Cinta Mu Semu

Cinta Mu Semu
KeGeLisahaan


__ADS_3

di Bandara


"itu papa" teriak kiyana ceria sambil menujuk ke arah dimana papanya berada...


dy melihat papa nya berjalan dengan kepala celingak celinguk mencari keberadaan keluarganya karena saat itu adalah weekend dan hari libur buat anak sekolah jadi bandara sangat ramai di penuhi oleh para pengunjung, ada yang berangkat dan ada yang baru mau pergi berlibur..


"papaa..." panggil kiyana dengan suara keras..


papa kiyana pun mencari sumber suara yang terdengar familiar di telinganya itu...


"paaa, sini...." teriak kiyana lagi sambil melambaikan tangannya..


papa kiyana pun melihat kiyana yang sedang melambaikan tangannya dan juga melihat kk revan sama istri tercinta nya lalu datang menghampiri mereka.


"papaaa,... kiyana kangenn", peluk kiyana ke papanya.


"papa juga kangen kalian..." papa membalas pelukannya, lalu memeluk revan dan istri nya..


"kalian semua sehat kan?" tanya papa


sambil merangkul anak kesayangannya, kiyana..


"sehat dong paa" jawab kiyana..


"kamu kok kurusan ki? lihat ni pergelangan tangan kamu uda kelihatan tulang nya" canda papa.


"iisss papa ni, kiyana makin ndut iyaa..." sungut kiyana.


"gimana gak ndut pa, sekarang kiyana uda punya pacar paa.. jadi ada yang nyuruhin dy makan" timpal kk revan.


"memang biasanya kiyana gak ada yang nyuruh makan dirumah?" tanya papa.


"yaa disuruh paa, tapi gak pernah mau nurut" mama langsung menjawab..


"kamu tuh harus nurut sama perkataan mama sama kk revan" ucap papa sambil mencubit pipin gembul kiyana..


"aduuh sakittt paaa" rajuk kiyana..


"hahaha, uda lama papa gak nyubit pipi gembul kamu" ucap papa..


mereka berjalan menuju parkiran untuk pulang karena papa merasa lelah..


DiMobil


"oh iya ki, katanya kamu uda punya pacar? siapa namanya? pekerjaannya apa?" tanya papa penasaran.


"iihh papa kepo" jawab kiyana.


"ya gpp dong, papa kan juga mau tau.." jawab papa.


"kami aja baru tau tadi pagi pa" balas mama.


"oh yaa, siapa ma namanya?" tanya papa lagi.


"namanya Dio apa gitu" jawab mama lupa.


"Dio Raditya maaa..." timpal kiyana.


"nah ituu namanya paa.." jawab mama.


papa seperti pernah Mendengar nama itu tapi entah dimana..


"udah bekerja nak? apa pekerjaannya?" tanya papa lagi.


kiyana pun bercerita tentang Dio.


sepanjang jalan mereka mengobrol ceria melepas rindu..


Sesampai dirumah mereka semua pergi ke kamar masing-masing untun istirahat..


siang nya, mama dan kiyana pergi berbelanja untuk buah tangan yang akan di bawa nanti Kerumah vika...


di mall


kiyana seperti melihat Dio di kejauhan dengan samar,


' itu dio?namun siapa yang di samping nya itu' batin kiyana Setengah tidak percaya karena jarak mereka terlalu jauh.


ketika dy hendak mengejar untuk memastikan nya mama malah menarik tangan kiyana mengajak dy pergi ke arah berlawanan.. jarak kiyana semakin jauh tapi tatapan kiyana tidak lepas dari sosok yang di lihat nya tiba-tiba


bruukkkk


kiyana menabrak seseorang .


"maaf" ucap kiyana seraya mencoba bangkit


"tidak apa-apa" ucap seseorang yang di tabrak nya itu lalu pergi..


"kamu kenapa sih ki? jalan kok gak liat-liat" tanya mama heran.


"gpp ma" jawab kiyana.


ketika kiyana


'apa itu Dio? tapi tidak mungki dy bersama wanita lain' batin kiyana lagi.


Namun dy menggelengkan kepalanya,


'mana mungkin itu Dio.. Dio kan lagi diluar negeri' batin kiyana menghibur dirinya sendiri.


mereka pun melanjutkan berbelanja mereka..


setelah selesai mereka langsung pulang..


waktu sudah menunjukkan pukul 4,

__ADS_1


kiyana dan keluarganya sudah berkumpul di rumah vika..


mama kiyana dan mama vika adalah teman sewaktu sekolah, dan kini mereka di pertemukan kembali oleh anak-anak mereka dan akan menjadi besan..


betapa bahagianya mereka mendengar vika dan kk revan akan menikah..


Disana Mereka sangat semangat membicarakan tentang pertunangan dan pernikahan vika dan kk revan, namun hanya kiyana yang tidak memperhatikan pembicaraan itu..


pikiran kiyana terus di penuhi oleh bayangan seseorang di mall tadi..


dy pun beranjak dari sofa dan permisi dengan alasan mau ke kamar mandi.


di dekat kamar mandi,


kiyana mencoba menelpon Dio.. namun hape Dio tidak aktif.. kiyana merasa gelisah, hatinya tak tenang..


dy mulai berpikiran negatif.


