
Dirumah Kiyana
hari mulai malam.
Kiyana sedang duduk di teras belakang rumahnya.
entah kenapa beberapa hari ini perasaan nya tidak enak, dy lebih banyak diam dan menyendiri.
joe baru pulang dari kantor, dy mencari-cari keberadaan istri tercinta nya.
dy pergi ke kamar namun tidak menemui istri nya, padahal biasanya kalo suara mobil nya sudah memasuki halaman rumah, kiyana akan menyambut nya di depan pintu.
"bi.. kiyana dimana bi?", tanya joe celingak celinguk.
"non kiyana lagi duduk di teras belakang rumah tuan", jawab bibi sambil mencuci piring.
joe pun bergegas menuju teras belakang rumah..
dan benar kata bibi, dy melihat kiyana sedang duduk termenung sendirian.
joe yang sejak kemarin memperhatikan perubahan sikap kiyana pun merasa heran.
joe langsung mendatangi kiyana yang sedang duduk, matanya menatap ke depan tapi tatapan matanya terlihat kosong..
joe duduk di samping nya, tapi kiyana tidak menyadari kehadiran joe.
"ki..", panggil joe pelan.
kiyana tidak mendengar suaminya sedang memanggil nya.
"kiyana...", panggil joe menaikkan satu tingkat suaranya.
kiyana tersentak dari lamunan nya.
"eh iya kk, ada apa kk?", tanya kiyana kaget.
"kamu kenapa?? berapa hari ini kk perhatikan kamu selalu murung dan menyendiri?", tanya joe penasaran.
kiyana tau dy tidak akan bisa menyembunyikan apapun kepada suaminya itu dan dy pun menceritakan kegelisahan hatinya kepada suaminya.
"kiyana juga gak tau kiyana kenapa kk, beberapa hari ini hati kiyana sangat tidak tenang.. setiap malam gelisah.. perasaan kiyana gak enak kk", ucap kiyana yang menatap lurus ke depan wajah nya sendu.
"mungkin kamu kangen sama suami kamu, yang beberapa hari ini selalu sibuk terus di kantor.. pergi pagi pulang larut malam.. jadi kamu kangen padanya, dan kamu takut kalo suami kamu melirik wanita lain di luar sana..", ucap joe menggoda kiyana.
kiyana yang mendengar ucapan joe pun langsung menoleh ke arah joe. dan ternyata sejak tadi joe sedang memandangi nya sambil tersenyum.
"kakakk....", ucap kiyana sambil mencubit lengan suaminya yang sedang bercanda dengannya, dy tau suaminya sedang menghibur nya..
mereka pun tertawa bercanda ria..
"kk uda makan?? kita makan yuk, kiyana udah laper.. kk lama banget pulang nya", ucap kiyana sambil beranjak dari kursi.
"kamu belum makan ki? " tanya joe.
"kiyana udah makan tadi, tapi cuma sedikit.. kiyana gak selera makan kk, kiyana pengen disuapin sama kk", ucap kiyana menarik tangan joe.
joe pun bangkit dari kursinya dan tersenyum. mereka pun berjalan menuju meja makan.
"bi, bantuin kiyana menyiapkan makanan ya..", ucap kiyana kepada bibi.
"iya non", ucap bibi.
sementara joe sudah duduk di kursi makan.
kiyana menyiapkan makanan di meja makan dengan di bantu bibi.
mereka pun makan bersama.
kiyana makan di suapin oleh joe.
"hmmm enakk.. emang bener kata orang, kalo makan dari tangan suami itu memang lebih nikmat", ucap kiyana sambil mengedip kan mata nya sebelah kanan. dy sedang merayu suaminya.
joe hanya tertawa mendengar ucapan kiyana.
begitu pun bibi, bibi pun tersenyum mendengar nya.
ting tong (bel berbunyi).
bibi bergegas pergi untuk membuka pintu.
mereka mendengar bel berbunyi namun tidak menghiraukan nya, dan mereka melanjutkan makan mereka. sesekali joe menjahili kiyana dengan melecehkan sendok yang akan masuk ke mulut kiyana tapi tidak jadi.
dan kiyana pun gemas di jahilin oleh suaminya itu.
tidak lama kemudian bibi datang menghampiri kiyana dan joe yang sedang makan.
"non, ada tamu yang nyariin non..", ucap bibi.
"siapa bi?", tanya kiyana penasaran lalu menoleh ke arah joe, joe hanya menaikkan kedua bahunya saja yang artinya tidak tahu siapa yang datang.
"kata nya sih mamanya Dio", ucap bibi.
deg..
dalam sekejap jantung kiyana berdebar kencang..
kiyana kembali melihat ke arah suaminya. joe lalu menggenggam tangan kiyana dan menuntnya ke ruang tamu.
