
••TAHUN 2004••
di dengar berapa kali pun....
lagu ini..kadang membuat ku bertanya
'boleh kah aku berharap?' tapi, sahabat ku
apa yang harus aku lakukan
*rumah karya*
~ruang tamu
"nanti kelas tiga kamu mau masuk IPA atau IPS"
tanya ayah karya sambil duduk di sofa sebelah karya
"kayak nya IPA, yah.."
ucap karya
"tapi nanti kalau kuliah ambil jurusan ekonomi atau akuntansi saja supaya gampang cari kerja"
ucap bunda karya yang duduk tidak jauh dari nya sambil mengupas mangga
"yah,bun...itulah alasan kay gak mau ikut IPS, kay gak suka ekonomi"
ucap ayah karya sambil mengambil mangga yang sudah di kupas bunda karya
"ya, gak apa apa terserah kamu saja, ayah dan bunda gak maksa kamu, kami cuma bisa berdoa minta yang terbaik"
ucap bunda karya
"KAK!"
"kakak udah pernah `di tembak` cowok belum?"
ucap adik karya dengan wajah polos
"HE?!"
karya yang kaget dan bingung dengan perkataan adik nya
("Aqila?!! ya allah anak ini!!")
ucap ayah dan bunda karya dalam hati dengan wajah melongo
"memang kamu tau itu arti nya apa?"
ucap bunda karya kepada adik karya yang masih kelas 5 SD
"tau!! tadi pas pulang sekolah rino bilang gitu"
ucap aqila sambil terseyum
"tadi bilang nya kayak gini `aqila! aku nebak kamu! sekarang kamu jadi pacar aku ya!` gitu terus aqila bilang`mau🖤!`"
ucap aqila sambil terseyum dengan wajah belepotan sehabis makan mangga
("salah didik di mana ya saya?!! anak jaman sekarang `dewasa`-nya kecepatan ya?")
ucap bunda karya dalam hati dengan wajah melongo
...
.....
*di sekolah*
LAB, KIMIA~
"hahaha,"
"beneran adik lo bilang gitu?haha..."
ucap sheila sambil tertawa dan melihat ke arah karya
"iya! ayah ku aja sampe keselek hahaha..."
__ADS_1
ucap karya sambil tertawa
"haha hahaha"
"dulu kayak nya pas SD gue cuma suka main barbie deh!"
ucap joya yang tertawa sambil duduk di sebelah karya
"btw, soal nembak...kayak nya gue mau kasih surat cinta ke arka deh."
ucap sheila kepada joya dan karya sambil terseyum dan tersipu malu
"He?!"
"beneran?"
lo kok mau sih sama itu bocah?!
ucap joya dengan wajah kaget sambil melihat ke arah sheila
DEG!
("ah, rasa nya sakit")
ucap karya dalam hati sambil menunduk
"sstt ! joy ! gak usah pake toa* deh!"
ucap sheila sambil melihat kanan dan kiri nya dengan wajah tersipu
note\=toa 'speaker yang bisa di bawa bawa'
"kau terperdaya rayuan buaya~"
ucap joya dengan wajah serius
"tapi gue malu mau ngasih langsung joy, kay...tolong Doong"
ucap sheila sambil melihat ke arah karya dan joya dengan wajah yang berbinar binar
"OGAH!"
ucap joya dengan tangan yang di silang
ucap sheila sambil memohon
"emoh!"
ucap joya sambil mengeluarkan kan lidah nya kepada sheila
"gue kasih boneka godzila deh!"
ucap sheila sambil menarik narik joy
"...nggak mungkin aku kan?"
ucap karya dalam hati yang mengigit bibir sambil menunduk
..
....
"kay.."
"nih! dari arka"
ucap brian temen arka yang duduk di bangku sebelah karya sambil memberi kertas yang di lipat
"oh, thanks,bri"
ucap karya sambil menerima surat kertas yang di lipat
"judul lagu kemarin apa?"
"kayak nya itu lagu kesukaan kamu ya?"
tanya arka yang tertulis di kertas itu
"living in your eyers.."
__ADS_1
"iya itu lagu kesukaan ku: kamu juga suka lagu nya?"
jawaban karya yang tertulis di surat yang singkat itu
....
"GUYS!!"
ucap joya
"kita bawain makanan sama minuman ringan nih!"
ucap sheila sambil membawa dua kantong kresek yang berisi makanan dan minuman
"kita baik kaaan?!"
ucap joya dengan wajah sombong
"kyaaa!! tenkyu sheiii dan joy!!"
ucap temen temen mereka sambil belari ke arah sheila dan joya
..
"kalau arka dapet jus :)"
ucap sheila dengan seyum sambil memberi minuman kaleng kepada arka
"ih, curang! masa arka doang yang di kasih jus,"
"jangan pilih kasih dong shei~"
ucap brian sahabat arka
"wah! makasih ya shei"
ucap arka sambil menerima
"oh, lo mau bri? gw air mineral aja"
ucap arka yang terseyum sambil memberikan jus nya kepada brian yang berdiri di samping nya
"asiiikk"
ucap brian sambil terseyum gembira dan menerima nya
"eehh?! gak boleh!!"
ucap sheila dengan wajah merah
"keliatan banget ya, kalau shei suka sama arka..."
"kayak nya hampir seisi sekolah tau deh"
ucap joya kepada karya yang melihat joya dari kejahuan
"lo gak apa apa kay?"
ucap joya sambil melirik karya
"hah? apanya?"
ucap karya yang bingung dengan perkataan joya
joya hanya menghelai nafas dengan wajah jengkel dan kesal
karya mengerti maksudnya joy, tapi...
...
cie arkaa! dapet surat cinta nih yee!
ucap salah satu temen arka sambil memeluk nya dari belakang, saat itu wajah arka hanya tersipu malu
karya tidak menyangka..
rasa sakit nya seperti ini
di situ kay menyadari
__ADS_1
kadang kita harus menerima...
kadang kita harus menyerah..bila itu sudah tidak bisa di perbaiki dan berjuang untuk sesuatu yang baru