
"LOH, KAY?"
"saya kira kamu udah pulang"
ucap ria sambil berjalan mendekatin karya dan ben
"yuk, bareng saya aja!"
ucap ria
"wah! makasih ri"
ucap ben dan karya
"oh iya, ben!"
"kamera kamu tadi ketinggalan"
ucap ria sambil mengeluarkan kamera dari dalam tas nya
"wa, iya! makasih!"
ucap ben
°°°°
"maaf ya kay, cuma bisa anter sampai sini"
ucap ria kepada karya yang turun dari mobil nya
"nggak apa apa ri...udah deket kok, makasih ya"
ucap karya kepada ria dan suami ria yang saat itu ada di dalam mobil
"hati hati yaa"
ucap ben dan karya melihat mobil ria berjalan peegi
"titip karya ya been, anak orang jangan di bawa
pulang BYE~"
ucap ria sambil mengeluarkan kepalanya dari jedela mobil
"enak aja lo!"
ucap ben
°°°°
"lo dulu waktu sma tipe anak kayak gimana kay"
ucap ben sambil berjalan di sebelah karya
"hmm..biasa aja, invasible mungkin?"
"nggak banyak yang kenal aku"
__ADS_1
ucap karya
"emang nggak penah ikut kepanitiaan di sekolah"
ucap ben
"pernah kok dulu peenah jadi panitia dekorasi pensi"
"tapi memang aku nya yang kurang gaul, mungkin dulu pun nggak kepikiran ikut panitiaan sampai .."
ucap karya sambil menghetikan langkah nya
"sampai?"
ucap ben sambil melihat ke arah karya
"kalau dulu kak ben gimana?"
"ikut basket ya?"
ucap karya mengalihkan pembicaraan sambil beejalan di belakang ben
"oh! nggak kok"
ucap ben dengan wajah bingung
"banyak yang ngira gue anak basket karena gue salah satu yang paling tinggi dulu di sekolah, gue dulu ikut fotografi, pecinta alam dan osis"
ucap ben teeseyum
"waah~ kakak atif bangen ya pas sma"
ucap karya
ucap ben dengan terseyum sambil melihat ke arah karya
"iya sih, bener"
ucap karya
"tadi foto apa aja, kak? liat dong"
ucap karya
"kebayakan foto candid sih"
ucap ben sambil memberikan kameranya
"oh kakak suka foto candid ya"
ucap karya sambil melihat foto di kamera ben
"iya ekspesinya lebih seru!"
ucap ben dengan terseyum
"hahah, iya juga ya"
__ADS_1
ucap karya dengan tertawa sambil fokus melihat foto foto di kamera ben
"yah, dikit ya?"
ucap karya
"tadi keasikan ngobrol sama mas adrian jadi lupa foto"
ucap ben
"harusnya pas lo marah tadi gue foto, ya"
ucap ben sabil tertawa
"ehh?!"
ucap karya sambil meberikan kamera kepada ben
"biar lo bisa liat muka kalo lo marah"
ucap ben sambil menerima kameranya
"AAH!!"
ucap karya yang melihat kamera ben tegelicir dari tangan nya
"ahahahaha"
"udah gue gantung kok tali nya dari tadi"
ucap ben yang tertawa melihat karya yang ketakutan saat itu sambil memejam kan mata nya karna terkejut
"aku udah takut aja"
ucap karya dengan lemas
"ya ampun....padahal tadi aku lihat talinya udah kakak pegang, loh...tapi masih aja kaget"
"hahaha hahaha"
ucap karya dengan tertawa sambil memegang dada nya
"cekrek"
suara ben yang saat itu mefoto karya
"tuh kan, lo kalau ketawa manis, loh!"
"pantes banyak yang suka"
ucap ben sambil melihat hasil foto nya
"EEH?!"
ucap karya yang saat itu kaget dengan wajah nya yang memerah
"hapus deh, kak"
__ADS_1
ucap karya dengan panik dan wajah nya yang memerah