
Sakit ?
Sakit banget, bahkan rasanya sangat luar biasa.
Memperjuangkan seseorang untuk menjadi pantas didepan orangtua ternyata menjadi sesuatu yang tidak ada artinya.
Segala sesuatu sudah Akira berikan mulai dari waktu, perasaan, pikiran dan bahkan hati nya pun sudah memberikan cinta dan kasih sayang yang benar-benar tulus.
Tapi ternyata semua itu tidak ada artinya.
Dengan perasaan campur aduk Akira berjalan menyusuri lorong hotel menuju basment dimana mobil nya terparkir.
"Selamat malam, Nona Muda."
Akira yang sudah tidak tahan lagi berjalan sembari mengeluarkan air mata sehingga ada staff hotel menyapa pun tidak dihiraukan oleh nya.
"Loh tumben banget Non Kira gak jawab ya biasanya dia selalu ramah."
"Tadi itu Non Kira nangis ya atau gue yang salah liat ya, ah masa iya sih Non Kira nangis."
"Tapi kalo iya apa yang buat Non Kira nangis ya?"
Sebelum benar-benar meninggalkan hotel Akira masuk ke toilet.
Beberapa saat Akira menatap dirinya yang terlihat sangat kacau. Bahkan riasan nya kini mulai berantakan karena terkena air mata.
Arghhhh..
Arghhhh..
Bodoh banget sih lu Akira !!
Dua tahun lu buang-buang waktu jadi manager artis dan bela-belain semuanya buat cowok yang ternyata cuma jadiin lu selingkuhan nya.
Seharusnya lu nurutin apa kata orang tua lu.
Kalo lu nurutin kata-kata mereka sekarang lu pasti udah dikenal sebagai seorang anak tunggal dari keluarga kaya raya dengan kekayaan yang melimpah.
__ADS_1
Bukan malah dituduh jadi simpanan om-om!!
Sadar Akira zaman sekarang ngasih perhatian aja gak cukup harus ada embel-embel buat dapetin cowok!!
Berdiri didepan cermin besar sembari menatap dirinya yang kacau Akira berbicara sendiri meluapkan sedikit emosi nya.
Merasa sedikit tenang kini Akira memutuskan untuk pergi ke apartemen nya.
Sebelum pergi Akira sempat mengirim pesan kepada ayah nya mengabari dirinya akan kembali ke rumah besok pagi.
Dan Akira pun mengirim pesan pada Moana sahabat nya yang mana Akira meminta untuk ditemani.
Setelah dirasa tenang Akira pun langsung bergegas menuju basmen.
"Zea??"
"Itu bener Zea kan? lagi ngapain dia disini?"
"Inikan masih lantai VIP, kok bisa?"
Samuel yang sedang berjalan sendiri tidak sengaja melihat sosok yang beberapa hari ini sangat sulit untuk dihubungi.
"Maaf Mas anda mau kemana?" Tanya penjaga yang berdiri tepat di pintu keluar menuju basmen.
"Saya harus menyusul teman wanita saya yang baru saja keluar." Jelas Samuel sembari memperhatikan kemana perginya sosok Akira.
"Teman wanita?" Ujar si penjaga sembari melihat siapa yang dimaksud.
Nona Muda?
Masa sih? Lagi pula ini hanya bisa diakses oleh member VIP.
"Maaf tapi Mas nya gak bisa menyusul teman wanita nya soalnya ini hanya bisa diakses oleh para pemilik member."
"Mas ini salah satu tamu pesta di atas kan ya? maaf sekali."
"Tapi saya benar-benar harus nyusul temen saya itu, umm atau gini deh saya kasih bapaknya ini."
__ADS_1
Samuel menyodorkan sejumlah uang pada si penjaga dengan harapan diizinkan untuk bisa masuk ke area basmen.
Si penjaga malah tertawa kecil.
"Mas ini salah satu artis terkenal yang lagi naik daun, saya tau Mas nya banyak uang tapi asal Mas nya tau uang bonus saya aja jauh lebih besar nominal nya dibandingkan ini."
"Sebaiknya Mas silahkan pergi untuk menikmati pesta di atas, jangan mencoba mengganggu tamu VIP hotel ini!!"
"Silahkan Mas."
Si penjaga bicara dengan sangat hati-hati tapi penuh dengan penekanan disetiap kalimat nya.
Si4l !!
Tapi gue yakin banget tadi itu Zea, gue hafal banget kayak mana Zea !
Apa mungkin Zea salah satu member VIP disini?
Atau jangan-jangan dia udah tahu kalo si Rexa bikin pesta buat Seilena? kacau dong !!
Dia kan yang paling gak suka peraturan nya dilanggar.
Ditempat lain Moana tengah sibuk dengan bos nya yang meminta untuk di temani makan malam.
Sebagai seorang asisten pribadi Moana harus selalu siap untuk semua tugas dan permintaan bos nya.
Dirinya sudah membaca pesan dari Akira memilih untuk tidak membalas nya karena tidak ingin mendapat masalah takut bos nya marah.
Dan Jackson Rudolf yang juga menerima pesan dari Akira tengah tersenyum senang sembari menikmati minuman nya.
Akhirnya putri kecilku kembali.
Andai Ayah dan Bunda diam saja dan membiarkan mu memilih lelaki yang salah yang akhirnya hanya akan membuat mu semakin hancur lebih dari sekarang.
Kamu pantas mendapatkan yang jauh lebih baik dan benar-benar tulus mencintai mu, Nak.
Ayah dan Bunda hanya ingin putri kecil Ayah selalu mendapatkan semua hal yang terbaik, meskipun untuk sekarang kamu harus mendapatkan sedikit luka hati.
__ADS_1
Sebagai seorang Ayah Jackson hanya ingin yang terbaik untuk putri nya, sehingga apapun akan dirinya lakukan termasuk mengungkapkan siapa sosok laki-laki yang menjadi kekasih sang putri.