Cinta Mu Semu

Cinta Mu Semu
dilema


__ADS_3

sudah 2 hari berlalu.


kini mama Dio sudah pulih kembali.


kiyana duduk di samping ranjang Dio.


dy memegang tangan Dio dan mengelus nya lembut.


"Dio, kamu harus bangun Dio... mama kamu lagi sakit.. kasian mama kamu Dio, dy kelelahan karena mengurus kamu Dio... kamu harus bangun Dio, aku gak ingin di hantui rasa bersalah, aku gak ingin membuat mama kamu sedih terus, mama kamu merasa kesepian tanpa kamu Dio. cuma dy yang kamu punya.... sebenarnya, aku ingin ikut pergi ke amerika bersama suamiku, tapi aku gak bisa bersipak egois... aku ingin memperbaiki keluarga kalian, keluarga kalian begini juga karena papa dan om ku yang membuat mama kamu koma,. aku ingin kalian berkumpul lagi...aku ingin kita semua bahagia", ucap kiyana dengan mata berkaca.


namun akhirnya kiyana tidak mampu menahan air matanya. air matanya kiyana mengalir deras di pipinya.


**Alam bawah sadar Dio***


Dio kini sudah bisa Mendengar semua ucapan kiyana walaupun dy sedang koma dan tidak sadar.


ingatannya terbayang tentang semua kejadian yang dy dan keluarganya alami.


lalu setelah itu di ingatan nya muncul bayangan kiyana yang sedang menangis memohon padanya. namun dy mengusir kiyana.


setelah itu muncul bayangan dy sedang memohon pada kiyana.


"ki..maafkan aku ki..maaf", ucap Dio di dalam ingatannya.


lalu muncul bayangan kiyana yang pergi menjauh dengan laki-laki lain,


"aku mencintai dy Dio", ucap kiyana dalam ingatannya.


lalu kiyana dan laki-laki itu pergi meninggalkan dy sambil bergandengan tangan mesra.


"ki... jangan pergi ki... jangan tinggalkan aku ki... kiyaanaaaaaa", teriak Dio sambil mengejar kiyana yang sudah pergi menjauh bersama pria lain.


**End***


Dio menggerakkan jari tangan nya, lalu menggerakkan jari kakinya.


Dio membuka kedua matanya dan dy melihat kiyana sedang menangis dengan kepala tertunduk di samping nya.


Dio mengangkat tangan nya dan mengelus rambut kiyana.


kiyana mendongakkan kepalanya.


dy melihat Dio sudah sadar.


cepat-cepat dy menghapus air matanya.


"Dio kamu sudah sadar Dio?", tanya kiyana tidak percaya. cepat - cepat dy menekan bel untuk memanggil dokter.


"kiyanaa..", ucap Dio dengan suara lemah.


"iya Dio, kamu jangan banyak bicara dulu. sebentar lagi dokter akan datang", ucap kiyana.


"kiyana, anak kita sehat kan?", ucap Dio lagi


kiyana terkejut mendengar ucapan Dio, dy seperti di sambar petir..


mama Dio masuk ke ruangan Dio dan melihat Dio sudah sadar, hatinya sangat bahagia.


dan tidak lama kemudian dokter diana pun tiba. kiyana bergegas menghampiri dokter diana dan menceritakan apa yang di ucapkan Dio tadi. dokter diana yang mengenal kiyana dan keluarganya mencoba menenangkan kiyana.


mama Dio bingung melihat sikap kiyana yang cemas dan gugup.


kamu tenang dulu ya ki, biar tante periksa Dio dulu", ucap dokter diana.


"nama kamu siapa?", tanya dokter diana.


"nama saya Dio Raditya dok", jawab Dio.


"nama ibu kamu siapa?", tanya dokter lagi.


"nama ibu saya jessica putri ananta dok, itu orangnya di belakang dokter", jawab Dio bingung.

__ADS_1


"ini siapa?", tanya dokter menunjuk ke arah dimana kiyana berdiri.


"ini kiyana Larasati Dyandra dok, dy calon istri saya dok dan sebentar lagi kami akan menikah karena dy sudah mengandung anak saya dok jadi saya harus bertanggung jawab padanya. saya sangat mencintainya dokter", jawab Dio tersenyum terlihat jelas dy sedang merasa bahagia.


kiyana kaget mendengar ucapan Dio memanggil dirinya 'calon istri'. wajah kiyana pucat.


begitupun mama Dio, dy sama kaget nya dengan kiyana.


