Cinta Mu Semu

Cinta Mu Semu
Cinta Terbalas


__ADS_3

pagi itu kiyana sudah berdandan rapi dan cantik. dy memoleskan lipstik berwarna pink soft di bibirnya..


kiyana mendengar suara mobil, lalu dy menoleh ke arah jendela. dy tersenyum, karena dy mengenali mobil itu.. itu adalah mobilnya Dio.


kiyana bergegas beranjak dari kamarnya dan menuruni anak tangga.


"bi, kk revan mana?" tanya kiyana kepada bibi.


"tuan revan uda pergi non" jawab bibi.


"ooh yauda kalo gitu kiyana pergi dulu ya bi" ucap kiyana sambil berlalu.


belom lagi tangan Dio mengetuk pintu, kiyana sudah membuka pintu terlebih dahulu.


"hai Dio" ucap kiyana sambil tersenyum..


"eh hai kiyana" jawab Dio kaget.


kiyana tertawa kecil melihat Dio kaget.


Dio terpesona melihat tawa kiyana, dengan dua lesung pipi di wajah nya membuat wajah nya semakin terlihat cantik, karena selama ini Dio hanya melihat kiyana tersenyum hanya dari jauh saja, sebab selama inj kiyana selalu cuek kepadanya ketika dy mendekati kiyana..


"ehem, kok malah melamun?" tanya kiyana.


"eh iya, kamu cantik kalo lagi tertawa dan tersenyum". ucap Dio.


wajah kiyana memerah seperti tomat, dan itu membuat Dio gemas ingin mencium kiyana namun dy sadar bahwa ini bukan waktunya.


"yuk kita berangkat" ajak Dio.


dan mereka pun berjalan ke arah mobil Dio berada, seperti biasa Dio membukakan pintu untuk kiyana. setelah itu Dio masuk ke dalam mobil, dan mereka berangkat.


"kamu cantik ki" ucap Dio sambil melihat ke arah kiyana sesekali.


wajah kiyana memerah kembali, jantung nya berdegup dengan kencang serasa mau copot.


"gak usah gombal deh" ucap kiyana.


"aku gak gombal kok, aku tuh serius.. kamu itu makhluk ciptaan tuhan yg paling cantik yg pernah aku lihat" ucap Dio.


"iiih kamu gak usah berlebih gitu dong ngomong nya, kita mau kemana hari ini?" ucap kiyana malu.


"hmm kemana yaa, gimana kalo kita ke taman hiburan" ucap Dio.


"boleh juga tuh" jawab kiyana semangat.


"kamu kok tiba-tiba semangat banget?" tanya Dio


"iya, aku tuh suka banget sama taman hiburan. daripada ke mall gak tau mau ngapain". ucap kiyana.


"lah biasanya tuh kalo cewek sukanya ke mall buat shopping ki" ucap Dio


"aku gak suka shopping Dio, kalo shopping paling nunggu ada perlunya aja. kayak misalnya mau ada acara penting gitu, nah itu baru aku shopping.. itu pun kadang-kadang, soalnya biasanya mama yg beliin aku baju kalo mama pulang dari shopping". ucap kiyana lagi


"ooh gitu" ucap Dio sambil manggut-manggut.


sepanjang perjalanan mereka mengobrol tiada habisnya, hingga tanpa terasa mereka sudah sampai di taman hiburan.


dan mereka pun membeli tiket masuk dan bermain berbagai macam permainan..


dan sekarang mereka lagi main t-rex, setelah mesin berhenti Dio spontan langsung membuka selt belt nya dan langsung mntah di pinggir pagar.. melihat itu, kiyana lalu tertawa dan dy menghampiri Dio yg masih asik dengan kegiatannya itu, lalu kiyana menyodorkan minuman kepada Dio.


Dio menerima botol minuman itu dan meminumnya..


"yaah masa segitu doang uda mntah, padahal tadi aku mau minta nambah sekali lagi mainnya loh" ejek kiyana..


"aku gak sanggup ki" ucap Dio


sebenarnya Dio tidak suka ke taman hiburan, namun demi mendekati kiyana jadi dy harus rela berkorban. Dio tau kiyana menyukai taman hiburan dari vika, karena itu dy mengajak kiyana kesana untuk mencuri hati kiyana.


setelah mereka puas bermain, kiyana melihat wajah Dio yg mulai pucat.. lalu dy mulai panik,


"Dio wajah kamu pucat banget" ucap kiyana sambil tangannya mengecek dahi Dio panas atau dinginnya.


"aku gpp ki, yuk lanjut lagi.. kita mau main apa lagi?" ucap Dio.


