Cinta Kelam

Cinta Kelam
Cemburu Buta


__ADS_3

" aku secepat nya menjalankan rencanaku" spontan arga mengatakan itu, dia sudah bisa menerka apa yang akan terjadi jika rencananya itu berhasil dengan diiringi senyum licik namun tetap saja menampakkan hawa mengerikan disekitarnya


" rencana apa bos " tanya joy heran ya walaupun targetnya tentu saja cewek cantik yang bernama raina yang sudah mengikat habis hati bosnya itu


" culik dia " joy langsung melototkan matanya kearah bosnya, bukan dia tak pernah menculik orang namun raina hanyalah gadis kecil yang berumur 18 tahun bisa bisanya hanya karna urusan hati bosnya malah memaksa untuk mencintai dirinya


" bos serius???" ucap joy


" kau meragukanku? kapan kau melihatku bercanda ha.." bentak arga sambil menunjukkam aura kekejamannya


" tidak pernah bos" jawab joy sedikit tersenyum canggung


" kau sudah tahu sifatku selama ini apa kau bodoh ha...awas saja jika, kau tanggung akibatnya " arga kembali melayangkan tatapan yang mematikan


" tenang bos, perintahmi bagaikan kewajiban untukku" joy berharap kata katanya dapat meredamkan amarah bosnya itu


" kau tak harus memujiku joy, laksanakan saja perintahku dan jangan berdiri seperti orang bodoh disini, keluarlah" arga mengatakan itu dengan wajah datar namun tetap dengan intonasi suara yang menggelegar


" baiklah bos" setelah mengatakan itu joy segera keluar dan langsung melaksanakan tugas yang diberikan oleh bos kejam nya itu


******


" aku bosan dikamar terus, lebih baik aku jalan jalan saja" gumam raina sendiri . setelah dia bersiap siap dan mengganti bajunya dan tentu saja memakai hijab karna dia sudah memutuskan itu

__ADS_1


" nona cantik raina kau mau kemana?" tanya rey karna melihat raina telah rapi dan tentu saja terlihat cantik


" berhenti memanggilku begitu rey, menggelikan" ucap raina namun tetap melangkah menuju pintu utama


melihat raina tetap melangkah dan tak berhenti, spontan rey berjalan mendekati raina dan menyamakan langkahnya dengan raina


" kau sebenarnya mau kemana rain" tanya rey penasaran


" aku mau jalan jalan bosan" ucap raina sambil senyum senyum sendiri dan sudah terlintas berbagai hal yang akan dilakukan hari ini


" aku akan mengantarmu" raina menghentikan langkahnya dan menatap datar rey saat ini


" kau jadi sopirku hari ini" raina langsung melemparkan kunci mobil itu didepan rey dan langsung ditangkap oleh rey.


mereka segera berjalan kearah mobil dan masuk setelahnya melajukan mobilnya dengan kecepatan standar


" ke pantai saja, aku ingin minum es kelapa" rain mengucapkan itu sambil memandang keluar kaca mobil


" baiklah rain, jika kau lelah kau bisa istirahat" setelah mengatakan itu rey fokus mengemudikan mobil itu sampai akhirnya sekitar 40 menit mereka akhirnya sampai ketempat tujuan


" kita sudah sampai rain"


" ayo turun" raina segera turun dari mobil begitupun dengan rey mereka menyisiri pantai itu sambil bertelanjang kaki merasakan butiran pasir itu menyentuh lembut telapak kaki

__ADS_1


" rain ini es kelapanya, minumlah" ucap rey sambil menyodorkan minum itu dan langsung disambut dengan senyuman manis oleh raina bahkan tak sampai 5 menit es kelapa itu telah habis dan rey hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku raina


sedangkan dari kejauhan sudah ada joy yang mematai matai raina, matanya menyipit seakan tak percaya bahwa wanita yang bernama raina itu memeng sangatlah cantik dan pantas saja bosnya sangat mengaguminya


" aku jamin laki laki yang ada disampingnya adalah pengawalnya, tapi dia cukup beruntung dibanding diriku hem" ucap joy seakan meratapi nasibnya


drrrt drrt drrrt


hp joy bergetar dan tentu saja dia sudah bisa menebak bahwa yang menelpon adalah bosnya apalagi beberapa menit yang lalu joy telah mengirim foto raina yang sedang bermain pasir dengan senyuman yang menghanyutkan


" iya bos" ucap joy


" apa kau tak bisa menjaganya, kenapa dia bisa bersama laki laki lain ha..." bentak arga


" itu pengawalnya bos" joy bingung dengan sikap bosnya itu kenapa seketika menjadi begitu posesif sedangkan raina saja tak mengenalnya


" awas saja jika pengawal itu menyentuhnya, dan juga kenapa raina memilki pengawal laki laki"arga meninggikan suaranya dan sudah pasti arga cemburu akan hal itu


" saya tidak tahu bos" joy dibuat heran dengan arga


" awasi dia terus, dan jaga matamu jangan sampai kau memandangnya" ucap arga tegas


tut ..tut..tut

__ADS_1


panggilan itupun berakhir


" dia menyuruhku mengawasi raina tapi melarangku memandangnya, sungguh posesif kau bos" kesal joy


__ADS_2