"kamu ingat sekarang bulan berapa?", tanya dokter lagi.


"sekarang bulan September tahun 2019", jawab Dio masih kebingungan dengan pertanyaan dokter.


sementara dokter dan kiyana saling pandang. karena bulan dan tanggal di jawab Dio dengan benar.


dokter diana mengajak kiyana dan mama dio keluar ruangan.


diluar ruangan.


"Kiyana, buk, saat ini Dio mengalami amnesia ringan . dy hanya mengingat kejadian yang hanya ingin dy ingat, dan melupakan kejadian yang ingin dy lupakan", jelas dokter diana pada kiyana dan mama Dio.


"maksud nya gimana tante?", kiyana tidak mengerti.


"maksudnya, dy hanya melupakan kejadian saat dy menyakiti hati kamu saja. biasanya pasien yang sudah mengalami koma sering mengalami hal semacam ini. malah ada yang tidak ingat apa-apa", ucap dokter diana lagi.


dokter diana yang juga dokter pribadi keluarga kiyana mengetahui semua yang telah terjadi di keluarga kiyana terlebih karena dokter diana adalah sahabat mamanya.


"jadi bagaimana agar ingatan nya kembali tante?", tanya kiyana.


"biasanya ingatannya akan kembali ada beberapa cara seperti kita melakukan hal-hal yang dulu pernah dy lakukan bersama kamu. ada juga cara ketika dy mengalami kecelakaan. saya pernah mendapatkan pasien seperti ini. dy mengalami amnesia total lalu beberapa bulan kemudian dy mengalami kecelakaan setelah dy di bawa kerumah sakit dan dy sudah sadar, ingatan nya kembali pulih. namun cara ini tidak mungkin kita gunakan dengan sengaja, itu sungguh kejam dan berakibat semakin fatal pada otaknya.. ada juga saat pasien saya yang lain mengalami amnesia dan kemudian dy terpeleset lalu kepalanya terbentur di lantai, ingatannya kembali pulih setelah itu. tapi cara ini pun juga tidak mungkin di lakukan dengan sengaja. oh iya tante ingatkan ya, kita tidak bisa memaksakan ingatan seseorang untuk kembali karena itu akan menyakiti otaknya dan dapat menyebabkan kematian", jelas dokter diana.


"lalu berapa lama biasanya ingatan para pasien itu pulih tante?", tanya kiyana kalut.


"ada yang dalam beberapa hari, ada yang beberapa minggu, ada yang sampe bulanan dan tahunan", ucap dokter diana.


kaki kiyana lemas seketika. apa yang harus dy lakukan sekarang. saat ini ada joe yang telah menjadi suaminya, namun di sisi lain ada Dio yang hidupnya di tentukan oleh kiyana.


kini kiyana berada di persimpangan jalan. dy tidak tau harus memilih jalan yang mana.


**


Kiyana duduk di bangku taman rumah sakit, mata nya menatap langit yang mendung..


kiyana teringat kejadian tadi siang, hatinya gelisah. dy tidak tau apa yang harus di lakukan nya.


air matanya mengalir di pipinya..


'kenapa cobaan ku berat sekali tuhan?', batinnya.


trrtrt rttttt (suara hp berbunyi)


kiyana menatap layar hp nya dan terlihat tulisan 'suamiku' disana..


tangan kiyana bergetar, dy ragu mengangkat telepon dari joe.


namun jika dy tidak mengangkatnya, joe akan mengkhawatirkan nya.


kiyana menghapus air matanya.


"halo mas", ucap kiyana.


"halo sayang, kamu lagi dimana?", tanya joe.


"kiyana lagi dirumah sakit mas", ucap kiyana.


"kamu habis nangis ya sayang?" tanya joe.


"enggak mas, kiyana tadi habis bersin karena tadi suster sedang menyapu dan abu nya terhirup sama kiyana", ucap kiyana bohong.


dy memanfaatkan alergi abu nya kepada joe.


"ooh gitu, mas kangen banget sama kamu sayang. disini dingin banget, mas pengen peluk kamu", ucap joe manja.

