Cinta Pertama Terluka

Cinta Pertama Terluka
Ijin Pesiar 2 Hari


__ADS_3

Hari hari terlewati, hari Jumat yang dinanti datang kembali. Hari ini anak anak asrama putri diberikan ijin pulang ke rumah sekama 2 hari sebelum ujian akhir semester.


Seperti biasa, Ayahnya tak mengijinkan Ayu pulang sendiri karena khawatir. Biasanya saat liburan sekolah, Ayu pulang ke kampung halaman dengan dijemput orang tuanya.


Ayu tidak berharap bisa pulang ke rumah, karena keterbatasan orangtuanya untuk menjemput.


Weekend ini Asrama sepi, hanya ada beberapa anak saja yang tinggal karena rumah yang jauh.


Pukul 18.00, Ayu mendapat panggilan telpon dari Dodi, mengajaknya keluar. Ayu mengiyakan kemudian ijin kepada piket jaga untuk keluar asrama.


Dalam ijinnya, Ayu keluar asrama hanya sampai jam 21.00 hari itu.


Di samping Asrama yang remang remang berdiri sesosok laki laki tinggi besar. Iya, Dodi sudah menunggunya membawa tas ransel.


Ayu berlari menghampiri kekasihnya. Kemudian Dodi menangkapnya dengan pelukan.


Dodi menggandeng tangan Ayu sepanjang jalan menuju pintu keluar kompleks pendidikan tersebut.


Di luar, Dodi memesan Taxy, betapa terkejutnya Ayu ketika Dodi menyebutkan tujuannya.


"Hotel Love"

__ADS_1


Ayu terdiam tidak mengerti maksud Dodi menuju Hotel. Ayu tidak bisa protes karena dia tau, di Hotel tersebut ada caffe n resto serta tempat main lain seperti billiard, karaoke dan lain lain.


-sesampainya di hotel-


Dodi menuju resepsionis dan nemesan kara hotel. Dodi memilih kamar di lantai 16, dimana seluruh pemandangan kota bisa terlihat.


Ayu kembali tercengang. Kali ini Ayu meberanikan diri bertanya.


"Kak, ngapain pesen kamar hotel. Aku kira kita ke caffenya..."


Dodi terdiam tanpa menjawab.


Ayu berusaha mempercayai Dodi, bahwa Dodu tidak akan melakukan suatu hal seperti yang Ayu bayangkan.


Dodi mengeluarkan kunci hotel dan memasuki kamar bersama Ayu. Ayy gemetar menebak nebak apa yang ada di fikiran Dodi.


Setelah kamar hotel ditutup, Dodi mulai menjelaskan.


"Kakak cuma pengen menghabiskan waktu pesiar kakak selama 2 hari hanya sama adek. Tenang saja, kakak tidak adak menyentuh Adek seperti yang adej bayangkan."


Ayu "..."

__ADS_1


"Kecuali kalau adek mau, hahaha"


Ayu "….........."


Tiba tiba Ayu ingat, ijin nya hanya sampai jam 9 malam, kemudian Ayu segera meraih ponsel dan menelpon piket jaga bahwa dia pulang kampung bareng sama teman ayahnya.


Piket jaga mengijinkan.


Di dalam ruangan terasa canggung. Dodi mengalihkan kecanggungannya dengan bermain ponselnya di sofa. Ayu merasa canggung dan berdiri di dekat jendela kaca, memperhatikan pemandangan malan hari itu.


Bintang dan Bulan tak terlihat, benar saja, tidak lama kemudian hujan turun.


Ayu merasa ada yang memeluknya dari belakang, menghangatkan bagian belakang tubuhnya. Ayu menoleh dan melihat Dodi tersenyum di belakangnya. kemudian Ayu berkata dengan lirih,


"Aku manusia biasa, aku akan tergoda ketika kakak menggoda. Tolong bantu aku menjaga harga diriku. Sesungguhnya dengan seperti ini kakak Sudah menggodaku."


Dodi melepaskan pelukannya dan mencium kening Ayu.


"kakak tidak akan memakan adek sekarang ataupun besik, tidak selama kita bekum menikah. kakak cuma ingin menghabiskan waktu bersama adek 2 hari ini. Kakak rasa tidak ada tempat yang tepat kecuali di hotel."


Dodi menjelaskan dengan lembut. Ayu tersenyum mendengar kata kata Dodi.

__ADS_1


Ponsel Dodi bergetar, terlihat huruf F di layarnya. Ayu sama sekali tudak curiga pada telpon masuk tersebut. Berbeda dengan Ayu yang tenang, Dodi gelisah seketika saat melihat huruf F memanggil di ponselnya. Dia adalah Fatma.


"Sebentar kakak angkat telpon dulu, adek bobok dulu aja" Dodi berjalan keluar kamar menuju caffe.


__ADS_2