"hmm gak usah deh, kita makan aja dulu. nanti kalo kamu pingsan gimana" ucap kiyana khawatir.


lalu mereka pun berjalan menuju tempat makan, dan mereka pun makan..


setelah mereka selesai makan, kiyana memandangi sebuah kincir putar raksasa...


sebenarnya dy ingin mengajak Dio naik itu, tapi dy takut Dio pucat lagi..

__ADS_1


melihat kiyana memandangi kincir putar itu, Dio pun mengajak kiyana untuk naik itu..


"ki, naik itu yuk" ucap Dio sambil menunjuk ke arah kincir putar..


"gak usah deh, kita balik aja yuk" ucap kiyana yg sedang memandang wajah Dio.


namun Dio bukan nya jalan ke arah parkiran. mobil malah memegang tangan kiyana..


"tapi aku pengen naik itu, aku gak pernah naik itu". ucap Dio


"hah??! kamu gak pernah naik itu??" tanya kiyana tidak percaya.


Dio hanya membuang muka menahan malu. wajahnya memerah, dan kiyana berusaha melihat wajah Dio. setelah dy melihat wajah Dio, kiyana tertawa..


"haha.. yaudah kita naik itu yuk. nanti kalo gak di turutin anak kamu ngences". ucap kiyana sambil menarik tangan Dio. dan mereka pun berjalan menuju wahana tersebut. setelah mereka mengantri panjang akhirnya mereka bisa masuk ke dalam kincir putar raksasa.


Dio melihat pemandangan yg sangat indah, setelah mencapai titik paling atas. tiba-tiba Dio memegang tangan kiyana..


jantung kiyana berdebar kencang serasa mau copot.


"ki, sebenarnya aku suka sama kamu.. kamu mau gak jadi pacar aku". ucap Dio sambil menatap mata kiyana dalam-dalam..


kiyana diam beberapa saat..


"kalo kamu gak jawab sekarang...." belum lagi Dio melanjutkan kata-katanya kiyana langsung memotong nya..


"aku juga suka sama kamu" ucap kiyana pelan namun Dio bisa mendengarnya.


"apa ki? coba ulang sekali lagi?" ucap Dio yg sedang berpura-pura tidak dengar karena dio sengaja agar kiyana mengulang kata-katanya lagi..


"aku juga suka sama kamu Dio" ucap kiyana dengan nada satu langkah lebih tinggi dari kalimat pertama.


dan Dio tersenyum kepada kiyana, lalu Dio mencium bibir tipis kiyana. kiyana membalas ciuman Dio. Dio menjulurkan lidahnya mencoba masuk kedalam mulut kiyana , setelah kiyana membuka mulutnya. lidah kiyana di lumat oleh Dio. kiyana sangat menikmati setiap lumatan itu, lalu Dio menghisap lidah kiyana. tubuh kiyana bergetar, namun kiyana tidak mau kalah. kiyana juga menghisap lidah Dio,.. nafas mereka beradu cepat,....


setelah itu mereka pun berpelukan...


setelah mereka turun dari wahana kincir putar, tiba-tiba kiyana berhenti dy melihat stand es cream.. dy menelan ludah,...


melihat itu,dio tersenyum melihat kiyana yg sedang ngiler.


"kamu mau es cream gak?" tawar Dio.


"hmm mau" jawab kiyana sambil menganggukkan kepalanya.


"kamu mw rasa apa Dio?" tanya kiyana.


"aku gak suka es cream, kamu aja". ucap Dio


lalu kiyana pergi memesan,


"mbak es cream coklat vanila nya satu ya" pesan kiyana.


lalu si mbak es cream memberikan es cream nya. dan Dio langsung membayarnya.


kiyana makan es cream itu dengan lahap sambil berjalan mencari tempat duduk.. Dio melihat ada noda es cream di tepi bibir kiyana, lalu Dio menjilat es cream itu dengan lidah nya..


sontak kiyana kaget, wajah nya merona merah seperti tomat..


Dio hanya tersenyum melihat wajah Merah kiyana.


setelah mereka mendapatkan tempat untuk duduk, kiyana menawarkan es cream tersebut.


"kamu mau Dio?" tawar kiyana sambil memberikan es cream yg di pegang nya..


"aku gak suka es cream ki". jawab Dio.


"kenapa? kan ea cream itu enak Dio" tanya kiyana


"ya gak suka aja" ucap Dio


"emang kamu uda pernah nyoba?" tanya kiyana


"Belom" jawab Dio


"astaga kamu belum pernah nyoba es cream??" tanya kiyana tidak percaya.


"hmm iya" dio menganggukkan kepalanya..


