Cinta Sederhana Orang Kaya

Cinta Sederhana Orang Kaya
Ternyata


__ADS_3

"Mas Bos saya salah apa kok tiba-tiba saya di pecat sih ?!"


Moana dibuat bingung karena tiba-tiba dirinya di pecat tanpa ada penjelasan.


"Gak ada alasan tapi setelah ini kamu bakal langsung kerja lagi, saya akan bawa kamu ketemu sama orang itu."


"Dia minta ke saya secara khusus."


Busett secara khusus, lah kali gue barang.


"Siapa Mas Bos?" Tanya Moana semakin penasaran.


"Pokoknya ini orang besar yang pasti dia jauh lebih kaya dari saya, makanya saya mau ngasih kamu ke dia buat asisten pribadi putri nya."


"Oh buat saya kerja buat anak nya? anak nya pasti manja ya mesti gitu pake asisten pribadi."


"Kamu tuh jangan suka ngambil kesimpulan duluan!! ketemu aja belum." Tegur si bos.


"Jaga sikap kamu jangan bikin saya malu disana."


"Iya Mas Bos iya."


Tapi ngomong-ngomong siapa sih neh orang yang minta gue buat kerja jadi asisten pribadi anaknya, tuhh orang tau gue dari mana ya?


"Inget ini orang terpandang jangan buat perkara, sampe kamu buat orang itu kesal habis kamu sama saya !!"


Moana mengangguk pelan.


Akan beralih kerja dengan orang lain Moana tengah berusaha menciptakan vibe yang baik karena entah kenapa dirinya sangat tidak tenang.


Orang kayak gimana yang bakal jadi Bos baru gue, gak biasanya deg-degan gini.


"Mas Bos ini kita ke rumah nya atau ke kantor?" Tanya Moana.


"Rumah sakit."


Rumah sakit?


Dirinya kembali menutup mulut mencoba kembali berpikir tentang orang yang akan di temui nya.


"Mas Bos saya kerja jadi asisten pribadi kan? saya gak ada basic ngerawat orang sakit apalagi jadi perawat." Ujar Moana.


Laki-laki yang di panggil Bos oleh Moana menatap tajam kearah Moana seolah-olah meminta Moana untuk diam.


"Kita udah sampai."


Dihh ini mah rumah sakit tempat nya horang berduit semua, kayak nya bener bos baru gue tajir melintir dah.


Rumah sakit yang nampak dari luar pun sudah bisa di nilai jika tempat itu memiliki fasilitas yang bagus pasti mematok harga yang tinggi.


"Permisi Mas nya ini tamunya Tuan Rudolf?" Tanya laki-laki yang berpakaian hitam seperti orang keamanan.


Rudolf?


"Iya saya datang bersama Moana calon asisten pribadi putri Tuan Rudolf."


Si penjaga tersenyum ramah pada Moana.


"Selamat datang Mbak Moana, Nyonya sudah menunggu dari tadi."


Nyonya?

__ADS_1


Orang yang nunggu gue siapa sih? terus tadi Tuan Rudolf, maksud nya siapa !!


Perasaan nya semakin tidak karuan karena memikirkan siapa sosok orang kaya yang tengah menunggu kedatangan dirinya.


Lantai 5


Moana hanya diam sembari memperhatikan kemana dirinya akan pergi.


Setibanya di lantai lima Moana hanya melihat beberapa orang laki-laki berbadan tinggi besar.


Seperti sedang berjaga.


Dan ada satu sosok yang sangat mencuri perhatian nya yaitu seorang pria muda tengah tertunduk lemah tak jauh dari salah satu pintu kamar.


Siapa dia?


"Silahkan."


Ceklek


Moana langsung masuk mengikuti bos nya dan betapa terkejutnya melihat sosok pria yang tengah duduk dengan pakaian yang sangat rapi.


Jackson Rudolf?


Gimana bisa dia tau gue, atau dia punya ahli IT yang bisa tau siapa aja yang udah cari tau latar belakang nya.


Habis gue !