__ADS_1
tubuh kiyana lemas seketika, dy hanya menurut saja di tuntun oleh joe ke ruang tamu..
banyak pertanyaan melintas di pikiran nya..
perasaan nya berkecamuk..
hatinya merasa sangat gelisah..
di ruang tamu ,
mama kiyana, kk revan dan vika sudah sejak tadi menjamu mama Dio dan om hendra karena sejak tadi mereka disana sedang mengobrol ria.
kiyana dan joe pun tiba.
mama Dio bangkit dari duduknya.
lalu mendatangi kiyana..
"kiyana.. tolong tante kiyana...", ucap mama Dio sambil menangis dan mengatup kan kedua tangannya. memohon dengan wajah memelas.
semua orang di situ pun bingung kecuali om hendra, karena mama Dio tiba-tiba meminta tolong sambil menangis..
"ad ada apa tante?", tanya kiyana sambil melepaskan kedua tangan mama Dio yang sedang memohon.
lalu kiyana mempersilahkan mama Dio duduk.
"tante duduk dulu ya...", ucap kiyana menuntun mama Dio ke sofa dan mereka pun duduk.
mama Dio menceritakan tentang keadaan Dio yang sudah beberapa hari koma, dan hari ini Dio mengigau menyebut nama kiyana.
dokter menyarankan agar kiyana bisa datang menjenguk Dio karena mungkin saja dengan hadira kiyana, Dio akan sadar dari komanya.
mama Dio memohon kepada kiyana dengan wajah memelas. air matanya mengalir deras di pipinya.
"ki.. tante mohon, temui Dio sekali saja... tante gak bisa hidup tanpa Dio, kamu tau kan bagaimana keadaan keluarga tante.. papa Dio sudah meninggal, dan saat tante koma Dio malah kesepian mengurus tante. sekarang tante sudah sadar, malah Dio yang koma.. apa yang harus tante lakukan lagi, cuma ini pilihan terakhir tante", ucap mama Dio sambil menangis.
kiyana tidak sadar, bahwa sejak tadi air mata kiyana sudah jatuh ketika mama Dio menceritakan tentang kecelakaan Dio.
hati nya sakit teramat sangat dan ingin rasanya dy berlari menemui dio, namun di sisi lain hatinya menolak karena dio adalah orang yang telah menghancurkan hidupnya.
joe menghapus air mata kiyana dengan lembut..
kiyana menatap mata suaminya itu..
akhirnya dy sadar bahwa sejak tadi air matanya mengalir..
mama, kk revan, vika sejak tadi hanya terdiam mendengar cerita tentang Dio.. mereka juga merasakan duka untuk Dio, namun mereka juga ingat saat kiyana terpuruk karena Dio..
"kak...", kiyana hendak mengucapkan sesuatu namun terhenti..
ada rasa bersalah muncul di hatinya, rasa bersalah kepada suaminya jika dy pergi menemui Dio...
dy tau kehidupan keluarga Dio, di mata kiyana mereka adalah keluarga yang kesepian..
bagaimana tidak, ketika mama Dio koma,
Dio merasa kesepian hidup sendiri..
dan saat ini Dio yang mengalami koma, dan mama Dio yang mengalami kesepian..
joe tersenyum lembut menatap kiyana..
lalu membelai rambut kiyana, dan merapikannya..
"kita jenguk Dio ya...", ucap joe lembut sambil membelai rambut kiyana.
kiyana pun mengangguk dengan bibir tersenyum..
kiyana , joe, mama Dio dan om hendra pun pergi kerumah sakit..
setelah mereka pergi.
"kasihan kiyana, hidupnya penuh dengan cobaan", ucap vika yang sejak tadi sudah menahan air matanya. kini air matanya mengalir deras, dy sangat menyayangi sahabat sekaligus adik ipar nya itu.
"iya.. apa salah kiyana sampai dy harus menerima begitu banyak cobaan", ucap mama ikut menangis.
"mungkin cobaan ini akan membawanya menuju hidup yang bahagia, kita hanya bisa berdoa agar dy kuat dalam menjalani cobaan yang di alaminya", ucap revan dengan wajah sedih.
dy sangat menyayangi adik semata wayang nya itu.. apapun yang kiyana minta selalu dy turuti walaupun awalnya dy mengeluarkan omelan kecil di mulut nya, tapi kiyana tau kalo kakaknya itu sangat menyayangi nya..
Dirumah sakit
mereka masuk ke ruang rawat inap dimana Dio berada.
tante Dio yang menyadari kedatangan mereka pun sontak beranjak dari kursi di samping ranjang Dio. bibir nya tersenyum, dy senang bahwa kiyana mau datang menjenguk keponakannya.
kiyana melihat tubuh Dio terbaring di ranjang dengan kepala yang di balut perban, di hidung nya di pasang selang oksigen.
dan ada sedikit luka lecet di wajah dan lengannya karena terkena pecahan kaca mobil.
