
sudah sebulan kiyana berpacaran dengan Dio, hari-hari yg dy lewati sangat lah bahagia..
Dio memperlakukan kiyana seperti seorang putri raja, Dio juga sangat perhatian dengan kiyana.. apa yg kiyana mau Dio selalu menuruti nya..
setiap malam minggu mereka berjalan-jalan kemana saja kaki mereka melangkah, dan sudah sebulan juga mereka berciuman mesra dan melakukan make out dan mereka belum berhubungan badan.. pernah suatu hari mereka sedang make out hingga kiyana tidak bisa menahan gejolak hasrat di hatinya lagi, dy meminta Dio untuk menidurinya.. tapi Dio tidak mau...
hari ini teman sekelas kiyana bernama luna berulang tahun, dan kiyana mendapatkan undangan ulang tahun dari luna..
"hai ki, datang ya ke pesta ulang tahun ku malam minggu nanti. skalian ajak vika ya, gue dari kemaren nyari-nyari vika tapi ga ketemu..." ucap luna sambil menyerahkan 2 undangan mewah, yang satu atas nama kiyana dan satu lagi atas nama vika. luna adalah anak orang kaya juga, dy mengadakan pesta ulang tahun di sebuah hotel bintang 5 ternama.
"iya ntar gue usahain datang, tapi kayaknya vika gak bisa lun. soalnya dy lagi repot ngurusin pernikahannya" ucap kiyana.
"hah, vika mw nikah ya, sama siapa? lo kapan lagi ki?" tanya luna.
"iya vika mau nikah sama kk gue, kalo gue ntar deh" jawab kiyana.
"oywd kalo gitu, gue cabut dulu ya.. masih banyak undangan yang mau di bagiin.. yuk guys..." ucap luna sambil mengajak teman-teman se-geng nya.
kiyana hanya mengangguk.
yaa, vika sebentar lagi akan menikah dengan kakak kiyana.. sekarang dy sibuk fitting baju, beli cincin dan lainnya, sehingga vika jarang menemani kiyana di kampus.
'andai Dio ngelamar gue' batin kiyana sambil membayangkan dy berpakaian pengantin. namun tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya, membuyarkan lamunan nya..
"ngapain disini sendiri yank?" tanya Dio sambil duduk di samping kiyana.
"gak ada, cuma nyari udara segar aja.. oya malam minggu nanti ada acara ulang tahun temanku, luna.. kamu temani aku datang ya yank.." ajak kiyana.
"hmm, malam minggu nanti kayaknya gak bisa yank.. aku ini mau pamit sama kamu, aku harus ke bandung ada masalah di kantor cabang sana" ,ucap Dio dengan Wajah menyesal.
"yaahhh, jadi aku jomblo dong malam minggu nanti", ucap kiyana dengan wajah kecewa dan bibir nya di manyunkan nya.
"iya sayang, maaf banget ya say.. om nyuruh aku buat kesana.. tapi nanti aku usahain pulang cepat yaa", hibur Dio..
"yaudah deh", jawab kiyana masih dengan memasang bibir manyun nya.
"jangan gitu dong bibir nya say, nanti aku cium loh itu bibir", ucap Dio gemas.
"jangan dong, ini kan masih di kampus" ucap kiyana.
"kamu uda makan sayang?" tanya Dio.
"blom, tadi baru siap jumpain dosen pembimbing.. dan skripsi aku uda selesai sayang, tinggal minta tanda tangan aja nanti, jadi kita bisa wisuda bareng, sama vika juga", ucap kiyana tiba-tiba wajah nya ceria..
"wah, selamat ya sayang" ucap Dio sambil memeluk kiyana.
"makasih ya sayang" kiyana membalas pelukan Dio.
"kita makan yuk, aku laper" ucap Dio setelah melepaskan pelukannya.
"yukkks" ajak kiyana sambil menarik tangan Dio.
dan mereka pun berjalan menuju kantin..
di kantin mereka makan saling suap-menyuapi, mereka tidak peduli pada orang-orang yang melihat ke arah mereka..
Dari jauh, Sylvi dan teman-teman nya melihat pemandangan yang membuat Sylvi terbakar..
