
"Hi Zee.."
"Lama yah gak ketemu makin-makin deh, makin cantik."
"Hi bisa aja deh."
"Um ada yang perlu kita bahas berdua bisa ikut aku sebentar?"
"Oke."
Akira yang baru tiba langsung di sapa seorang laki-laki berwujud wanita yang merupakan salah satu staf penanggung jawab.
"Sam Lu bisa ke tempat make up dulu kali yak buat prepare entar gue nyusul."
"Mo Lu bisa stay disana."
Akira menunjuk ke satu sisi yang sudah disiapkan dengan rapi lengkap dengan minuman.
"Gue pergi dulu."
Akira berjalan di samping laki-laki berwujud wanita menuju ke salah satu tempat yang cukup sepi.
Cukup berjarak dengan orang-orang.
"Ada apa?" Tanya Akira.
Akira menatap bingung.
Seolah merasakan ada hal yang tidak bagus akan didengar nya.
"Seilena Lime." Kata si laki-laki singkat.
"Seilena Lime? Ya aku cukup familiar sama nama itu, and why?"
"Dia pacaran sama Rexa !!"
Deg
"Pacaran sama Rexa? Masa iya sih, Lu tau gak udah beberapa hari terakhir ini Lu orang kesekian yang bilang kalo Rexa pacaran sama artis juga." Jawab Akira sangat tenang.
__ADS_1
"Mereka udah cukup sering party bareng, Akira!!" Tegas si laki-laki.
"Hei Boy udah berapa kali gue bilang jangan panggil gue pake nama itu, sekarang gue kerja sebagai manager artis dan gue dikenal sebagai Zea bukan Akira!!"
"Oke-oke sorry,"
"Zee yang barusan gue bilang itu bener, gue bilang gini cuman gak mau aja Lu tau pas nanti ada pemberitaan tentang hubungan mereka,"
"Apalagi kalo foto-foto mereka sampe kesebar !!"
Akira terdiam.
Foto seperti apa yang dimaksud oleh orang ini? semakin banyak Akira mendengar penjelasan tentang Rexa semakin kacau pikiran nya.
Untuk kedua kalinya ia mendekati jika Rexa memiliki kekasih selain dirinya.
"Dan Lu harus tau kalo Rexa sama temen-temennya sering party di salah satu villa sama banyak cewek."
Deg
"Ngaco Lu !!"
"Lah ngaco apa, ini si Seilena sendiri yang curhat ke gue. dia bilang gitu ke gue karena dia cemburu sama Rexa yang sering party bareng cewek lain."
Deg
"Lagian Lu emang tinggal bareng sama Rexa enggak kan?"
Deg
"Lu kan cuman manager nya !!"
Deg
"Gak semua hal Lu bakal tau kan apa aja kemana aja dan sama siapa talent-talent Lu lakuin!!"
Deg
"Gue tau Lu udah lama dan bahkan gue kenal Lu sebelum jadi manager artis jadi gue gak mau kalo apa yang udah Lu bangun hancur dalam waktu singkat."
__ADS_1
"Gini deh Zee kalo masalah hubungan Rexa sama si Seilena gak masalah kali yak cuman yang jadi masalah sekarang kebiasaan Rexa yang party bareng banyak cewek."
Deg
"Itu yang bakal bikin karier Rexa hancur !!"
Deg
Si laki-laki berwujud wanita itu menjelaskan tanpa ragu merasa tidak perlu ada yang di filter.
Mengaku mengenal Akira tidak membuat laki-laki itu tau kenyataan nya.
Kenyataan jika Akira sudah menjalin hubungan dengan Rexa selama 2 tahun.
Andai dirinya tahu jika Akira berpacaran dengan Rexa mungkin dirinya akan menyampaikan dengan cara yang lebih halus.
Karena ada hati yang harus di jaga.
Untuk kedua kalinya Akira merasakan sesak di dada.
Pola pikir yang sebelumnya sempat berantakan kini semakin berantakan entah seperti apa yang harus Akira lakukan.
Haruskah percaya atau menutup telinga dan menelan sendiri pil pahit itu.
"Minggu ini Seilena ulang tahun dan katanya Rexa udah buat rencana surprise party di salah satu roof top hotel."
Deg
"Surprise party?" Tanya Akira tidak percaya.
"Yes Private party, Zee."
Akira semakin diam karena dirinya merasa semakin dekat dengan kenyataan.
"Gue tau Lu gak bakal percaya gitu aja sama apa yang baru gue omongin."
"Tapi setidaknya Lu juga harus cari tau jangan terus nutup telinga dan ngebuat image yang udah Lu bangun hancur."
Akira mengangguk pelan dengan dibarengi senyuman penuh arti.
__ADS_1