__ADS_1


"dyuuuh kacian cuamiku kedinginan dicana.. cini-cini kiyana peyuk", ucap kiyana balik manja.


mereka mengobrol cukup lama, dan setelah beberapa saat obrolan pun terputus.


kiyana yang tadi bahagia mengobrol dengan suaminya kini wajahnya berubah sendu. dy merasa bersalah karena telah membohongi suaminya.


**


kiyana kembali ke ruangan Dio dengan langkah gontai.


dy masuk ke dalam ruangan Dio, dy melihat Dio sedang tertidur di ranjangnya. lalu dy melihat mama Dio yang sedang melihat ke arah nya karena mendengar suara pintu dibuka.


kiyana mendatangi mama Dio.


"tante, kiyana mau ngomong sama tante. tapi gak disini, kita ke luar ya tante", ajak kiyana.


mama Dio mengangguk dan mengikuti kiyana dari belakang.


Diluar ruangan dio


"tante, kiyana gak bisa kesini menjaga Dio lagi.. kiyana gak mau nyakiti hati suami kiyana, lagi pula kemarin kan tante bilang hanya sampai Dio sadar saja kiyana menemaninya.. maafkan kiyana ya tante..", ucap kiyana pelan dengan wajah menunduk.


"iya gpp ki, kamu gak usah kesini lagi.. biar dio, tante aja yang urus.. terimakasih ya ki, selama ini kamu uda jagain Dio.. tante berhutang budi sama kamu nak", ucap mama Dio , wajahnya sendu.


"iya sama-sama tante". ucap kiyana.


kiyana memeluk mama Dio dan permisi pamit pulang..


 *****


3 hari sudah berlalu sejak kiyana pamit sama mama Dio di rumah sakit


kiyana sedang duduk santai di depan tv, dy menggonta ganti chanel tv Berulang kali. tidak ada tontonan yang menarik di tv. kiyana melemparkan remote tv ke sofa.


tidak berapa lama


terdengar suara bell


ting tong


bibi bergegas membuka pintu.


"biar kiyana aja yang buka bi", ucap kiyana sambil berlalu ke arah pintu.


ketika dibukanya pintu, terlihat mama Dio dengan wajah khawatir.


"tante Jessi, silahkan masuk tan", kiyana mempersilahkan mama Dio masuk dan duduk di sofa.


mama Dio masuk dan duduk.


"ada apa tante kemari?", tanya kiyana bingung.


"ki, sebelum nya tante minta maaf sudah merepotkan kamu, tapi dio.. dio...", mama dio tidak melanjutkan ucapannya.


"kenapa sama dio tante??", kiyana penasaran.


"tante mau minta tolong sama kamu lagi ki, Dio......semenjak kamu pamit kemarin, Dio terus menanyai kamu. tante bilang kamu pulang kerumah tapi keesokan harinya Dio menanyai kamu lagi dan sepanjang hari dy uring-uringan menanyai kamu, dy sempat mau keluar dari rumah sakit. tapi tante dan juga dokter berhasil membujuk nya untuk tetap tinggal dan dokter langsung memberikan suntikan penenang pada Dio.. pagi ini dy kembali menanyai kamu, tante bilang kamu sudah menikah dengan pria lain. tiba-tiba Dio histeris mendengar ucapan tante, dy melempar semua barang di sana.. dy berteriak histeris.. lalu dy pingsan..kata dokter jika Dio terus histeris seperti itu, itu akan berakibat fatal pada otaknya dan dapat menyebabkan kematian.. ki, tante mohon kamu ke rumah sakit ya.. tante takut dio kenapa-napa.. ", jelas tante sambil menangis sesenggukan.


kiyana terdiam membeku.


dy tidak tau harus melakukan apa sekarang.


dy takut akan menyakiti hati suaminya. namun di sisi lain, ada satu nyawa yang berada di tangannya.


sementara mama Dio terus memohon sambil menangis, lalu mama Dio berlutut di kaki kiyana.


"tante mohon ki.. cuma dio yang tante punya, tante gak mau kehilangan dy", tangis mama dio sambil berlutut di kaki kiyana.


kiyana memegang kedua bahu mama Dio dan membantu mama Dio berdiri. dy tidak tega melihat mama Dio berlutut di kakinya.


air matanya mengalir di pipinya.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2