
Hotel Moscow R
Semua persiapan pesta kejutan ulang tahun Seilena sudah rampung dan tibalah saatnya Rexa meminta Seilena untuk datang ke hotel dengan alasan makan malam berdua.
Hotel Moscow yang cukup terkenal dikalangan artis remaja dan tempat nya para anak orang kaya merayakan pesta.
Jadi tidak heran jika Rexa yang mendapat rekomendasi untuk merayakan pesta kejutan untuk Seilena langsung setuju.
Karena hotel Moscow terkenal sangat menjaga privasi dari awak media.
"Gak sia-sia sih Lu keluar duit gede buat sewa nih tempat, sempurna." Ucap Malvin.
Dekorasi yang simpel tapi terlihat sangat elegan dan super mewah.
Dekorasi yang di dominasi dengan warna putih dipadukan dengan warna pink dan diberi sedikit sentuhan warna gold sangat membuat orang yang melihat nya terkesan.
Untuk tema outfitnya sendiri memakai warna hitam.
"Seilena udah on the way?" Tanya Samuel sembari menegak minum yang ada di tangan nya.
Rexa yang sejak beberapa hari terus memikirkan Akira yang tidak ada kabar membuat fokus nya terbagi.
Sampai detik ini pun Rexa tidak bisa fokus pada pesta kejutan untuk Seilena.
Ia masih terus mencoba menghubungi Akira tapi masih sama tidak ada jawaban.
"Xa? Lu kenapa sih dari kemarin gue perhatiin banyak bengong!!" Ujar Malvin.
"Fokus dong ini kejutan buat pacar Lu Seilena jangan mikirin cewek lain !!" Timpa Samuel.
Baik Malvin maupun Samuel mereka tahu betul seperti apa Rexa, jadi mereka sebagai orang terdekat cukup paham dengan gelagat Rexa yang seperti sedang memikirkan wanita lain.
__ADS_1
Rexa mengangguk pelan dan memasukkan ponselnya ke dalam saku.
Sesaat memikirkan perkataan Samuel dirinya langsung mencoba fokus pada pesta kejutan Seilena pujaan hatinya.
Dan sejenak melupakan tentang Akira yang dilihat nya bersama dengan om-om.
"Nomor Zea kok gak bisa dihubungin yak?" Ujar Malvin tiba-tiba.
Deg
Rexa langsung bereaksi melihat Malvin yang ternyata baru saja mencoba menghubungi Akira.
"Ngapain Lu ngubungin Zea?" Tanya Samuel penasaran.
"Besok gue ada acara ketemu sama orang yang katanya mau jadiin gue model iklan nya gitu dan gue mau mastiin lagi ya emang sih sebelumnya Zea udah bilang semua kerjaan dia bakal di handle sama si asisten nya." Jelas Malvin
"Ya aneh aja gitu si Zea susah di hubungin malah sekarang gak aktif lagi nomor nya." Sambung Malvin.
"Permisi,"
"Mas Rexa?"
Tegur seorang pelayan pria.
"Ya?"
"Seperti yang telah anda bahas dengan Manager kami sebelum nya selain mendapatkan fasilitas private party di hotel ini anda juga mendapatkan hadiah kecil dari owner kami langsung."
Rexa mengangguk paham.
"Mari ikut saya."
__ADS_1
"Oke."
Rexa berjalan mengikuti si pelayan yang membawa nya ke salah satu lift yang menuju lantai tempat orang-orang VVIP berada.
"Lantai VVIP?" Ujar Rexa.
"Ya, owner kami menyiapkan hadiah nya disana."
"Ini kesempatan yang terbilang cukup langka karena lantai ini hanya diakses oleh orang-orang pemegang member VVIP saja tapi owner kami secara spesial memberikan akses itu untuk anda malam ini, Mas Rexa."
Disaat bersamaan di lobby hotel sudah tiba seorang wanita cantik dengan dandanan yang sangat elegan dan menawan.
Para staf hotel yang sudah tahu akan ada orang penting datang mereka sudah siap menyambut kedatangan pemilik hotel.
Bukan si penerima surprise party tapi melainkan si pemilik hotel yang telah tiba di lobby hotel.
"Selamat datang Nona Muda."
Akira tersenyum ramah.
Ya Zea Akira Rudolf anak tunggal sekaligus pewaris seluruh kerajaan bisnis Rudolf Grup yang salah satu nya adalah hotel Moscow.
Tanpa ada pertanyaan keluar dari mulut Akira seorang staf yang dipercaya Akira memberikan isyarat yaitu anggukan kecil.
"Baiklah, terima kasih atas kerjasamanya." Ucap Akira tersenyum kecil penuh arti.
Tak
Tak
Tak
__ADS_1
Akira berjalan menuju lorong yang khusus disiapkan untuk para tamu VVIP yang mana disana ada satu lift yang langsung menjadi akses ke lantai khusus.