukannya pingsan di jalan depan dekat gerbang. sepertinya dia kehujanan dan masuk angin."


ibu erika segera menghampiri erika dan melihat wajahnya yang sangat pucat.

__ADS_1


" baiklah aku akan mengganti pakainnya dulu."


jordy melangkah keluar dengan perasaan khawatir. melihat ibu erika yang begitu peduli padannya ia pun merasa lega. bagaimanapun juga mereka adalah ibu dan anak. perasaan mereka tidak akan bisa membohingi satu sama lain.


saat ibu erika keluar dari kamar ia melihat jordy yang masih berdiri di depan pintu.


" dia sudah tertidur. tapi aku akan tinggal disini untuk merawatnya kau tidak perlu kwatir."


" terima kasih bu." ucap jordy pelan.


" dia anakku. sudah kewajibanku. dan sekarang dia adalah saudaramu. tolong jaga dia dengan baik ya."


ibu erika kembali masuk kedalam kamar. jordy masih berdiri disana mengepal tangannya menahan emosi. ia terlihat kesal saat ibunya mengingatkan status mereka.


ibu erika menarik nafas dalam. ia tidak mengerti. sebenarnya tidak apa apa kalau mereka saling menyukai satu sama lain. tapi mungkin hubungan seperti ini akan terlihat aneh bagi orang luar. ia tahu bahwa suatu saat perasaan jordy akan meledak dan tidak akan bisa ia tahan lagi. saat itu terjadi ia berharap. hubungan keluarga mereka tidak akan bertambah buruk.


erika membuka matanya perlahan. tampak tempat ini tidak asing bagiku. ibu tidur di sampingku ia terlihat kelelahan. apakah ibu yang merawat. aku menarik tanganku perlahan agar tidak membuatnya terbangun. tapi rupanya ia sadar.


" bagaimana keadaanmu.?" tanyanya khawatir.


" aku baik baik saja sekarang terima kasih. aku akan mengambil bubur." ketika ia hendak pergi aku memegang tangannya.


" aku tidak lapar. aku hanya ingin ibu ada disini."


" maafkan aku bu. aku merindukan ibu. "


ibu menatapku tajam. kemudian air mata mengalir perlahan di sudut matanya. kemudian menyambar aku dalam pelukannya.


" aku juga merindukanmu." tanpa terasa kamipun hanyut dalam perasaan kami cukup lama. akhirnya setelah sekian lamanya. kehangatan inilah yang aku nantikan.


dari balik pintu kakak erika tersenyum dan merasa lega. sepertinya ini adalah awal yang baik. tapi mereka tidak bisa tinggal disana. memang keluarga baru ibunya tidak keberatan. tapi ia sudah puas jika meraka sudah dekat kembali dan tanpa kesalah pahaman lagi.


setelah beberapa lama ibu erika leluar menemiu putri tertuanya.


" apakah dia sudah tidur?"


" ya. jawab ibunya " ia kemudian duduk di samping putrinya.


" paman menemuiku. ia memintaku untuk tinggal disini selama seminggu dan memutuskan apakah aku ingin pergi atau tidak."


ibu erika tersenyim kecil. ia sudah tau kalau suaminya sangat peduli tethadapnya.

__ADS_1


" apa keputusanmu?"


kakak erika diam sejenak.


" aku setuju. tapi kita tidak bisa tinggal disini selamanya. aku senang karena dia sangat mengkhawatirkan kami. tapi kami merasa bahagia dengan keluarga kami sendiri. kami akan sering menemui ibu mulai sekarang. ibu juga boleh menemui kami jika ingin. "


" baiklah. aku tidak akan memaksa. "


kakak erika berdiri dan melangkah menuju kamar erika.ibunya melohat kepergiannya dengan sedih. sepertinya ia tidak bisa berharap lebih. dunia mereka tidak sama lagi. anaknya sekarang sudah kembali dekat itu adalah sesuatu yang baik.


#######


" erika kita akan tinggal disini selama seminggu lagi. kakak juga akan tinggal disini "


erika terlihat senang. setelah berbaikan dengan ibu ia ingin tinggal dengannya srfikit lebih lama. apa lagi sekarang kakaknya juga akan tinggal untuk menemaninya.


" kakak pergi kuliah dulu. kamu akan baik baik saja kan. "


" ia."


setelah kakaknya pergi ia kembali duduk di kasur. tetdengar suara ketukan dari luar.


" jordy??" erika mmbuka pintunya dan melangkah masuk sehingga jordy mengikutinya dari belakng.


" bagaimana keadaanmu. "


" sudah lebih baik. terima kasih."


" sama sama"


jorsy melihat wajah erika. ia merasa enggan untuk hertanya apa yang tetjadi. tapi ia penasaran.


" ada apa?" tanya erika yang melihat jordy melamun.


" tidak ada. apakah...ada yang tetjadi?"


erika menundukan kepalanya. ia enggan memmbicrakannya.


" tidak ada apa apa" ucapnya pelan. jordy tau kalau erika menyembunyikan sesuatu tapi ia tidak bisa memaksanya untuk mengatakan yang sejujurnya.


" ya sudah aku kembali dulu. istirahatlah dengan baik."

__ADS_1


" ya."


__ADS_2