'bagaimana kalo itu dio, bagaimana kalo Dio berselingkuh' batin kiyana sambil mondar mandir tidak jelas.


'bagaimana kalo Dio meninggalkan dy setelah Dio mendapatkan kesuciannya" batin kiyana lagi.


'Gak.. Dio gak mungkin seperti itu, Dio itu cinta sama gue' hibur kiyana sendiri..


pikiran kiyana berkecamuk..seperti ada setan dan malaikat di Telinga kiri dan kanannya..


tiba-tiba vika datang,


"lo ngapain disini mondar mandir ki?" tanya vika yang sedari tadi melihat kiyana mondar mandir dari kejauhan .


"gpp vik" jawab kiyana.


"jujur aja deh sama gue, gue tuh udah kenal sama lo lama nadi gue tau bener sifat lo" ucap vika tidak percaya..


"gue lagi gelisah aja" jawab kiyana.


"gelisah kenapa?" tanya vika.


kiyana pun menceritakan tentang dy yang sudah berpacaran dengan Dio, hingga dy melihat bayangan samar dio di mall tadi.. namun dy tidak menceritakan tentang kejadian di hotel kemarin. dy takut vika akan cerita ke kk revan, walaupun vika sahabatnya tidak menutup kemungkinan dy akan menceritakannya kepada calon suaminya dan itu akan membahayakan dirinya.


vika setengah tidak percaya bahwa kiyana sudah jadian dengan Dio, namun tidak mungkin kiyana berbohong kepadanya .


mengenai kejadian melihat bayangan Dio dengan samar, vika mencoba menghibur kiyana dengan memastikan bahwa itu bukan Dio, karena selama ini yang mereka tau Dio selalu mengejar-ngejar kiyana..


"udah lo jangan mikirin yang enggak-enggak lagi.. mungkin itu bukan Dio, kan selama ini kita tau kalo Dio selalu mengejar lo" hibur vika.


"hmm mungkin" jawab kiyana ragu.


"yaudah yukk balik kesana" ajak vika.


"yukk" mereka berjalan menuju keluarga mereka yang sedang berkumpul.


kiyana sebenarnya masih ragu, namun dy tidak mau merusak acara sahabatnya walaupun cuma kumpul keluarga dan makan-makan saja.


setelah acara selesai,


Dikamar kiyana.


kiyana sedang mondar mandir di depan ranjang, dy terus mencoba untuk menelpon Dio namun masih tidak aktif.


kiyana membanting hape nya ke ranjang, dy mulai kesal.


'kamu kemana sih diooo' batin kiyana sambil membaringkan tubuhnya di ranjang.


dy mulai terbayang seseorang di mall itu...


"aarghh..." teriak kiyana..


tok tok tok


"ki.. kamu kenapa nak?" tanya mama yang Mendengar teriakan kiyana dari luar.


"gpp ma, tadi ada kecoaa..." jawab kiyana gugup.


"ooh.., mama pikir ntah ada apaan.. yaudah kamu istirahat ya, ini uda malam" ucap mama sambil berlalu.


"iyaa ma.." jawab kiyana.


lalu dy mencoba menutup matanya untuk tidur, namun tidak bisa..


pagi harinya kiyana keluar dari kamarnya dengan wajah kusut.


semua orang yang melihat itu pun merasa heran..


"kamu kenapa kok wajahnya gitu? lingkar matamu hitam gitu?" tanya papa.


"kamu gak tidur tadi malam?" tanya mama.


"paling baca novel lagi ma, atau palingan telponan sama pacarnya" timpal kk revan.


"berisik loo" sungut kiyana.


"yaudah makan yukk" ajak papa..


skip sampe sebulan ya guys, soalnya saya bingung mau buat apa.. :)


 


Sebulan Kemudian


sudah sebulan Dio tidak pernah ada kabar nya,


kiyana sudah mencari kesana kemari, bolak balik kerumah Dio, ke kantor nya tapi dy tidak mendapatkan informasi..


pernah suatu hari dy berkunjung kerumah dio untuk mencari keberadaan Dio ketika dy hendak bertanya pada pembantu dirumah dy melihat seorang berpakaian seperti dokter masuk ke dalam rumah Dio..

__ADS_1


dengan perasaan cemas dy bertanya pada pembantu..


"bi, itu seorang dokter kan..? buat apa dokter itu kesini? siapa yang sakit?" tanya kiyana dengan banyak pertanyaan.


"itu, nyonya besar yang sakit non.." jawab bibi.


"mama ya Dio?" tanya kiyana.


"iya non, kalo boleh tau sakit apa bi?" tanya kiyana lagi.


"hmm... sakit... koma non" jawab bibi ragu, sebenarnya bibi tidak mau memberitahu kiyana namun karena kiyana mengaku pacar tuannya, Dio. maka dy pun memberitahukan nya..


