Cinta Pertama Yang Tak Tergapai

Cinta Pertama Yang Tak Tergapai
cangkang


__ADS_3

_KANTOR_


~ruang rapat~


"KV* yang ini bagus kok cocok sama brand nya"


ucap seorang wanita teman sekantor karya


note\=KV: key visual, desain yang di gunakan dalam agengsi marketing sebagai panduan atau


referensi visual untuk kampanye iklan


"lebih bagus juga warnanya di banding design yang sebelum nya ya kan?"


ucap seorang laki laki teman sekantor karya


"kay, nanti kamu sama mba dian temenin saya meeting sama klien jam 11, ya"


ucap laki laki itu


"oke, mas"


ucap karya sambil berjalan ke luar ruangan


"kay, klien kemarin langsung suka hasil editan kamu, good job!"


ucap laki laki itu sambil berjalan di sebelah karya


"alhamdulilah makasih ya, mas"


ucap karya sambil berjalan


"keep up the good work, ya!"


ucap laki laki itu sambil berbelok ke ruangan nya


"i, iya mas adrian"


ucap karya sambil menganggukan kepala


"EH?"


ucap karya yang melihat minuman dan roti di meja kerja nya sambil tengak tengok


'to kay'


'have a nice day:)'


yang tertulis di kertas kecil yang di taru bersama dengan minuman dan roti itu


"ri, kamu dapet ini juga?"


ucap karya kepada teman wanita yang duduk di sebelah nya


"nggak, euy!"


ucap perempuan itu sambil mendekat ke karya


"ciee, punya secret admirer yaa~"


ucap wanita itu sambil membaca tulisan di kertas kecil yang di pegang karya


"apaan sih, ri"


ucap karya dengan wajah malu


"Btw kay, kamu udah denger gosip ben putus sama cewek nya?"


ucap ria


"He?..kamu denger dari mana?"


ucap karya dengan wajah kaget


"itu si eka...dia kan follow istagram cewek nya ben, nah..dia ngespost..i'm trusted you:(..,berarti mereka lagi berantem, kan? atau malah udah putus?"


ucap ria


"jangan jangan si ben teh selingkuh!"


ucap ria yang berbisik kepada karya


"udah ah, kay balik kerja lagi!"


"tadi sih kamu nanya nanya kan saya jadi ngegosip!"


ucap riri sambil balik ke meja nya


"...ma, maaf"


ucap karya sambil meminum susu coklat dengan wajah gugup


("nyesel nanggepin, sebenarnya siapa yang mulai sih?:|


tapi...kalau kata ria itu bener, berarti kemaren itu...")


ucap karya dalam hati dengan perasaan bersalah


(" beneran karena aku!")


ucap karya dengan wajah gelisah dan sedih


"kay ini revisian titipan dari mas adrian"


"terus tadi kata mba dian, klien nya udah dateng"


ucap ben yang mengeluarkan aura negatif sambil memberikan revisi dan berjalan menjauh


"ooh..oke, thank you kak.."


ucap karya dengan wajah takut dan kaget


"kak!"


ucap karya memanggil ben yang sudah berjalan menjauh dari karya


"ini untuk kakak aja"


ucap karya sambil memberikan roti stroberry


dan ben menerima nya dengan terseyum


..


...`di waktu yang sama`...


~restoran adyan~


"pih kemaren aku coba hubungin arka lagi, tapi dia nggak mau jawab telepon aku"


ucap sheila yang sedang ada di restoran adyan dengan suami nya


"biar aku yang coba besok ya"


ucap suami sheila sambil meminum kopi


"mungkin arka udah move on"


ucap adyan yang tiba tiba menyaut sambil menghidangkan makanan di meja sheila dan suami nya

__ADS_1


"adyan!"


teriak sheila


greek


suara adyan menarik kursi


"nah, kay-nya sendiri gimana?"


"lo udah pernah nanya ke dia?"


ucap adyan sambil duduk di sebelah suami sheila


"...belum sih"


"jujur gue agak bingung kalau nanya tentang arka atau tetang perasaan nya sekarang,"


ucap sheila


"kay pasti akan jawab 'gak apa apa' yang menurut gue itu ada apa apa, dulu..gue dan joy harus mojokin kay untuk tanya tetang kejadian saat arka nembak dia"


ucap sheila


"...dan bagaimana perasaan nya sendiri"


ucap sheila


2004 FESTIVAL SEKOLAH


"kay, kita kemaren lihat lo sama arka.."


ucap sheila yang sedang berada di sudut kelas dengan karya dan joya


"ma, maaf ya shei...aku.."


ucap karya sambil menunduk


"apa lo juga suka sama arka?"


ucap sheila


karya hanya diam dengan wajah memerah dan mata yang berkaca kaca saat itu


"kenapa lo gak bilang ke gue kay?"


"gue sahabat lo kan?"


ucap sheila sambil memeluk karya


2016


~restoran adyan~


"sheila bagaimana kalau kay teryata lagi berusaha untuk move on dari arka?"


ucap adyan


"EH?"


ucap sheila yang bingung dengan perkataan adyan


"hmm.. menurut gue sekeras apapun lo dan joy berusaha, semuah tetap tergantung sama kemauan kay, hanya kay yang punya kunci dari masalah nya..."


ucap adyan


"kay harus bisa keluar dari cangkanya sendiri"


ucap adyan


`KANTOR`


ucap mbak dian senior karya di kantor


"ada apaan sih?"


ucap teman sekantor karya yang melihat teman yang lain berlari ke keluar gedung


"gawat, mas!"


