
setelah mama Dio bangun, dy menyuruh joe istirahat di sofa.
kiyana terbangun dari tidurnya..
dy mengucek kedua matanya..
dy melihat mama Dio sedang duduk di samping ranjang Dio menatapi wajah Dio dengan tatapan sendu..
kiyana menoleh ke samping nya, ternyata joe sedang tidur di sofa juga.
kiyana memadangin wajah tampan suaminya.
setelah dy puas memandangi wajah suaminya, dy pun beranjak dari sofa dan merenggangkan pinggangnya..
"kamu udah bangun ki?? kamu mau sarapan apa?? biar tante belikan, tante akan ke kantin membeli makanan", ucap mama Dio.
"kiyana mau nasi uduk aja tante", ucap kiyana.
"kalo suami kamu, biasanya makan apa dy?", tanya mama Dio lagi.
"samain aja tante, dy orang nya gak milih-milih makanan kok tan", ucap kiyana.
"oh yaudah kalo gitu tante pergi dulu ya..", ucap mama dio, lalu pergi.
kiyana menganggukkan kepalanya..
kiyana duduk di samping ranjang Dio.
dy menggenggam tangan Dio..
"Dio.. ini aku, kiyana.. kamu bangun yaa", ucap kiyana pelan.
"kamu bangun Dio, kamu gak kasihan liat mama kamu yang kesepian.. kamu gak sayang sama mama kamu?", ucap kiyana lirih.
kiyana membelai rambut Dio dengan lembut..
"Dio bangun Dio, ini kiyana...", ucap kiyana.
air matanya menetes di pipinya..
tidak berapa lama, seseorang memegang pundak kiyana dari belakang.
dy pun menoleh ke belakang dan melihat joe berdiri di belakang nya..
kiyana langsung bangkit dan membalikkan tubuhnya ke belakang.
kiyana memeluk joe erat.
joe membalas pelukan kiyana.
setelah beberapa saat, kiyana melepaskan pelukannya..
joe menyeka air mata kiyana yang menetes.
"ki... jangan nangis lagi ya.. kk gak kuat melihat kamu menangis", ucap joe lirih.
joe merasakan ada rasa panas yang membara di hati nya. hatinya seperti terbakar melihat kiyana terus menangisi Dio. namun dy harus bersabar karena ini adalah cobaan cinta nya dengan kiyana.
"kiyana...kiyana...", Dio kembali mengigau.
sontak kiyana langsung bergegas duduk di samping Dio.
"iya Dio, ini aku.. ini kiyana, buka mata kamu Dio", ucap kiyana terisak.
tiba-tiba Dio menggerakkan jari tangannya, joe yang melihat itu langsung memberitahu kiyana.
wajah kiyana tersenyum lebar.
cepat-cepat joe memencet bel untuk memanggil dokter.
beberapa saat kemudian, dokter pun datang dan memeriksa Dio.
kiyana menceritakan tentang keadaan Dio yang menggerakkan jari tangannya.
mama Dio pun ikut masuk melihat dokter dengan tergesa-gesa berjalan menuju kamar dimana Dio di rawat.
"bagaimana keadaan Dio dok?", tanya kiyana.
"Dio masih belum ada perkembangan, gerakan jari yang kalian lihat itu adalah gerakan yang dilakukan dio di alam bawah sadar nya", ucap dokter.
"seperti mengigau juga dok?", tanya joe.
"iya, seperti itu", ucap dokter.
wajah mama Dio dan kiyana berubah sendu, kiyana yang sudah bersemangat melihat Dio menggerakkan jari tangannya. kini semangat itu hilang dalam sekejap.
joe menepuk bahu istrinya lembut.
dan dy pun mengelus rambut istrinya.
kiyana menyenderkan kepalanya di bahu joe.
trttt trrtt (suara hp berbunyi)
"halo", ucap joe
"baiklah gue akan segera kesana",ucap joe lagi.
"siapa yang nelpon kk?", tanya kiyana.
