
"tapi kalau lo mau main main sama kay..."
"lebih baik lo nggak usah deketin kay lagi, karena yang marah bukan cuma gue...."
ucap ben sambil berjalan melewati indra yang saat itu hanya terdiam
°°°°
"gue nggak nyangka lo bisa marah kayak gitu, gue kira lo bakal diem terus lari"
ucap adyan sambil berjalan mendekati karya yang saat itu ada di depan restoran
"tapi emang si temen lo yang tadi itu sok ke-pede-an banget!"
ucap adyan kepada karya yang saat itu hanya diam menatap adyan
"kalau gue jadi elo gue bakal siram air"
ucap adyan dengan wajah kesal
"hmm..."
"mungkin ini bukan waktu yang tepat, tapi..."
"boleh kan kalau gue minta tolong?"
ucap adyan sambil memberikan makanan yang di letakan di dalam kantong plastik kepada karya
"ini, titip ya buat joy"
ucap adyan sambil cengengesan
"oh?"
"hm..kok dejavu ya"
ucap karya sambil menerima bungkusan itu
"hahaha, gue nggak kayak `temen` lo yang tadi loh kay!"
ucap adyan dengan tertawa sambil mengibas-ngibas kan tangan nya
"iya, sih..."
ucap karya sambil melihat bukusan itu
"shei yang kasih saran, soal nya joy kan suka makan"
ucap adyan sambil menggaruk rambut nya
"oke nanti aku kasih ke joy"
ucap karya
"KAY!"
__ADS_1
teriak ben dengan wajah kawatir
"oh sorry! gue ganggu ya"
ucap ben dengan canggung
"nggak apa apa santai aja, lagian gue juga udah harus balik"
ucap adyan dengan terseyum
"oh ya! gue adyan, temen nya kay"
ucap adyan
"kita pernah ketemu di pensi ya waktu itu?"
"kebetulan gue juga koki di resto tempat kalian dinner"
ucap adyan sambil menjulur kan tangan nya
"o, oh iya...gue ben"
ucap ben dengan terseyum canggung sambil bersalaman dengan adyan
"makasih ya udah tolongin kay tadi"
ucap adyan
"ya udah ya kay! gue masih harus kerja jangan lupa titipan gue ke joy!"
ucap adyan yang berjalan pergi
"BYE"
ucap adyan yang melambaikan tangan nya sambil melihat ke arah karya yang hanya terseyum
"o, oke"
ucap ben dengan wajah bingung
"haa~h"
"tadi aku kenapa sih"
ucap karya sambil duduk di kursi depan restoran
"lo ketularan joy kali, hahaha..."
ucap ben dengan tertawa
"tapi indra tadi emang nyebelin sih"
"yang marah nggak cuma lo kok"
ucap ben
__ADS_1
"aku jadi nggak enak sama temen temen yang lain juga, tapi aku juga bt sama indra"
ucap karya dengan wajah kesal
"lo boleh kok sekali kali marah"
"dan kadang memeting kan diri sendiri"
"itu penting lo, kay"
ucap ben dengan terseyum kepada karya
"selama itu nggak belebihan ya.."
ucap ben sambil duduk di sebelah karya
"lo butuh waktu untuk sendiri kay?"
ucap ben kepada karya yang saat itu hanya terdiam
"kalau butuh...gue ke cafe dulu aja nanti kasih tau aja kalau mau pulang"
ucap ben sambil menunjuk ke arah cafe yang ada di sebrang restoran
"pulang sekarang aja"
ucap karya sambil berdiri
"loh, emang udah nggak kesel?"
ucap ben
"masih"
ucap karya
"tapi udah malem takutnya bunda nungguin aku"
ucap karya
"ooh ya udah, ayo pulang"
ucap ben
"tapi "
"kalau aku pulang bareng kakak, aku nggak enak sama kak cita"
ucap karya
"tapi ini udah malem kay, lagi pula kita kan satu apartemen"
ucap ben
"iya sih, tapi.."
__ADS_1
ucap karya