Cinta Kelam

Cinta Kelam
Pergi


__ADS_3

terlihat jelas arga berpikir keras nampak dari urat kepalanya sedikit menonjol matanya memerah, rahangnya mengeras seakan masih mencerna apa yang dikatakan joy


" bos " joy membuka suaranya walaupun dengan suara kecil tapi itu cukup membuat arga menghentikan lamunannya dan menatap tajam joy dan tentu saja itu membuat joy sedikit menegang


" kau tahu siapa pria brensek itu" selidik arga


" saya sudah mencari informasi tentang itu bos tapi belum ada titik terang sama sekali bos" seru joy namun tetap memandang arga


" kalau aku sampai bertemu dengannya aku akan membunuhnya " ucap arga sambil mengacak kasar rambutnya wajahnya memerah menahan amarah yang sedang bergejolak padahal baru pertama kali dia jatuh cinta tapi dia langsung juga patah hati akan hal itu. menyedihkan.


" tenangkan dirimu bos, raina juga meminta tolong pada blackrose untuk membantunya mencari pria itu, tapi hasilnya nihil" kata joy sambil mengelengkan kepalanya


" bagaimana bisa raina mengenal geng itu joy" tanya arga penasaran walaupun amarah masih meliputinya


" hem mungkin pengawalnya yang menyarankannya bos, dan apakah bos masih menginginkannya?" joy kembali melontarkan pertanyaan pada arga dan itu membuat arga bingung dan frutasi disisi lain dia mulai mencintai raina tapi raina tengah mengandung anak dari pria lain dan tak mungkin raina akan menerimanya begitupun arga yang ragu akan menerima anak yang dikandung raina saat ini

__ADS_1


" lupakan, biarkan dia hidup tenang bersama bayinya nantinya" ucap arga sambil menarik nafas panjang seakan keputusan ini sangatlah berat untuknya


dan tentu saja joy terheran heran apa hanya secuil rasa suka bosnya pada raina, seharusnya kalau dia menyukai raina dia mempertahankan nya bahkan kalau perlu mengejarnya ini malah menyerah karna kondisi raina yang tengah berbadan dua


" cintamu rapuh bos" joy seakan mengejek bosnya dalam hati


" kau keluarlah joy, aku ingin sendiri" ucap arga sambil menyandarkan kepalanya dikursi kebesarannya dan menutup matanya dan terlihat jelas wajah kekecewaannya itu


" baiklah saya permisi bos" joy pun meninggalkan arga sendiri


" kau yakin rain???" rey tak percaya dengan keputusan raina yang ingin meninggalkan blackrose untuk sementara


" apa kau meragukanku ha??" raina kesal dengan rey yang selalu meragukan keputusannya


" aku hanya pergi satu tahun, kau harus mengurus semuanya disini" ucap raina menekankan kata katanya

__ADS_1


" boleh aku menemanimu?" ucap rey dengan wajah memelas


" tidak, kau harus mengurus segalanya disini dan ingat kau harus menghapus segala jejak kepergianku agar tidak ada yang tahu keberadaanku, kau mengerti" raina kembali menatap tajam rey seakan mengancam walaupun itu sebenarnya kata minta tolong raina pada rey karna hanya reylah yang dia percaya


" hem baiklah, tapi sesekali aku akan menjengukmu, dan tidak ada penolakan oke" ucap rey tak ingin kalah apa lagi ini menyangkut keselamatan raina


" oke" setelah nya rey mengantar raina kebandara, sesampainya disana raina memeluk rey begitupun rey membalas pelukan raina


" ingat pesanku setelah ini hapus semua jejak kepergianku" raina kembali mengingatkan rey ketika pelukan mereka telah lepas


" siap nona cantik, sekarang kau masuklah sebentar lagi pesawat akan lepas landas" ucap rey menenangkan raina


raina pun menurutinya dan sempat melambaikan tangannya pada rey. setelah raina pergi rey segera menghapus segala jejak raina bahkan cctv dibandara yang merekam keberadaan raina diretas hanya untuk menghapus adegan dimana raina berada dibandara


" huft akhirnya selesai rain, aku harap kau bahagia dan segera kembali kesini karna blackrose memerlukannmu terutama diriku rain" ucap rey dalam hati

__ADS_1


__ADS_2