"revan yang nelpon, katanya kk di suruh ke kantor.. ada masalah di kantor", ucap joe.
"kiyana disini aja bole kk?", tanya kiyana dengan wajah memelas.
joe menarik nafas panjang, lalu bibir nya mencoba tersenyum.
"iya bole, kamu bole disini. tapi kamu harus makan ya..", ucap joe membukakan bungkusan nasi bungkus yang di belikan mama Dio tadi.
kiyana mengangguk pelan.
joe menuntun kiyana untuk duduk di sofa.
__ADS_1
lalu menyodorkan sendok berisi nasi uduk di depan mulut kiyana.
kiyana membuka mulut nya,
joe menyuapin kiyana makan dengan penuh cinta walaupun hati nya masih sakit ketika tadi melihat istrinya memegang tangan Dio, duduk di dekat Dio, menangisi laki-laki lain.
"kak, kk makan juga ya...", ucap kiyana sambil mengambil sendok di tangan suaminya, lalu mengambil nasi dan menyuapin suaminya.
dy tau saat inj suami nya tidak berselera makan, dan dy juga tau saat ini hati suami nya sedang terluka, hatinya sakit melihat dy memperhatikan Dio. namun apalah daya, dy tidak mau melihat Dio terus koma dan membuat mama Dio khawatir , merasa kesepian.
dy akan di hantui rasa bersalah yang amat sangat, namun dy belum bisa menceritakan semua hal itu kepada suaminya karena ada mama Dio di ruangan itu.
dy tidak mau mama Dio terluka dan bersedih mendengar ucapan kiyana nanti, mama Dio pasti akan merasa di kasihani.
mereka masih makan dengan suap-suapan.
setelah selesai makan, joe pamit pergi ke kantor.
"tante, joe permisi dulu ya.. joe harus ke kantor, ada masalah di kantor", pamit joe sopan kepada mama Dio.
"iya nak, hati-hati ya.. kiyana ikut juga?", ucap mama dio, wajahnya kembali sendu.
kiyana melihat raut wajah mama Dio dan mengerti bahwa mama Dio tidak ingin kiyana pergi.
"kiyana gak ikut tante, dy akan disini menemani tante", ucap joe yang juga mengerti arti raut wajah mama Dio.
"oo, maafkan tante yang telah merepotkan kalian berdua ya nak..", air mata mama Dio menetes di pipi.
kiyana mendekati mama Dio lalu menghapus air mata yang jatuh di pipi itu. lalu tersenyum kepada mama Dio sambil menggelengkan kepalanya.
"iya tante gpp, tolong jaga kiyana ya tante", ucap joe lalu menyalami punggung tangan mama Dio.
tante mengangguk dengan bibir tersenyum.
kiyana mengantar joe sampai tempat parkir joe dan kiyana berjalan beriringan.kiyana menggenggam tangan joe erat.
joe menoleh melihat kiyana, lalu tersenyum manis.
kiyana membalas senyuman suaminya yang terlihat semakin tampan.
di tempat parkir.
joe sebenarnya enggan meninggalkan kiyana di rumah sakit sendirian namun revan sudah menunggunya di kantor.
joe berhenti di samping pintu mobilnya.
dy berbalik menghadap kiyana.
lalu memeluk kiyana erat, kiyana membalas pelukan kiyana.
mereka berpelukan cukup lama.
"kak, maafin kiyana ya.. kiyana gak bermaksud nyakiti hati kk, tapi kiyana gak bisa melihat mama Dio sedih, kiyana gak mau membuat mama Dio terus menunggu Dio sadar sendirian..", bisik kiyana di telinga suaminya.
air matanya mengalir deras.
joe melepaskan pelukan mereka dan menghapus air mata kiyana.
"kiyana gak mau di hantui rasa bersalah kalo kiyana gak nolong Dio dan mamanya", ucap kiyana lagi. nafasnya terasa sesak.
"ki.. kk percaya sama kamu ki, kk sangat mencintai kamu ki...", ucap joe memeluk kiyana lagi. di mencium rambut istrinya mesra.