"kiyana...kiyana", Dio terus mengigau.
deg
jantung kiyana berdebar kencang saat Dio memanggil namanya.
kiyana memegang erat lengan suaminya dan menatap mata suaminya.
__ADS_1
joe pun menatap mata kiyana, dy mengerti tatapan mata kiyana. yang artinya kiyana meminta ijin suami nya untuk berada di dekat Dio. joe pun menganggukkan kepalanya tanda setuju.
sebenarnya hati joe sangat sakit, ya hatinya sakit melihat kiyana menangisi dio, melihat kiyana mengkhawatirkan dio, melihat kiyana di dekat Dio.
namun dy tidak mau menjadi orang egois , karena dy tau di hati kiyana masih ada nama Dio.
kiyana duduk di samping ranjang Dio.
air matanya mengalir di pipinya.
"Dio..", panggil kiyana pelan
"Dio bangun Dio, ini kiyana Dio..", ucap kiyana lirih.
mereka semua yang berada di ruangan pun menunggu keadaan Dio, namun tidak ada perubahan. Dio terus memanggil nama kiyana..
dengan ragu kiyana memegang tangan Dio..
dy membelai rambut Dio lembut..
"Dio..", panggil kiyana lagi.
namun tetap tidak ada perubahan .
beberapa kali kiyana mencoba, hingga waktu menunjukkan pukul 01.00 dini hari.
joe menyuruh mama Dio untuk beristirahat.
"tante istirahat aja dulu, biar Dio saya yang jaga", ucap joe.
mama Dio mengangguk, dy duduk di sofa dan tidak lama kemudian tertidur.
"kalo gitu om sama tante pamit pulang dulu ya.. besok pagi kami kembali lagi", ucap om hendra. karena sofa di ruangan itu cuma satu dan tidak cukup panjang, jadi mereka akan beristirahat dirumah saja.
"iya om", jawab joe sopan.
sementara kiyana masih terus memanggil-manggil Dio.
joe menarik kursi dan meletakkan nya di samping kiyana.
joe membelai rambut istrinya itu..
kiyana menoleh ke arah joe.
"kak... maafin kiyana ya kk", ucap kiyana memeluk suaminya, ada rasa bersalah yang begitu besar di hatinya.
karena sejak tadi mereka belum mengobrol masalah Dio.. kiyana hanya langsung memutuskan keputusannya untuk menjenguk Dio.
"maafin kiyana kk, kiyana jahat sama kk, kiyana uda nyakiti hati kk.." ucap kiyana, air matanya kembali mengalir.
lalu joe melepaskan pelukan kiyana.
dan memandang wajah cantik istrinya lalu tersenyum.
"buat apa kamu minta maaf, kamu kan gak salah.. ", ucap joe lembut.
"tapi kk, kiyana uda nyakiti hati kk.. kiyana kiyana...", kiyana tidak sanggup mengungkapkan kata-katanya lagi.. air matanya terus mengalir.
joe langsung memeluknya..
"kiyana.. kamu istirahat ya ki... ini uda larut malam, biar kk yang jagain Dio", ucap joe lembut sambil membelai rambut kiyana dengan penuh cinta.
kiyana pun mengangguk.
dy beranjak bangkit dari kursi dengan di tuntun oleh joe berjalan menuju sofa di mana mama Dio sedang tidur sambil duduk di ujung sofa sudut ruangan..
kiyana pun duduk di ujung sofa satunya.
dy merebahkan tubuhnya menjadi sedikit miring.
dan ketika dy akan memejamkan matanya, joe menyelimuti tubuh nya lalu mencium kening nya lembut.
kiyana membuka matanya lagi, dan melihat wajah suaminya di hadapannya yang sedang tersenyum kepadanya.
kiyana menarik tubuh joe mendekat padanya..
dan mengecup bibir joe lalu dy tersenyum.
joe pun menyunggingkan bibir nya lebar..
dan membelai rambut kiyana.
"good nite, have a nice dream", ucap joe.
kiyana hanya mengangguk dengan bibir yang masih tersenyum.
betapa bahagianya dy memiliki suami yang penyabar, dan mengerti akan keadaannya..
joe pun kembali duduk di dekat ranjang dio.
kiyana memejamkan matanya, dan tidak lama kemudian dy sudah tertelap.
dy terlalu lelah menangis sehingga dy menjadi sangat mengantuk.. matanya terasa berat..
Bersambung..
__ADS_1
hay guys...
jangan lupa y