"liat tuh si kiyana, makin lengket aja sama si Dio. padahal dulu dy sok banget gak mau di deketin sama Dio" ucap teman sylvi.
"liat aja ntar, lo bakalan habis!!" ucap Sylvi dengan mata tajam.
setelah kiyana dan Dio selesai makan, mereka pun bergegas untuk pulang. namun hari ini Dio tidak bisa mengantar kiyana pulang, karena harus berangkat ke bandung.
mereka berjalan menuju keluar kampus.
"sayang kamu pulang sendiri ya hari ini, aku disuruh om berangkat hari ini" ucap Dio setelah membaca isi sms masuk di hapenya.
"yaahh, aku bakalan kesepian dong yank" ucap kiyana kecewa.
__ADS_1
"maaf ya sayang, ini kan demi masa depan kita juga", ucap Dio menghibur kiyana.
"yaudah deh, kamu hati-hati ya sayang. jangan genit sama wanita lain", ucap kiyana..
"iya sayang", jawab Dio mencoba meyakinkan kiyana.
ketika mereka berjalan, Dio melihat ruangan yang tidak ada orang nya. dan ruangan itu jarang di pakai karena itu ruangan praktek. dan pada saat itu pun hari sudah mulai sore, kampus juga mulai sepi.
Dio menarik pelan telapak tangan kiyana menuju ruangan praktek tersebut, setelah sampai Dio menutup pintunya.
lalu Dio memeluk kiyana dan mencium bibir kiyana penuh nafsu, kiyana membalas ciuman dari Dio seraya melingkarkan tangannya ke leher dio. lidah mereka saling melumat. lidah dio menelusuri mulut kiyana. di sisi lain tangan Dio mulai turun dan masuk ke dalam baju kiyana.. saat itu kiyana memakai kaos ketat, sehingga payudaranya yang besar membusung ke depan, dan itu membuat Dio tidak bisa menahan gejolak hasrat di hatinya.
Dio meremas payudara sintal kiyana, lalu di singkap nya baju kiyana.. lalu Dio mencium ** payudara kiyana, dy memelintir, menggigit, menjilat dan menghisap ** kiyana tanpa ampun.
"ahh ehnm ahh" kiyana mendesah pelan, dy menahan desahannya karena takut ada yang mendengarnya.
Dio meninggalkan banyak tanda kissmark di payudara kiyana.
lalu tangan Dio turun dan masuk ke dalam rok pendek kiyana, tangan nya memainkan miss v kiyana,Dio memainkan klitoris kiyana. kiyana sangat menikmati permainan Dio, dy suka ketika Dio memainkan klitoris nya..
"ahh ahh ahh" desah kiyana lagi..
lalu Dio berkongkok di depan kiyana, dy menjilat miss v kiyana, menghisap dan memasukkan lidahnya kedalam miss v kiyana. dio memasukkan jarinya ke dalam miss v kiyana, dy terus mengobok-obok lubang surga itu tanpa ampun.
"ahh ahh, sayang aku udah gak kuattt, aku mau keluar" racau kiyana yang sedang menahan gejolak..
lalu Dio memaju mundurkan jari nya dengan sangat cepat, Dio semakin gila memainkan miss v kiyana.
kiyana sudah hampir gila dibuat oleh Dio.. dy meracau untuk minta disetubuhi, namun Dio tidak menggiraukan kiyana.
"hhhmmm ahhhhh"..
dan akhirnya kiyana mengeluarkan gejolak nya seraya desahan kuat..
Dio menarik jari nya, lalu kiyana menjilatinya..
lalu Dio menarik wajah kiyana ke atas dan Dio langsung melumat bibir tipis kiyana.
Dio menarik kursi yang berada di dekat mereka dan Dio duduk disitu, sedangkan kiyana masih berjongkok di depan dio..
kiyana memasukkan mulutnya ke dalam junior Dio, dy memang mundurkan wajahnya seraya menghisap junior Dio.
"ahhn" Dio mendesah nikmat
lalu Dio menarik wajah kiyana, Dio melumat bibir kiyana penuh nafsu.. begitu juga kiyana, dy membalas lumayan Dio dengan nafsu yang membara.. sementara tangan kiyana mengocok junior Dio, dan semakin cepat kocokannya..