"udah lama bi?" tanya kiyana penasaran.


"udah non, udah lama banget.." jawab bibi lagi.


"ooo kok gak di bawa kerumah sakit bi?" tanya kiyana.


"dulu pernah di rawat di rumah sakit, namun karena tidak ada perkembangan. tuan Dio membawa nya pulang untuk di rawat dirumah saja, jadi dokternya yanv kerumah sesekali untuk memeriksa nyonya. dan agar tuan bisa lebih dekat dengan nyonya katanya" jelas bibi.


"ooh gitu,... yaudah kiyana pamit dulu ya bi. nanti kalo Dio udah pulang suruh ngabari saya ya bi" ucap kiyana dan dy pun pergi pulang..


Kiyana sudah hampir gila mencari Dio, namun tidak pernah ketemu...


sebelum Hari pertunangan kk revan dan vika


Sudah beberapa hari yang lalu kiyana tidak pernah memikirkan Dio, dy sibuk dengan persiapan acara pertunangan kakaknya..


besok adalah hari pertunangan jadi dy mengecek semua kondisi.. tiba-tiba kepalanya terasa berat, dy memegang dahi nya..


"kamu kenapa dek?" tanya kk revan yang dari jauh melihat adiknya memegang dahinya.


"kepala kiyana pusing kk" jawab kiyana.


"mungkin kamu kecapean karena ngurusin ini semua, kamu istirahat aja gih" ucap kk revan.


"hmm iya kak", kiyana pun pergi ke kamar hotel yang sudah mereka pesan untuk beristirahat karena acara pertunangan kk Revan adalah di hotel.


Hari Pertunangan


kiyana terlihat sangat cantik dan anggun, dy memakai dress panjang berwarna pink muda.


kiyana berdiri di sudut sambil melamun, dy memikirkan keberadaan Dio yang entah ada dimana.. wajahnya terlihat sendu..


lalu dy menghela nafas panjang....


"Hai ki..." sapa seseorang tiba-tiba mengagetkannya..


kiyana menoleh , dy melihat wajah yang menyapa nya dengan penuh seksama..


'seperti pernah liat, tapi dimana yaa?' batin kiyana penasaran.


"anda siapa?" tanya kiyana penasaran.


"kamu gak ingat sama kk lagi?? ini kk joe temannya kk revan.." orang itu pun memberitahukan dirinya siapa.


otak kiyana berputar, mengingat orang bernama joe..


"kk joe yang dulu tinggal di sebelah rumah yaa...??" ucap kiyana ragu.


"iyaa...." jawab kk joe sambil tersenyum, dy senang karena kiyana masih ingat dengannya walaupun di awal lupa.


"apa kabar kk?" tanya kiyana.


"baik.. kamu apa kabar?? udah gede makin cantik aja kamu ki.." puji kk joe.


kiyana tersipu malu, wajahnya merona merah seperti tomat..


"ah kakak bisa aja...." jawab kiyana malu.


mereka pun mengobrol panjang..


tidak lama vika dan km revan masuk ke dalam ruangan acara. vika terlihat sangat cantik, wajah nya yang biasanya tidak memakai make up tebal kini berubah menjadi sosok wanita cantik yang sulit di kenali..


"cantik...." gumam kiyana kagum Melihat sahabatnya..


"iya kamu cantik.." ucap joe yang memandangi wajah kiyana, sementara kiyana tidak sadar kalo dirinya sedang di pandangi..


kk revan pun mendatangi para tamu yang hadir, dan ketika kk revan berjalan menuju ke tempat kiyana dan kk joe berdiri untuk menyapa kk joe yang sudah lama sekali tidak jumpa, tiba-tiba kepala kiyana pusing.. kiyana merasa mual, dy seperti ingin muntah dan dy pun pamit pada kk joe.


"kk, kiyana ke kamar mandi dulu ya..." pamit kiyana sambil berlalu dengan menutup mulut nya... perut nya serasa di aduk-aduk..


di kamar mandi kiyana mencoba memuntahkan sesuatu yang membuat perutnya tidak enak..


hueekk huekkk huekkk....


setelah perutnya mulai terasa baikan, dy pun kembali ke ruangan acara...


Namun di sisi lain, seorang wanita sedari tadi sedang memperhatikan tingkah kiyana..


acara pun di mulai,


kiyana melihat kk revan sedang memakaikan cincin untuk vika.. semua keluarga di situ terlihat bahagia..


kiyana pergi menuju meja hidangan, perutnya sangat lapar...


dy memakan manisan yang begitu banyak.. lalu dy memakan kue kecil..


ketika lagi asyik makan, kiyana melihat ada stand bakso yang sepi.. dy pun kesana, namun ketika aroma kuah bakso itu hinggap di hidung nya, dy merasa mual lagi...


sontak dy langsung pergi menuju kamar mandi lagi, tidak lama dy melangkah kepalanya nya terasa berputar-putar, dan....


BRUKKKK....


kiyana jatuh pingsan, dan semua orang kaget...

__ADS_1



Bersambung


__ADS_2