Tanpa sadar Moana perlahan mundur menjauhi punggung bos nya.


"Mana Moana?" Kata seorang wanita yang sudah cukup berumur.


Deg


Sesaat Moana beradu pandang dengan si wanita.


Tunggu sebenarnya ini ada apa sih? kenapa wanita ini kayak sedih banget, matanya sembab banget.


Atau jangan-jangan ternyata gue ini anak yang tertukar? dan ini ibu kandung gue?


Argh ngaco Lu Mo, jelas-jelas orang tua Lu udah meninggal.


Ah no no jangan bilang gue di bawa kesini karena wanita ini tau kalo gue temen dari selingkuhan suaminya? argh jangan sampe salah sasaran.


Gak gak dari awal kan gue dibawa kesini buat ketemu bos baru.


Moana positif thinking dong !!


Si wanita dengan wajah tersenyum langsung menghampiri Moana sembari membisikkan kata-kata.


"Terima kasih udah mau datang, Moana."


Apa lagi ini? makasih buat apa coba?


Moana tersenyum bingung mencoba mencari pada Bos nya yang tengah duduk bersama dengan Jackson Rudolf.


"Bunda biarin Moana duduk dulu kasian dia kayaknya bingung, bawa dia duduk kemari." Kata Jackson.


Bunda?


Sangat manis ternyata caranya memperlakukan istrinya.

__ADS_1


Dalam benak Moana sosok Jackson Rudolf adalah seorang bad boy jadi tidak heran dirinya terus mencela.


Moana pun di ajak duduk.


"Saya Letica Rudolf dan ini suami saya Jackson Rudolf." Kata Leticia lembut.


"Saya dan suami saya sudah cukup tau siapa kamu."


Deg


"Saya cuma mau kamu ada di samping putri saya yang saat ini sedang terbaring di rumah sakit ini."


Deg


Seketika Letica menangis.


Moana yang melihat itu langsung reflek memeluk menenangkan Letica.


"Nyonya jangan khawatir saya akan siap siaga berada di samping putri anda, i janji."


Jackson menyodorkan laporan medis pada Moana.


Melihat itu Moana langsung mengambil nya dan mulai membaca dari mulai nama pasien.


Zea Akira Rudolf


Deg


"Zea Akira Rudolf?"


Moana mulai tidak karuan.


Hanya ada satu orang dalam pikirannya yaitu sahabat satu-satunya yang memang sudah lebih dari dua minggu tidak ada kabar.


Melihat tanggal rawat pun sama dengan tanggal terakhir dirinya menerima pesan dari sahabat nya.


"Sudah dua minggu terakhir Akira terbaring di kamar rawat nya."


"Sejak sadar dari koma nya Akira enggan untuk berbicara dengan semua orang termasuk dengan Ayah dan Bunda nya." Jelas Jackson.


"Dokter menyarankan agar membawa orang terdekat nya yang mungkin bisa membantu nya untuk mau kembali sembuh."


"Setiap kali Akira pulang ke rumah dia selalu menceritakan tentang sahabat nya yang tulus berteman dengan nya."


"Kamu orang yang di anggap tulus oleh putri ku, sadar atau tidak ada seorang pria yang selalu mengikuti mu itu adalah salah satu orang yang putri ku kirim untuk selalu melindungi kamu."


Moana menangis mendengar penjelasan Jackson yang ternyata adalah ayah dari sahabatnya.


Air mata Moana semakin deras karena dirinya merasa sangat bersalah terhadap Akira.


"Maafin gue, Zee."


"Andai aja malam itu gue bales pesen Lu pasti gak akan gini ceritanya."


Arghh hiks hiks..


Kenapa Lu gak pernah bilang kalo Lu itu anak orang kaya, mungkin gue gak bakalan seenaknya sama Lu.


"Zea, dimana Zea sekarang?" Moana menatap Letica.


"Akira ada di kamar rawat nya."

__ADS_1


"Tapi dia,,"


"Akira tidak ingin bertemu dengan siapapun bahkan Bundanya sendiri."


__ADS_2