
cieee
"apa?! gue keduluan indra,?!"
ucap cowok berkaca mata
cieee cieee
"hayolo, kay~"
ucap mbak dewi
"gimana, kay?"
ucap indra sambil terseyum
"maaf, ndra...aku nggak mau"
ucap karya dengan canggung
"hahaha sabar ya ndraa~"
ucap yang lain nya
"santaii~ cewek kan nggak cuma satu"
ucap indra
"sabar ya, bro"
ucap teman indra sambil menepuk punggung indra
"jangan patah hati ya ndra kan cuma bercanda"
ucap yang lain nya
°°°°
~setelah selesai makan~
"gue pulang duluan, ya!"
ucap karya kepada teman teman nya
"gue juga, makasih ya mas adrian buat traktiran nya :D"
"ri, kamu mau pulang sekarang nggak?"
ucap karya
"saya nunggu suami jemput, kay...kalau kamu mau ikut boleh kok, tapi masih agak lama"
ucap ria kepada karya
"ooh, gitu"
ucap karya kepada ria
__ADS_1
"kay, lo mau pulang ya?"
"gue anter ya?"
ucap indra sambil memegang pundak karya
"ng, nggak usah ndra...aku mau bareng ria kok, makasih ya udah nawarin"
ucap karya yang berdiri dengan wajah kaget sambil menghindari tangan indra
"lo mau kan, kay? pasti sampek rumah kok, tapi kalau lo mau jalan jalan dulu juga boleh"
ucap indra dengan terseyum sambil mengulurkan tangan nya
"sorry, aku ke wc dulu, ya"
ucap indra yang berjalan pergi meninggal kan indra
"ayolah, kay lo jangan nolak gue terus doong"
ucap indra sambil memegang tangan kiri karya
"lo harus kasih kesempatan buat gue
gue pasti_"
ucap indra yang belum selesai
PLAK
suara ben memukul tangan indra yang memegang tangan karya
ucap ben dengan tegas
"apa apaan si lo ben!?"
"lagi lagi lo ikut campur! kenapa?!"
ucap indra sambil memegang tangan nya yang di pukul ben
"lo juga suka sama kay?!"
"urusin dulu tuh pacar posesif lo!"
"nggak usah ganggu gue sama kay!"
ucap indra kepada ben sambil menunjuk pahu ben dengan wajah marah
"ada apaan, sih"
ucap teman teman kantor
"apa, sih?"
ucap yang lain nya
"si indra kenapa tuh?"
__ADS_1
ucap yang lain nya
"bukan gitu maksud gue, ndra..."
ucap ben
"yang gue tanya itu kay! bukan_"
ucapan indra yang belum selesai karna teriak karya pada nya
"NGGAK!"
teriak karya dengan wajah marah
"LO NANYA KE GUE DAN GUE SELALU JAWAB `NGGAK` "
teriak karya dengan wajah marah
"gue nggak tau harus pakek bahasa apa lagi biar lo ngerti, ndra!"
ucap karya dengan wajah marah sambil berjalan pergi
"KOK LO GITU SIH, KAY"
teriak indra yang melihat karya berjalan menjauh
"GUE KAN UDAH KASIH ROTI DAN SUSU BUAT LO, ITU KAN BERARTI GUE PERHATIAN KE LO...HARUS NYA LO HARGAIN GUE DONK, KAY!"
teriak indra
"oh, jadi selama ini lo yang kasih..."
"makasih ya, buat semuah `perhatian` lo"
ucap karya wajah kesal sambil menoleh ke arah indra
"tenang aja gue pasti balikin semuah ke elo, besok pagi"
ucap karya dengan dingin
"maaf ya mas adrian, mbak dian"
"makasih untuk makan malam nya "
"aku permisi pulang dulu..."
ucap karya sambil membuka pintu restoran
"i, iya kay....hati hati, ya"
ucap mas adrian dengan wajah takut
"baru pertama kali liat kay marah"
ucap mbak dian dengan suara pelan
"tadi lo benar bener keterlaluan, ndra"
__ADS_1
"kalau memang perasaan lo tulus sama kay...lo harusnya pakai cara yang lebih gentle dari itu, dan nggak usah ungkit soal yang udah lo kasih ke dia"
ucap ben dengan tegas