"ada yang berantem di deket kantin, mas!"


teriak laki laki itu sambil berlari


"EH?! beneran?"


ucap mba dian


...


"itu mah orang pacaran berantem"


ucap seseorang


"kirain berantem beneran, nggak seru ah!"


ucap pembuat onar


"itu ben?"


ucap seseorang


"itu cewek nya kesini ngapain"


ucap biang gosip


"lah, gosip nya udah putus bukan?"


ucap tukang gibah


"tapi emang katanya cewek nya itu posesif parah gitu deh"


ucap lambe turah


"kemaren kan udah aku jelasin, cit"


"kamu juga yang kemaren bilang gak suka comet wars, mangkanya aku nonton sama satria dan temen kantor"


ucap ben kepada cita


"oh, cewek itu anak kantor ini juga?"


ucap cinta dengan nada marah


"iya, tapi yang kayak aku bilang kemaren kita cuma temen"


ucap ben


"OH, YA?"


ucap cita dengan suara keras


"tetep aja dia cewek, ben?"


"dan kamu juga gak bilang dulu ke aku!"


ucap cita


"dia tahu kan kalau kamu udah punya pacar?

__ADS_1


tapi kenapa dia tetep ikut?"


ucap cita dengan wajah marah dan suara keras


karya yang mendengan dari kejahuan merasa bersalah dengan apa yang terjadi terhadap hubungan ben dan cita


tap..


suara langkah kaki karya yang berjalan ke arah ben dan cita yang sedang bertengkar


"maaf, kak...."


"kalau aku ikut campur"


ucap karya kepada cita dan ben


"ini memang salah ku, harusnya kemaren aku gak terima ajakan kak ben dan seharus nya aku ngingetin kak ben untuk bilang ke kak cita dulu"


ucap karya kepada ben dan cita dengan perasaan bersalah


"aku mengerti kok perasaan kakak, tapi yang pasti ini bukan salah kak ben, harusnya aku yang tau diri"


"kak ben hanya terlalu baik, dia ngeliat aku sendirian di apartemen...mangkanya dia ngajak aku untuk ikut"


ucap karya


"tapi kak cita gak perlu khawatir..."


"karenah aku udah punya tunangan.."


ucap karya dengan terseyum


"Eehh?!K,"


"kay udah punya tunangan?"


teriak temen kantor karya yang kaget mendengar ucapan karya


"eh?"


ucap ben


"tunangan ?"


"kalau lo udah punya tunangan ke_"


ucapan kak cita yang belum selesai


"cit, udah cukup ya.."


ucap ben sambil memegang tangan cita


"kita bicarain di tempat lain aja, kamu mau bicara di mana pun dan sampai jam berapa pun...aku temenin"


ucap ben sambil mengajak cinta untuk pergi


"sekali lagi maaf, ya kak"


ucap karya sambil menunduk


....


~restoran adyan~


"kenapa lo baru sekarang ribut mau ketemuin arka?


kenapa gak dari dulu? udah lebih dari 10 tahun loh!"


ucap adyan


"sebenernya ...gue dulu sependapat sama joy untuk gak ketemuin kay dan arka"


ucap sheila


"loh, kenapa?"


ucap adyan


"waktu itu beberapa setelah pensi gue, gue nyaperin arka pas pulang sekolah"


ucap sheila


2004


"sini, surat cinta yang kemaren gue kasih..balikin aja!


gue cuma bercanda sama lo!"


ucap sheila yang berdiri di lorong sekolah yang saat itu sepi dengan arka


"udah gak ada di gue"


ucap arka


"eh? ya udah, sekarang lo ikut gue!"


ucap sheila sambil menarik tangan arka


"lo harus ngomong lagi ke kay!"


ucap sheila


"lo selalu bertidak semau lo ya,shei"


ucap arka


"lo bilang surat cinta lo itu bercanda?"


"apa iya? kalau gitu mau sampai kapan lo mainin perasaan sahabat lo?"


"lo pikir kay bakal terima gue walau pun lo nyeret gue ke depan dia?"


"tck! gue muak sama persahabatan kalian"


ucap arka dengan wajah kesal dan marah sambil menarik tangan nya yang di pegang sheila dengan kencang


2016


"setelah itu arka gak pernah nyapa kita lagi"


ucap sheila dengan raut wajah sedih


"wah! omongan arka agak keterlaluan sih tapi lo memang salah juga shei, bilang itu cuma iseng


gue kalo di gituin juga ngerasa di permain kan"


ucap adyan


"tapi arka yang gue kenal gak gitu"


ucap suami sheila


"gue pun kaget waktu dia mutusin untuk jadian sama karin seminggu setelah pensi"


ucap suami sheila


"ya...hanya karna kebodohan gue, hubungan kay dan arka jadi berantakan"


ucap sheila

__ADS_1


__ADS_2