Dio kembali menjamah payudara sintal kiyana, dy meremas dan menghisap ** payudara kiyana dengan ganas, kiyana membusungkan dadanya agar lebih menempel pada mulut Dio... mereka saling memompa tanpa ampun.
"ahhnn ahhn, sayang aku mau keluar" desah kiyana, sambil masih mengocok junior Dio dengan cepat.
"ahnn aku juga sayang, kita barengan yaa" ucap Dio..
"ahhh" desah mereka serentak
croottt, (anggap aja itu bunyinya)
cairan cinta itu keluar seperti air mancur... bahkan mengenai wajah cantik kiyana. dan mereka pun lemas...
lalu Dio mengecup bibir kiyana, dan mereka pun merapikan pakaian mereka.
setelan selesai , mereka keluar dari ruangan tersebut...
"sayang, kamu antarin aku sampe rumah yaa.. aku masih kangen sama kamu" ucap kiyana manja sambil bergelayutan di lengan Dio.
"yaudah aku antarin", jawab Dio
lalu mereka berjalan menuju parkiran mobil..
setelah mereka masuk kedalam mobil, mobil pun melaju meninggal kan kampus dan kenangan panas tadi....
__ADS_1
Di Rumah
"sayang, kamu mampir yaa" pinta kiyana manja..
"aku gak bisa sayang, aku harus berangkat" jawab Dio sambil mengelus pipi kiyana..
"yaudah! kamu hati-hati ya disana.. jangan genit" ucap kiyana dengan memasang wajah manyun.
"iya sayang, bibirnya jangan maju banget dong nanti aku gigit loh" ucap Dio.
"jangan dong, nanti kalo kamu gigit bibirku ini nanti aku gak bisa makan" ucap kiyana.
lalu Dio tersenyum, tangan Dio memegang dagu kiyana dan langsung melumat mesra bibir kiyana.. kiyana menikmati lumatan itu.. setelah nafas mereka mulai habis, mereka mulai melepaskan ciuman mereka...
dan Dio mencium kening kiyana dengan lembut... setelah itu mereka saling tersenyum..
Dio membukakan pintu mobil untuk kiyana, dan kiyana pun turun.. Dio membisikkan sesuatu di telinga kiyana...
"kamu seksi sekali hari ini", bisik Dio.
wajah kiyana memerah seketika, lalu dy langsung mencubit lengan Dio pelan..
"aduuhh" ucap Dio pura-pura kesakitan..
"kamu sih, pake acara godain aku segala, jadinya aku cubit nih" ucap kiyana yang masih mencubit Dio lalu melepas kan cubitannya.
Dio tertawa..
"tapi emang bener kok sayang, kamu cantik plus seksi sekali hari ini... tadi aja aku hampir melahap mu habis di kampus, tapi tiba-tiba aku sadar kalo belom waktunya..." ucap Dio.
wajah kiyana memerah lagi..
"yaudah ,pergi sana.. nanti kamu ketinggalan pesawat" ucap kiyana mengalihkan pembicaraan.
dio pun pamit...
setelah Dio melakukan mobil nya, kiyana pun masuk ke dalam rumah...
di dalam rumah kiyana merasa sedih, karena dy kesepian..
tidak ada yang menemaninya..
mama nya sibuk dengan kegiatannya sendiri,
papa dan kk revan sibuk di kantor, terkadang jarang pulang...
hanya bibi yang menemaninya dirumah..
"bi, mama pasti pergi yaa?" tanya kiyana.
"iya non, nyonya pergi arisan dirumah temannya katanya" jawab bibi.
kiyana menghela nafasnya..
melihat itu, bibi merasa iba..
"non uda makan? biar bibi siapin makanan nya" ucap bibi..
"gak usah bi, kiyana udah makan tadi dikampus" jawab kiyana lalu dy berjalan menuju kamarnya..
'kasian non kiyana, dy pasti kesepian di dalam rumah sebesar ini' batin bibi...
dikamar
kiyana meletakkan tas dan bukunya di meja belajar lalu dy merebahkan tubuhnya di ranjang, dy melihat foto Dio dilayar handphone nya...
'belum apa-apa udah kangen aja' batin kiyana.
lalu tidak lama dy pun tertidur pulas menuju alam mimpi.....
__ADS_1