Cinta Sejati Dina

Cinta Sejati Dina
Kebahagiaan


__ADS_3

Lebaran tahun ini ira sangat senang. melihat ayah dan bundanya bersatu kembali. dua tahun lalu keluarga ira terpuruk sempat ayah dan bundanya mau cerai.


*Flashback*


Bapak dan ibu ira sering bertengkar semenjak mereka kena tipu oleh agen umroh. mereka harusnya tahun ini berangkat umroh tapi karena pihak agen kabur membawa uang jemaah.


Tak tanggung-tanggung mereka membawa uang jemaah hampir 10 milyar. Dan korbannya salah satunya keluarga ira. ibu yang selalu menyalahkan bapak atas musibah mereka.


Sebenarnya ibu punya kenalan teman dekat yang bekerja di agen terpercaya umroh.


Tetapi bapak ira di iming-imingi agen lain bahwa pembayarannya lebih murah dari agen sebelah dan di tawarkan pelayanan dan fasilitas yang terbagus.


Ibu ira sempat ragu tapi bapak selalu meyakinkan.


Pagi itu bapak telpon nomor agen tersebut. Beliau bilang sama pihak agen akan daftar umroh bersama istrinya. Pihak agen penipu itu bilang pada bapak ira kalau besuk pihak mereka akan menjemput mereka pakai mobil menuju kantor mereka di kota.


Makin percayalah bapak ira mendapat fasilitas antar jemput gratis. Besoknya mereka berdua siap-siap menunggu pihak agen penipu datang.


"Assalamualaikum". sapa sepasang suami istri petugas agen umroh.


"Walaikumsalam". mari masuk bapak ibu, bapak ira mempersilahkan masuk.


"Saya buatkan minuman ya pak ". ibu ira menawarkan minuman.


"Tidak usah repot-repot bu kita langsung saja berangkat ke kantor untuk mengisi berkas bapak dan ibu".


ajak bapak petugas agen.


"Baik pak ,saya ambil tas dulu". jawab ibu ira.


Butuh waktu 2 jam untuk sampai di kantor pusat agen penipu tersebut. Dikantor bapak dan ibunya ira segera mengisi berkas dan sekaligus melunasi pembayar 2 tiket umroh tersebut. Mereka di janjikan untuk berangkat 3 bualan kemudian.sepulangnya dari kantor agen mereka mampir sholat dzuhur dulu. kedua petugas agen itu lama sekali dzikirnya.


Bapak dan ibu ira sampai capek menunggu mereka. bapak ira pun makin yakin kalau mereka bener-bener agen amanah.

__ADS_1


"sholat dan dzikirnya saja khusuk". gumam bapak ira dalam hati. pasti ini agen benar-benar amanah.


Betapa bahagia hati mereka berdua untuk pergi ketanah suci segera terwujud. mereka bertahun-tahun menabung untuk biaya umroh.


Mereka menyisihkan uang setiap habis panen dan bapak ira juga menabung. Bapak ira bekerja sebagai guru swasta di SMA. Bapak ira maunya Haji saja tapi karena masa tunggu berangkat haji reguler terlalu lama bapak dan ibu ira memilih untuk umroh saja.


Mereka dianter sampai kerumah bapak dan ibunya ira. Bapak ibu dengan gembira menceritakan kepada ira bahwa 3 lagi mereka akan berangkat umroh.


"Ra, tiga bulan lagi bapak dan ibu mau berangkat umroh." kata bapak kepada ira.


"alhamdulillah, pak. ira senang mendengar kabar ini".


ucap ira penuh syukur.


Ibu ira langsung ke dapur untuk memasak. beliau memasak sayur sop ayam dan tempe mendoan kesukaan bapak ira.


tak lupa juga membuat sambal.


"hmmm.. banyak enak sekali bu? tanya ira.


"ibu memang yang terbaik semua masakan ibu pasti enak". jawab ira bangga terhadap ibunya.


"kamu juga harus belajar memasak ra! kamu itu sudah kelas 3 SMA." sebentar lagi kuliah. perintah ibu kepada ira.


"Baik bu. ira kan juga sudah bisa masak nasi, oseng-oseng dan masuk sayur bayam." jawab ira cengengesan.


"iya ,harus belajar yang lainnya juga buat soto ,kari ,rendang dll. tambah ibu.


"oke, siap bos." jawab ira sambil hormat.


Di bulan kedua pihak agen umroh mengirimkan koper dan keperluan laiinya buat umroh. jantung bapak ibu ira makin dag dig dug hari yang di nanti tinggal satu bulan.


keluarga dekat juga sudah banyak yang tahu tentang mereka mau berangkat umroh.

__ADS_1


Akhirnya bulan yang di tunggu datang mereka di jadwalkan berangkat tgl 10 jam 05.00 wib pagi. Mereka semua sudah siap tinggal menunggu mobil jemputan. Waktu sudah menunjukkan pukul 05.00 wib tapi belum ada tanda-tanda pihak agen menjemput.


Bapak ira segera menelepon agen tapi panggilan tersebut tidak terhubung. bapak ira tetap husnudzon mungkin jalan macet atau mobilnya ban nya bocor atau mogok.


"Gimana pak?.kenapa tidak kunjung datang mobil jemputannya? tanya ibu ira mulai cemas.


"Sabar bu ! mungkin mereka terjebak macet atau mobilnya rewel." bapak ira menenangkan istrinya.


Kemudian Bapak ira dapat telpon sesama jemaah yang gagal berangkat mereka dapat kabar kalau pihak agen kabur.


kantor agen tutup tidak ada siapa-siapa. bapak ira kaget mendengar berita tersebut.


"innalilahi, ya Allah benarkah?" kata bapak ira terus terduduk lemas.


"ada apa pak?" tanya ibu ira khawatir.


"itu bu pihak agen kabur bu kita gagal berangkat umroh". bapak ira memberi tahu.


Ibu ira langsung pingsan dan di bopong keluarga dekat masuk kerumah. Neneknya segera mengambil minyak kayu putih untuk di ucapkan ke hidung ibunya ira.


Perlahan-lahan ibu ira membuka mata, bu ira kembali menangis beliau shock banget mengingat kejadian tadi.


semenjak itulah bapak dan ibu ira yang awalnya pisah ranjang dan komunikasi jadi kurang baik. menjadi semakin tidak harmonis. apa yang di lakukan bapak ira di mata mereka ibunya selalu salah.


*flashback off*


Ira mengucap syukur kepada allah atas kebahagian ini keluarga mereka bersatu kembali. Yang menyatukan bapak ibu ira ini adik laki-laki ira. Sebelum meninggal adik ira sempat meminta bapak ibunya untuk baikkan lagi.


untuk memenuhi keinginan terakhir buah hatinya. orang tua ira sama-sama introspeksi dengan kesalahan masing-masing.


yang akhirnya membuat mereka bersatu kembali.


Adik ira terkena penyakit DB(demam berdarah) karena telat mendapatkan pertolongan pertama membuat adik ira yang bernama bagus menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit.

__ADS_1


Bapak dan ibunya ira menyesal telah lalai menjaga bagus hingga akhirnya allah meminta bagus untuk kembali padaNYA.


"


__ADS_2