Cinta Pertama Yang Tak Tergapai

Cinta Pertama Yang Tak Tergapai
malam tahun baru part (2)


__ADS_3

"udah sini ikut aku joget, sekalian olaraga biar happy jangan murung terus, ah!"


ucap aqila adik karya


"nggak ada yang mau bantuin bunda, nih?"


ucap bunda karya yang sedang memasak di dapur


"Eh, maaf bun"


ucap karya dan adik nya sambil berjalan ke dapur


"waduh, bun...nggak ke banyakan nih masak nya?"


ucap aqila adik karya melihat meja yang penuh dengan makanan


"iya bunda lupa, kalau joy lagi di rumah orang tua nya


kan dia makan nya banyak"


ucap bunda karya


"oh undang temen kamu aja yang tinggal di sini aja, kay"


ucap bunda karya


"ooh...ya bisa juga kok coba telepon dulu, deh"


ucap karya


"temen kamu cewek atau cowok?"


ucap bunda karya


"cowok, bun"


ucap karya


"Eciee~"


ucap aqila


"dia udah punya pacar, qilaa"


ucap karya


"boleh dong, sebelum janur kuning belum melengkung, hihihi"


ucap aqila sambil mengejek karya


~apartemen ben~


"gantian dong!!"


"itu juga kenapa ke kanan sih?! itu lurus aja, lurus?!"


"itu musuh nya yang di lawan jangan cuma di lewatin aja! panah nya di ambil, udah abis kan?!"


"bisa main nggak sih?!"

__ADS_1


teriak satria adik ben yang duduk di sofa kepada ben yang sedang main game


"BERISIK! udah lo main yang di hp aja"


ucap ben


"CK! abis lo putus sama cita, lo jadi di rumah terus nguasain game terus"


ucap satria dengan wajah kesal


"Gantian, sih!"


acap satria sambil menarik ben


"bukanya lo nggak suka sama cita, sat?"


"harus nya lo seneng dong kalo gue putus?"


ucap ben kepada adik nya


"nggak! gue nggak seneng kalo lo jadi main terus!"


ucap satria sambil menarik tangan ben


"bentar! tanggung nih!"


ucap ben


"GANTIAAN!"


ucap satria


triiiing


"cita pasti tuh minta balikan"


ucap satria


"yang jomblo diem aja"


ucap ben dengan sinis sambil berjalan ke meja di mana hp nya di letakan


"kayak sekarang lo nggak jomblo aja"


ucap satria


"lho, kay?....tumben"


ucap ben sambil menatap hp nya


"ya, kay?"


"haa?! makan malem beneran nih?"


"oke! gue langsung ke sana"


ucap ben yang menjawab telepon itu dengan sumringah


"lo mau ikut nggak makan malem di rumah kay?"

__ADS_1


ucap ben kepada satria


"atau mau main game aja?"


ucap ben


"yaah, gue sih nggak mau nolak rezeki ya..!"


ucap satria


°°°°


~apartemen karya~


"wah! makasih ya tante, udah di udang makan"


ucap ben kepada bunda karya


"makan yang banyak, ya..tante masak nya banyak kok, nanti kalau ada sisa bawa juga boleh, kok"


ucap bunda karya dengan terseyum


"siap tante!"


ucap ben dengan terseyum


"aku kira kak ben bakal ada acara sama kak cita kalau tahun baru"


ucap karya


"loh, dia kan_"


ucap satria yang belum selesai karna di tatap tajam ben


"aduh!, satria kalau makan pelan pelan dong"


ucap ben sambil menepuk punggung satria


"jangan kasih tau kay!"


ucap ben dengan suara kecil pada satria


"nanti kay kira gara gara dia"


"lo tau sendiri kan gara gara apa"


ucap ben dengan suara kecil sambil menatap tajam satria


"uang tutup mulut"


bisik satria kepada ben


"ya udah, lo besok main game seharian"


ucap ben dengan suara kecil


"sama pizza"


ucap satria dengan suara kecil

__ADS_1


"oke"


ucap ben dengan suara kecil


__ADS_2