Cinta Pertama Terluka

Cinta Pertama Terluka
Inikah Cinta...?


__ADS_3

Pagi ini Ayu berangkat sekolah dengan semangat. Terlihat ada kebahagiaan dan harapan yang dipancarkan dari kedua matanya. Kebetulan hari itu Ayu berjalan sendiri menyusuri lorong sekolah sambil membaca buku. Tiba tiba brakkk, Ayu jatuh menabrak seorang laki laki. Spontan Ayu berkata, "maaf saya gak lihat jalan." kata Ayu tanpa memandang siapa yang ditabraknya.


Laki laki itu berkata, "gak apa dek, adek yang terpental jatuh kok. adek gak papa?", sambil mengulurkan tangan membantu Ayu bangkit.


Ayu kaget setengah mati begitu orang yang ditabraknya adalah lelaki yang membuatnya penasaran.


"Kenalkan, nama sy Dodi Dek, adek siapa namanya?" sambil tersenyum dengan manisnya.


"Aku Ayu kak, kakak kok gak menghindar liat aq jalan gak pake mata?" tanya ayu dengan polosnya.


"Hahaha, sengaja biar bisa ngobrol. Saya sering perhatiin adek, adek aja yang gak peka."


Sengaja Dodi tidak melepaskan tangan ayu dan menatap mata Ayu, Ayu pun tertunduk malu. Kemudian Ayu menarik tangannya sambil berkata, "Kakak pinter gombalnya, makasih dibantu berdiri, aku masuk kelas dulu, bye."


Ayu berjalan menjauhi Dodi dan masuk kedalam kelasnya.

__ADS_1


Dodi adalah siswa pendidikan Bintara kesehatan Angkatan laut. kebetulan sekolah Ayu jadi satu dengan siswa siswa militer yang sedang menuntut ilmu di bidang kesehatan.


Di kelas, dia disambut oleh Yayan, "Ayy, mukamu merah kenapa? kamu sakit ya?"


"ehmm, gak apa apa kok. Yan, aku duduk dekat jendela ya."


"Oke, tapi aku duduk sebelahmu ya. Nanti ada kuis mata pelajaran Kimia Anorganik, kamu bisa nyontek punyaku."


Ayu terdiam tak menjawab, dalam hatinya Ayu berharap bisa ketemu lagi dengan Dodi, banyak yang belum ditanyakan oleh Ayu, termasuk nomer HP.


Beberapa saat kemudian, hp Ayu berdering, dalam hati ayu berkata, " nomer tak dikenal, siapa ya? aku angkat gak ya, angkat aja deh"


"Halo, selamat sore!"


"Sore Ayu, coba lihat ke belakang sekarang."

__ADS_1


Ayu menoleh ke belakang dan betapa kagetnya, ternyata Dodi ada di belakangnya sampai tanpa sadar menjatuhkan hp yang dipegangnya.


"Kakak sejak kapan dibelakangku, kakak tau nomerku darimana, kakak kok bisa tau aku disini" tanya Ayu penasaran.


Dodi mendekat mengambilkan HP Ayu sambil berkata, "dijawab mulai mana dulu nih? sejak kapan di belakang Adek, sejak Adek keluar kelas, sebenernya kakak udah nunggu di depan kelas Adek, tapi Adek gak fokus, jalan sambil tolah toleh, kakak dapet nomer adek dari Niluh, temen kakak ada yang lagi dekat sama Niluh. Ini Hp nya, jangan dibuang buang, nanti kakak gak bisa hubungi Adek"


"Terima kasih kak. Niluh? Bukannya Niluh,,, ah sudahlah."


"Ayo sambil jalan dek. Niluh memang udah punya pacar, temenku juga tau, tapi kan sebelum janur kuning melengkung masih mungkin bisa dapetin kan?"


Dodi berjalan di sebelah Ayu dan menggandeng tangan Ayu. Entah kenapa Ayu tidak bisa menarik tangannya dari gandengan Dodi. Jantungnya berdebar debar, salah tingkah, dan Muka nya memerah.


"Adek, sebenernya kakak udah dari pertama masuk sini kakak selalu perhatiin adek. Adek itu lucu, baik, beda dari kebanyakan cewek. dan kakak juga tau adek diem diem suka nyari kakak. Adek curi curi pandang sama kakak. Mungkin kakak jatuh cinta pandangan pertama sama Adek."


Deg,, jantung Ayu semakin berdetak kencang. Ayu terdiam tidak menjawab apapun. dalam hatinya dia senang karena orang yang membuatnya penasaran ternyata menaruh hati kepadanya. disisi lain, dia tidak percaya karena menurut Ayu, mereka baru saja bertemu. Ayu tidak bisa mendeskripsikan bagaimana perasaannya saat itu.

__ADS_1


Seharusnya banyak yang Ayu harus tanyakan, namum mulut Ayu serasa terkunci, tak mampu mengucapkan apapun. Apakah benar ini yang dinamakan jatuh cinta?


__ADS_2