Cinta Mu Semu

Cinta Mu Semu
Ending


__ADS_3

9 Bulan kemudian..


Joe dan kiyana sedang dirumah sakit memeriksakan kandungan kiyana.


selama ini mereka sengaja tidak ingin mengetahui jenis kelamin calon bayi mereka, karena mereka ingin mendapatkan suprise dari tuhan.


"selamat pak, buk.. bayi anda kembar.. tapi maaf pak, buk.. bayi nya dalam kondisi terlilit tali pusar. sebaiknya ibuk kiyana harus menjalankan operasi, karena bila di paksa melahirkan normal itu akan sangat sulit untuk ibu dan bayi", ucap dokter.


kiyana dan joe saling pandang, joe menatap wajah suaminya dengan tatapan sendu. lalu kiyana tersenyum manis


"kiyana gpp kok di operasi mas, yang penting bayi-bayi kita sehat-sehat aja", ucap kiyana tersenyum. joe menggenggam tangan kiyana erat sembari mencoba tersenyum.


"jadi kapan bisa mulai operasi nya dok?", tanya kiyana.


"kapan saja sudah bisa buk, karena kandungan ibuk sudah cukup umur", jawab dokter.


"baiklah dok, lusa saya akan menjalani operasi", jawab kiyana.


"baiklah buk", ucap dokter lagi.


kiyana dan joe pun pamit dan pulang kerumah.


"sayang, kamu gpp di operasi?", tanya joe khawatir.


"iya gpp mas, kan cuma operasi aja..dah kamu jangan khawatir, banyak kok ibuk-ibuk yang lain menjalani operasi tapi gpp", ucap kiyana mencoba menghilangkan kekhawatiran suaminya. joe pun mengangguk tersenyum, lalu mengelus perut istrinya yang bergerak-gerak.


"uuhh.. anak papa udah gak sabar mau keluar ya... sama, papa juga gak sabar buat melihat kalian", ucap joe sambil mengelus perut kiyana lalu menciumnya. kiyana hanya tersenyum melihat suaminya.


disisi lain, fika merasakan mules di perutnya.


"mas, perut fika sakit banget mas..",erang fika kesakitan. revan pun langsung beranjak dari kursi kerja nya dimana dy tadi sedang mengerjakan laporan.


"bentar ya sayang, mas siapin mobil", ucap revan lalu keluar kamar.

__ADS_1


"joe.. joe.. mama.. papa...kiyana..", teriak revan panik.


semua orang pun keluar, termasuk para bibik.


"ada apa van?", tanya mama bingung.


"ma, fika.. perut fika mules ma..", ucap revan panik.


"yaudah, gue siapin mobil dulu.. lo bawa fika ke mobil", ucap joe sembari menyiapkan mobil diluar.


revan pun membawa fika ke mobil di bantu dengan papa. sementara mama dan kiyana harus menunggu dirumah, karena kondisi kiyana yang juga rentan.


**


keesokan harinya


fika belum juga lahiran.


dokter memeriksa keadaan fika yang merasa mules.


kriing kriing..


"halo ma?", jawab joe.


"halo joe, kiyana tadi terpeleset di kamar mandi nak. perutnya sakit katany", ucap mama dengan nada khawatir.


"mama suruh mang ujang antar kiyana ke rumah sakit aja ma, kalo nunggu joe takutnya gak bakalan sempat karena jalanan sedang macet kalo pagi gini", ucap joe lagi. mama pun setuju.


beberapa saat kemudian.


kiyana pun tiba dirumah sakit.


suster membawa kiyana ke ruang operasi, karena tadi joe sudah konsultasi kepada dokter yang biasa menangani kiyana. dan dokter menyuruh suster membawa langsung ke ruang operasi.

__ADS_1


Joe, revan dan keluarga kiyana sedang menunggu kiyana dan fika di depan ruang operasi, karena calon bayi kiyana terlilit tali pusar dan sulit untuk keluar. sedangkan calon bayi fika harus di operasi karena air ketuban nya sudah mulai kering.


joe dan revan menunggu dengan cemas, sementara papa dan mama kiyana menenangkan mereka berdua.


tiba-tiba terdengar suara bayi dari dalam ruangan operasi.


tidak lama kemudian dokter keluar dari ruang operasi.


klekk


"selamat pak, bayi anda kembar, laki-laki dan perempuan", ucap dokter kepada joe sambil tersenyum


"selamat pak, bayi anda kembar laki-laki semua", ucap dokter lagi kepada revan.


"dan keadaan kedua ibu juga sehat-sehat saja..", ucap dokter lagi lalu pergi pamit.


joe dan revan berpelukan. begitu pula mama dan papa kiyana. mereka sangat bahagia mendengar berita kelahiran anak dan cucu mereka.


"selamat bro..", ucap joe kepada revan.


"lo juga selamat bro.. akhirnya kita jadi papa", ucap revan.


"selamat ya nak.. semoga anak-anak kalian menjadi anak yang soleh dan soleha", kata papa menepuk bahu jo dan revan pelan sambil tersenyum.


"amin..", ucap joe dan revan serentak.


"selamat ya nak..", ucap mama kiyana tersenyum.


setelah beberapa saat, kiyana dan fika pun di pindahkan ke kamar rawat. mereka berada dalam satu kamar, karena mereka yang meminta nya.


joe dan revan pun bergegas mengadzan kan anak-anak mereka.


joe mencium kening kiyana lembut.

__ADS_1


"makasih ya sayang.. kamu udah kasih mas anak kembar", ucap joe tersenyum, kiyana pun menganggukkan kepalanya sambil tersenyum. joe membelai rambut kiyana.


TamaT


__ADS_2