Cinta Pertama Terluka

Cinta Pertama Terluka
Kebenaran Yang Menyakitkan


__ADS_3

Malam terasa sangat panjang untuk Dodi karena harus menahan hasratnya. Dodi harus menjaga Ayu karena Ayu perempuan baik baik.


Ayu sendiri juga sulit tertidur. Ayu was was dengan apa yang selanjutnya dilakukan Dodi. Sejujurnya Ayu juga menahan keinginan untuk melakukan lebih. Ayu manusia biasa yang bisa tergoda. Apalagi dengan lelaki yang dia cintai.


Namun Dodi memegang janjinya untuk tidak merenggut apa yang Ayu jaga.


2 hari berlalu dengan cepat, dilalui dengan canda tawa dan percakapan dari hati ke hati. waktu yang cukup untuk saling mengenal. Selama itu Dodi mematikan ponselnya agar tunangannya tidak menghubungi.


"Adek, terimakasih untuk 2 hari yang indah. Kakak berharap bisa lebih banyak lagi waktu yang kita habiskan berdua. Semoga adek gak bosen dengan kakak." Dodi mengusap rambut pendek Ayu.


"I love you kakak, jangan kecewakan aku."


Dodi mengantar Ayu ke Asrama, kemudian pamit dengan kecupan di kening Ayu.


Hari berlalu seperti biasanya. Dengan kegiatan sehari hari yang hampir sama.


Tak terasa hubungan Ayu dan Dodi berjalan 2 bulan. Rahasia besar Dodi yang pasti akan menyakitkan Ayu masih tersimpan rapi.


Dodi masih menjaga agar tidak terlalu jauh bertindak dengan Ayu, sedangkan setiap pesiar sesekali meninggalkan kota untuk menemui tunangannya menyalurkan hasrat.


"Mas, aku tadi baca ada pesan dari sesorang di hp nya mas. namanya Purnomo, tapi kok bilang kangen kangen sama mas. Siapa dia?"


degg... Jantung Dodi rasanya mau copot mendengar kata kata Fatma.


"Biasa, anak anak suka godain. udah, gak usah dipikirin sayang." Dodi mencium binir Fatma agar tidak berkata kata lagi.


Ciuman makin dalam dan berakhir di ranjang untuk kesekian kalinya.

__ADS_1


Sore hari, Dodi bersiap berangkat kembali ke asrama dengan sedikit drama dari Fatma yang menangis tidak mau ditinggal. Dengan sejuta rayuan, akhirnya Dodi berhasil berangkat dan Fatma menghentikan tangisannya.


Sementara Ayu di Asrama hanya menebak nebak ketika kekasihnya kehilangan kontak selama 2 hari. pesannya tidak dibalas dan telpon nya tidak diangkat. namun ponselnya aktif.


Ayu gelisah memegang ponselnya, kemudian bergetar ada pesan masuk.


-Ayy, turun sebentar, aku di asramamu. ada yang mau kusampaikan. ~Yayan


-Okay ~Ayu


Ayu menuruni tangga dan melihat dimana Yayan, Yayan duduk di bawah pohon mangga.


"Sudah tidur tadi Ayy?"


"Tumben banget nyariin Yan, kayaknya lama banget aku didiemin. Sampe gak mau ngajari aku, nilaiku jeblok. Tega kamu Yan." Ayu terus mengoceh


Yayan mengulurkan tangannya dan memeluk Ayu sambil mengecup puncak kepalanya. Ayu menangis dalam pelukan Yayan.


"Bagus ya, kalo kakak gak ada, adek punya mainan lain. Pantesan ditelpon gak jawab."


Jantung Ayu serasa mau copot ketauan Dodi sedang berpelukan dengan Yayan.


Yayan melepas pelukan, sesaat kemudian memukul Dodi mengenai pipi kanan nya.


"Kamu sudah bohongin Ayu, kamu gak pantes dapetin Ayu. Aku tau kamu punya tunangan di kota asalmu." kemudian menoleh ke Ayu, "Ayy, aku kesini mau bilang ini. pacarmu punya tunangan di kota asalnya. jangan pernah percaya sama dia."


"Adek, percaya sama kakak! kakak sayang sama adek. Kakak sedang berusaha untuk meminta restu kepada orang tua kakak. kakak maunya sama Adek. bukan yang lain." Dodi melangkah mendekati Ayu. Ayu mundur menjauh.

__ADS_1


"Kak, semuanya terlalu tiba tiba. aku belum tau percaya siapa. tolong jangan dekati aku dulu. aku mau mencari informasi dulu."


Ayu berlari ke lobby asrama diikuti Yayan. Yayan menahan tangan Ayu.


"Ayu, berhenti!"


"Kamu tau darimana Yan? kenapa baru ngomong?"


"Kamu tau sahabat Dodi. aku lupa namanya. dia yang kasih tau aku. katanya suruh nyelametin kamu. biar gak dirusak sama Dodi."


flash back on


sore hari, Yayan bermain sepak bola di lapangan sekolah bersama teman temannya. selesai bermain bola, Yayan membersihkan diri di toilet sekolah, kemudian Abdul, teman Dodi mendekati Yayan.


"Hei, kamu dekat sama Ayu anak Farmasi kelas 3?"


"Iya betul. kenapa bang?"


"kenalin dulu, aku abdul. temen Dodi. Langsunga aja, jadi gini, Dodi sebenernya udah punya tunangan di kota P. Tolong bilangin Ayu untuk meninggalkan Dodi. Aku takut Ayu dirusak sama Dodi."


"Makasih banget infonya bang. Iya, aku sampein ke Ayu malem.ini juga."


flash back off


"Kamu tenagin diri dulu Ayy, kalo butuh apa apa hububgi aku. Aku di kos Rian deket sini. ini fotonya tunangan Dodi. Foto ini juga dari temennya Dodi."


"Iya Yan, aku makasih banget kamu mau perduli sama aku. aku naik dulu ke Asrama. See you."

__ADS_1


"See you Ayy."


"aku akan selelau perduli sama kamu. because I love you." gumam Yayan sepelan mungkin agar Ayu tidak mendengar.


__ADS_2