
Faishal hari ini sibuk di kantornya ada acara penting minggu depan. panitia di susun dengan matang demi lancarnya acara. Semua rekan kerja ikut ambil bagian , untuk tempat acara dan catering sudah dihubungi. Acara kali ini spesial karena kedatangan tamu dari provinsi. UMKM pun di undang untuk pameran di acara tersebut.
"shal bagaimana persiapan acara minggu depan?" tanya kepala kantor tempat faishal bekerja.
"Alhamdulillah 70% kesiapannya pak." jawab faishal.
"Alhamdulillah kalau begitu semangat ya berikan yang terbaik! " nasehat pak kepala.
Hari sudah sore saatnya faishal dan teman-teman kantor pulang ke rumah. Rasa penat dan lapar jadi satu, ingin segera sampai rumah. Ibu faishal sudah menyiapkan sayur dan lauk untuk faishal dan bapaknya.
"assalamualaikum bu, hari ini masak apa bu?" Baunya harum.kata faishal yang langsung menuju dapur.
"waalaikumsalam faishal, ibu masak sayur asem ,goreng tempe sama ikan nila kesukaanmu."jawab ibu sambil mengaduk-aduk sayurnya.
"Faishal mau mandi dan nyuci baju dulu ya bu." ucap faishal.
"iya nak, makanya segera cari istri biar ada yang bantuin kamu nyuci baju! ucap ibu.
"Belum nemu yang cocok bu." doain ya bu! kata faishal kepada ibunya.
"ibu selalu mendoakan nak, ibumu ini juga pengem segera nimang cucu." kata ibu memelas.
"Iya bu faishal akan ikhtiar mencari jodoh faishal." kata faishal lagi.
Umur faishal memang sudah tak muda lagi usianya sudah 28 tahun. Untuk laki-laki didesanya yang seumurannya sudah memiliki satu atau dua anak. Ibunya faishal sangat menginginkan segera mendapatkan cucu. Biar rumah rame lagi terlebih beliau sering sendiri dirumah di tinggal suami dan faishal kerja dan adik faishal sekolah dan mondok di kota lain.
Hari ini kantor libur ibunya faishal minta di antarkan ke pondok adiknya. Ibunya mempersiapkan bekal makanan kesukaan adeknya ayam goreng,sambal terasi dan kering tempe. Tak lupa membelikan beberapa cemilan dan keperluan bulanan seperti sabun,shampo dan pasta gigi.
"Faishal tolong antarkan ibu ke pondoknya adekmu ya!" pinta ibunya.
"baik bu, faishal mau mandi dulu." ucap faishal kepada ibunya.
"jangan lama-lama yang biar kita tidak kesiangan biar bisa lama ketemu adikmu! kata ibunya faishal.
"siap bos,laksanakan! ucap faishal sambil tersenyum.
"Bu mau diantar pakai mobil atau naik motor saja?" kata faishal menawarkan.
"Naik motor saja nak! lebih cepat sampai. naik mobil takutnya macet di kota." jawab ibunya faishal.
"iya bu, faishal tak menyiapkan motornya dulu." kata faishal sambil menuju garasi motornya.
Faishal membonceng ibunya, sengaja berangkat pagi biar pulangnya tidak kemaleman. ibu selalu menyempatkan menjenguk adik faishal satu bulan sekali. Perjalanan menempuh dua jam dari rumah sampai pondok.saat melewati pasar didekat pondok ibu menyuruh faishal untuk berhenti.
"Faishal tolong berhenti didepan penja buah itu ya! pinta ibu.
"baik bu. mau beli buah apa bu?" kata faishal kepada ibunya.
"Mau beli buah kelengkeng dan buah manggis kesukaan adikmu." ucap ibunya faishal.
"Pak tolong timbangankan kelengkeng 1 kg dan manggisnya juga 1 kg ya pak! pinta ibu faishal.
__ADS_1
"Baik bu. apa lagi bu?" tanya bapak penjual buah.
"Tolong buatkan parcel buah lengkap seharga 200 rb ya pak!" kata ibu faishal.
"baik bu, kami siapkan! ibu bisa duduk dulu mohon menunggu sebentar ya!" kata bapak penja lagi.
"Parcel buah buat siapa bu?" kata faishal.
"Buat oleh-oleh pak kyai dan bu nyainya adikmu shal." ibu kan mau sowan, tidak enak kalau hanya memberi amplop. kata ibu menjelaskan.
"oh begitu ya bu, kirain mau mampir ke rumah temen ibu atau ke mana." ucap faishal sambil tersenyum.
"kamu ini shal ada-ada saja. ibu tidak punya teman di kota ini shal. mungkin kamu yang banyak teman di sini? karena dulu kamu kan mondok di kota ini. tanya balik ibu kepada faishal.
"Iya bu faishal yang banyak teman disini dan kebanyakan sudah pada nikah." kata faishal tersenyum.