"kiyana juga mencintai kk", bisik kiyana.
joe melepaskan pelukannya , dy tidak percaya akan ucapan kiyana yang di dengar di telinganya.
"apa ki?? coba ulangin sekali lagi", ucap joe tidak percaya.
kiyana mengangguk tersenyum.
"kiyana mencintai kamu mas", ucap kiyana tersenyum. terlihat senyuman nya yang khas, lesung pipinya terlihat jelas membuat wajahnya terlihat sangat cantik.
joe yang mendengar istrinya memanggilnya dengan panggilan "mas" pun merasa bahagia. hatinya bagai terbang ke langit, menari-nari indah.
joe mencium bibir kiyana, kiyana membalas ciuman suaminya penuh cinta. saat itu karena masih terlalu pagi, parkiran masih sepi.
setelah mereka puas berciuman. joe pun pamit.
"mas ke kantor dulu ya", ucap joe pamit.
kiyana menganggukkan kepalanya.
"iya, hati-hati ya mas", ucap kiyana. lalu menyalami punggu tangan suaminya.
lalu joe mencium kening istrinya lembut.
setelah itu joe masuk ke mobil.
"nanti pas jam makan siang mas akan bawain baju ganti buat kamu", ucap joe.
kiyana mengangguk , bibirnya tersenyum.
joe pun melajukan mobil nya, sementara kiyana melambaikan tangannya.
setelah mobil joe tidak nampak lagi, kiyana pun kembali ke ruangan Dio.
diruangan Dio
kiyana melihat nasi bungkus punya tante masih utuh. 'itu artinya tante belum makan', batin kiyana.
dy mengambil nasi bungkus punya mama Dio dan membukanya.
dy duduk disamping mama dio.
"tante, tante makan dulu yaa... nanti kalo tante gak makan, tante bakalan sakit", bujuk kiyana.
"tante gak selera makan ki", ucap mama Dio menatap wajah anaknya.
"tapi tante harus makan, klo tante sakit siapa nanti yang merawat Dio", bujuk kiyana lagi.
mama Dio berpikir bahwa kiyana ada benar nya juga.
__ADS_1
kiyana menyodorkan sendok berisi nasi di depan mulut mama Dio.
"kamu anak yang baik ki, andai dulu Dio tidak menyakiti hati kamu. mungkin sekarang kamu sudah menjadi menantu tante.", ucap mama Dio ,wajah nya sendu.
kiyana yang mendengar ucapan mama Dio pun terdiam sesaat.
' benar juga, andai dulu Dio tidak menyakiti aku, mungki kami saat ini... ah apa yang ku pikirkan', batin kiyana.
namun akhirnya dy sadar dan mengalihkan pikiran nya.
'saat ini aku sudah memiliki suami, dan aku mulai mencintai suamiku. aku juga harus berbakti pada suami ku, aku harus menjadi istri yang baik dan mengurus kebutuhan suamiku. aku tidak boleh memikirkan Dio, dy hanya masa laluku', batin kiyana.
kiyana menyuapin mama Dio makan.
"sudah, biar tante makan sendiri aja", ucap mama dio mengambil piring berisi nasi di tangan kiyana.
hari mulai siang
kiyana memainkan hp nya.
"mas, kamu uda makan?".
kiyana mengirim pesan whatsapp kepada joe, namun pesan nya tidak di baca.
dy terus mengirimin pesan kepada suaminya namun jangankan di balas, di baca saja tidak.
kiyana kecewa, yang sejak tadi menunggu balasan suaminya.
dy melemparkan hp pelan ny ke sofa.
