
"ini cuma bikin lo tambah sakit"
ucap joya dengan nada tinggi kepada karya
"JOY!!"
teriak sheila kepada joya
"lupain segala hal tetang arka!"
teriak joya
"kalau kamu mau aku lupain arka kenapa kamu gk kasih tau aku dari awal tetang ini?"
"aku yakin kamu pasti tahu kan kalau arka mau nikah?"
ucap karya kepada joy sambil menyeka air mata nya
"karena lo nggak siap, kay"
"lo udah cukup sakit selama ini..."
ucap joya dengan nada keras kepada kay
"tapi gue lihat lo berubah ahir ahir ini"
"gue nggak mau_"
ucapan joya yang belum selesai karna di sela oleh karya
"kamu berhasil ngebuat hati aku lebih sakit joy"
ucap karya yang menyela ucapan joy
__ADS_1
"kamu saudaranya...kamu sahabat aku"
"kamu selalu berpikir tau semuah nya yang terbaik untuk aku, tapi nyata nya kamu kan berpikir apa yang terbaik menurut diri kamu"
ucap karya
"kamu benar aku memang belum siap"
"saat tau arka mau nikah...tapi kali ini aku udah lelah untuk terus lari"
"aku akan buat udangan pernikahan arka"
ucap karya dengan tegas kepada joya
"KAY!! "
"SADAR, KAY!"
"buat apa lo lakuin itu?!"
ucap joya sambil menarik lengan karya
"lo harus nya lanjutin hidup lo tanpa bayangan arka!"
ucap joya, saat itu kay hanya diam tidak menjawab ucapan joya, karya melepaskan tangan joya yang mencekeram lengan nya dengan kuat
"apa nggak cukup arka nyakitin lo, kay?"
ucap joya dengan wajah sedih, karya saat itu hanya diam tidak menghiraukan perkataan joya dan berjalan menuju arah kamar nya
"LO MASIH SUKA SAMA DIA?!"
teriak joya kepada karya sambil menangis, sontak karya pun menghentikan langkah nya
__ADS_1
"lo masih suka sama orang yang enggak berjuang apa apa buat lo?!"
"untuk apa lo masih mikirin orang yang nayain lo aja nggak pernah?!"
ucap joya dengan nada tinggi sambil menangis
"joy udah joy_"
ucap sheila dengan nada tinggi
"CUKUP, JOY!"
teriak karya sambil menoleh ke arah joya
"cukup! nherti apa lo tentang cinta?!"
"lo aja nggak tau rasa nya jatuh cinta!"
ucap karya dengan nada tinggi kepada joya, seketika ruangan itu yang tadi nya penuh dengan suara joy berubah menjadi hening karya pun berlari memasuki kamar yang dan mengunci pintu kamar
"kay!"
ucap joy dengan wajah kaget dan sedih
°°°°°°
dua hari berlalu
tapi karya dan joy masih saling menghindar dan mengurung diri di kamar masing masing, hari ini karya dan calon arka akan bertemu
setelah pertekaran karya dan joya karna undangan penikahan arka ini karya memutus kan untuk tetap membuat udangan ini, karya tau kalau dia tidak bisa terus lari dan terkurung di dalam masa lalu nya maka dari itu dia memilih untuk menghadapin masa lalu nya, mungkin dia akan merasa sedih, sakit dan kecewa karna melihat orang yang selama ini dia rindukan dan dia tunggu bersama orang lain tapi menurut karya akan lebih sakit kalau melihat orang itu terjebak di bayang bayang masa lalu seperti karya, maka dari itu karya akan melepas kan masa lalu nya dan juga..arka
~"di benak karya selalu berpikir apakah arka akan menatap nya dengan mata yang penuh kebencian seperti dulu atau arka akan menatap karya dengan senyum ceria seperti waktu pertama kali bertemu"~
__ADS_1