"nih kamu cobain dulu es cream ini, biar kamu tau rasanya tuh ennakk bangett" tawar kiyana sambil memberikan es cream ditangannya.


namun Dio ragu untuk mencobanya.


kiyana meyakinkan Dio,

__ADS_1


"ayoo dioo, di coba duluu..." ucap kiyana dengan wajah pura-pura memelas.


dio gemas melihat wajah kiyana memelas seperti anak kucing yg kehilangan induk ingin rasanya dy melahap si yang punya es cream.


lalu Dio pun mengalah , dy mulai mencoba es cream yg masih di pegang kiyana.


Dio menjilat es cream itu dengan pelan-pelan dan hati-hati,melihat itu kiyana gemas.. lalu kiyana memajukan es cream itu sampai ke hidung Dio. dan alhasil hidung Dio penuh noda ea cream, hal itu membuat kiyana tertawa..


Dio merasa risih akan noda es cream di hidungnya, namun ketika dy melihat kiyana tertawa lepas dy terpesona melihat tawa kiyana yg khas menunjukkan lesung pipi nya..


"cantik sekali" ucap Dio pelan dengan masih memandangi wajah kiyana..


namun kiyana tidak mendengarnya...


tiba-tiba angin berhembus dan rambut kiyana yg terurai terbang menutupi wajah kiyana menyisakan sedikit di bekas tempelan es cream yg basah..


lalu tangan Dio merapikan nya sambil menatap mata kiyana, kiyana pun membalas tatapan Dio.. Dio mendekatkan wajah nya ke arah kiyana, begitu pun kiyana. dan mereka kembali berciuman.. bibir mereka kembali menyatu.. Dio melumat habis bibir kiyana..


sampai nafas mereka sudah mulai sesak, baru mereka melepaskan ciuman mereka..


dan mereka pun saling tersenyum..


setelah selesai makan es cream dan bermesraan, mereka pun beranjak untuk pulang karena mereka sudah lelah, mereka berjalan sambil bergandengan tangan...


Dio mengantar kiyana tepat sampai di depan pintu gerbang rumah.


"kamu mau masuk dulu?" tawar kiyana.


"gak usah deh sayang, aku langsung pulang aja. kamu pasti capek" ucap Dio.


kiyana tersipu malu mendengar Dio memanggilnya dengan kata sayang.


"yaudah kalo gitu aku masuk dulu ya yank" ucap kiyana malu.


Dio tersenyum melihat kiyana malu. lalu Dio mengecup kening kiyana.. lalu Dio keluar dari mobil dan membukakan pintu buat kiyana.


"kamu istirahat ya sayang" ucap Dio.


"iyah" ucap kiyana


lalu Dio masuk ke mobil nya dan melaju meninggalkan kiyana yg masih berdiri di depan pintu gerbang rumahnya..


setelah mobil Dio menghilang, kiyana lalu masuk ke dalam rumahnya dengan wajah ceria..


kiyana duduk di meja belajarnya, dy membayangkan kejadian bersama Dio tadi.. lalu dy menutup wajah nya malu sambil tersipu-sipu..


lalu dy beranjak pergi ke kamar mandi untuk mandi, setelah mandi dy mulai mengerjakan skripsi nya lagi..


yaa kiyana adalah seorang mahasiswa akhir yg sedang membuat skripsi.. dy dan vika sama-sama sedang membuat skripsi, namun vika sudah menyelesaikan skripsi nya tapi dy belum mendaftar untuk sidang. karena dy menunggu kiyana untuk menyelesaikan skripsi nya, kiyana dan vika berjanji untuk wisuda bersamaan..


selang beberapa jam kiyana berkutat dengan bahan skripsi nya, hape nya berdering..


trrtt trrttt trrt


kiyana melihat layar hape nya dan ada nama Dio tertera disitu, dengan cepat kiyana mengangkat telpon nya.


kiyana : halo sayang


dio : sayang, kamu lagi ngapain?


kiyana : aku lagi ngerjain skripsi


Dio : kamu uda makan?


kiyana : belom yank, aku masih kenyang makan sama kamu tadi.


Dio : oo , ini kan uda malam yank.. kamu tidur gih, besok kamu kesiangan ke kampus nya..


kiyana : iya, bentar lagi ya yank.. nanggung..


Dio : kamu gak suka ya yg nanggung-nanggung, aku juga..( goda Dio)


kiyana : iya, kalo nanggung gak enak dy sayang.. gak terlampiaskan rasanya.(kiyana membalas balik godaan dio, dan itu membuat Dio gemas)


Dio : pinter kamu yank,


lalu mereka tertawa.


kiyana : udah dulu ya yank, aku ngantuk.


Dio : iya, bye sayang... muachh


kiyana : bye sayang.. muachh

__ADS_1


lalu mereka menutu sambungan teleponnya, dan mereka pun tidur di kamar masing-masing....


__ADS_2