'dimana sih kamu mas? aku kangen sama kamu', batin kiyana kesal.
kiyana tidak mau menelpon joe karena dy takut mungkin saat ini suaminya sedang meeting, dan itu akan menganggu pekerjaannya.
tiba-tiba terdengar suara pintu terbuka.
klekkkk
kiyana tidak menoleh ke arah pintu,
dy mengira itu adalah suster yang akan memeriksa keadaan Dio.
dy duduk di sofa dengan kedua lutut di naikkan nya di sofa dan wajahnya menatap ke bawah lantai. ekspresinya menunjukkan wajah kesal.
suara langkah sepatu terdengar mendekati arah kiyana duduk.
suara langkah sepatu itu berhenti tepat di depan kiyana yang sedang menundukkan kepalanya.
"ki, kamu kenapa?", panggil joe pelan. dy khawatir kepada kiyana yang terlihat menunduk , dy berpikir kiyana sedang sakit kepala atau semacamnya.
kiyana mengenal suara itu, suara yang di rindukannya. padahal baru beberapa jam mereka berpisah. kiyana langsung menoleh, mendongakkan kepalanya.
sontak bibir nya tersenyum senang.
"mas, kamu kemana aja?? kiyana kirimin pesan whatsapp tapi gak di baca", ucap kiyana seraya bangkit dari duduknya.
joe merogoh kantong celananya.
dy tidak menemukan hp nya di sana.
"astaga, hp mas ketinggalan di kantor. tadi mas buru-buru keluar kantor", ucap joe.
"ooo gitu, kamu bawa apa mas?". tanya kiyana.
dy melihat banyak tas bungkusan yang di pegang joe.
"ini baju ganti kamu ki, dan ini makan siang kamu sama tante", ucap joe menyodorkan tas berisi pakaian kiyana dan kiyana menerima nya.
"makasih mas, kamu memang tau banget kebiasaan kiyana", ucap kiyana senang.
"iya sama-sama.. mas tau lah kebiasaan kamu, kamu itu kan cinta mas sejak dulu kala... tante mana ki?", tanya joe. mata nya celingak celinguk kesana kemari.
"dulu kala nya zaman purba kala ya mas", goda kiyana dan kiyana pun terkekeh.
joe memandangi wajah istrinya yang sedang terkekeh, karena akan membuat lesung pipinya terlihat jelas dan dy akan terlihat sangat cantik.
"tante tadi katanya mau pulang sebentar mengantar pakaian nya yang kotor dan skalian mau bawa baju ganti buat tante.. kiyana mandi dulu ya mas", ucap kiyana lagi.
kiyana beranjak pergi ke kamar mandi. badan nya sudah lengket sejak tadi pagi dy tidak mandi
dy tidak bisa mandi kalo bajunya tidak ganti yang baru dan joe sangat tau kebiasaan kiyana itu sejak dulu.
setelah kiyana selesai mandi, kiyana duduk di sofa di samping joe yang sedang bermain game. lalu dy memeluk suaminya dari samping. joe pun menghentikan main game nya.
"kamu uda makan mas?", tanya kiyana masih memeluk joe.
"belum, kita makan sama-sama ya.. kamu kan tau mas gak bisa makan kalo gak sama kamu", ucap joe.
"kiyana kangen kamu mas..", ucap kiyana manja yang masih memeluk suaminya dari samping .
joe menoleh ke arah kiyana, bibir nya tersenyum senang mendengar ucapan istrinya barusan. dy membelokkan duduknya ke arah kiyana lalu mengangkat satu kakinya ke atas sofa. kini mereka duduk saling berhadapan...
kiyana menatap mata coklat suaminya.
"mas juga kangeeen banget sama kamu", ucap joe yang sedang memegang kedua pipi kiyana.
joe mencium mesra bibir kiyana, dan kiyana membalas ciuman suaminya itu. mereka saling melumat....
setelah mereka puas berciuman, mereka pun berpelukan.. melepas rindu.
bersambung...
**Hay guys, jangan lupa klik tanda love lalu beri koment nya ya dan satu lagi berikan vote bintang 5 untuk saya...
memberikan smua yang saya bilang tadi gratis kok.. gak bayar... cuma tinggal main-main sama jari aja...
aku cinta kalian guys..
terimakasih masih setia mengikuti kisah ini...
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤**
__ADS_1