"makanya nak buruan nyusul menikah."kata ibu sambil tersenyum manis.
Sesampainya dipondok ibu di sambut sama mbak-mbak pondok yang piket di depan gerbang.
"assalamualaikum, mau ketemu siapa bu?" kata mbak najwa yang piket hari ini.
"waalaikumsalam mbak, ibu mau ketemu naura yasmin kelas XI MA mbak." kata ibunya faishal.
"baik ibu dan maunya bisa menunggu di ruang tamu pondok ya! kata mbak najwa mempersilahkan.
"assalamualaikum ibu." sapa yasmin sambil mencium tangan ibunya dan memeluk ibunya.
"alhamdulillah sehat bu." kata yasmin.
"ibu di anter bapak atau mas faishal?" tanya yasmin.
"ibu di anter mas faishal, dia lagi beli air mineral di kantin pondok." jawab ibu.
"Sudah makan belum?" ini ibu bawakan makanan kesukaanmu! kata ibu kepada yasmin.
"Belum sempat sarapan bu. tadi baru selesai nyuci baju." jawab yasmin.
"Ya sudah sekarang segera makan." kata ibu sambil membuka bekal yang dari rumah.
"masyaallah banyak sekali ibu bawa makanan?" kata yasmin.
"nanti buat di bagi temen-temen sekamarmu di pondok." kata ibu.
"alhamdulillah, terimakasih bu." ucap yasmin sambil tersenyum.
Faishal di kantin pondok ketemu temen lamanya bernama hasan. beliau mengurus kantin dan mengajar anak MI/SD di pondok.
"assalamualaikum, hasan? sapa faishal yang agak ragu benar tidak itu teman lamanya waktu di pondok dulu.
"waalaikumsalam, kamu...? ucap hasan sambil mengingat-ngingat seseorang yang ada di depannya.
__ADS_1
"hayo..aku siapa?" masih ingat tidak? kata faishal lagi.
"masyaallah faishal kamu kan? ucap hasan yang sudah ingat sama teman lamanya itu.
"iya san, aku faishal. kamu apa kabar?" kata faishal.
"alhamdulillah saya sehat shal saya menikah sama orang sini makanya saya tetap bekerja di pondok." kata hasan.
"alhamdulillah berarti menetap disini tidak balik ke kotanya? tanya faishal lagi.
"iya shal saya menetap disini menemani istri dan anak saya." mampir lah kalau ada waktu senggang. ucap hasan.
"masyaallah selamat ya sudah menikah dan mempunyai buah hati." kata faishal.
"Terimakasih sobat, kamu sudah menikah shal?" tanya hasan.
"Belum san, doanya saja masih ikhtiar ini belum menemukan yang cocok!" kata faishal.
"ah pasti ini kriteriamu terlalu tinggi? makanya tidak menemukan yang cocok-cocok. ucap hasan kepada faishal.
"Tidak kok hasan cukup seiman dan wanita sholehah saja." tapi ya itu aku cocok eh kedua orang tuaku tidak cocok ataupun sebaliknya.
"Yang sabar shal, tak doain segera bertemu jodohku!" ucap hasan kepada faishal.
"aamiin terimakasih hasan, oh iya sampai lupa aku mau beli air mineral 2 ya yang botol besar." kata faishal.
"baik shal sebentar tak siapkan." kata hasan.
"assalamualaikum." ucap salam faishal kepada ibu dan adiknya yasmin.
"waalaikumsalam shal, kemana saja to nak ?di tunggu adikmu mau segera makan." tanya ibu.
"maaf bu lama tadi di kantin ketemu sama teman lama faishal waktu di pondok." kata faishal.
"masyaallah iya kah shal. apa dia asli orang kota sini?" tanya ibu faishal kembali.
"Bukan orang kota sini bu hasan orang Jepara yang menikah sama orang sini dan menetap bersama istri dan anaknya. rumahnya ada di belakang pondok ini."kata faishal menjelaskan kepada ibunya.
"kamu kapan nyusul temenmu untuk menikah?" kata ibu.
"doanya saja bu! faishal segera bertemu dengan jodoh faishal." kata faishal.
"hayo mas kapan aku punya kakak ipar yang cantik?" ucap yasmin sambil cengengesan.
"Kamu ini masih kecil ikut-ikutan." kata faishal kepada adiknya.
Karena selalu di dorong ibunya untuk segera menikah akhirnya faishal membawa seorang gadis ke rumah.
gadis itu usianya lebih tua dari faishal, faishal sebenarnya tidak mencintai gadis itu. Dihati faishal selalu ada dina yang entah kapan bisa bertemu dengan dina.
Gadis yang diperkenalkan faishal kepada orang tuanya bernama siska. Siska usianya lebih tua dari faishal, dia kakak kelasnya waktu di SMA. Faishal bertahun-tahun hanya menganggap siska sebagai teman. berbeda dengan siska yang dari dulu menaruh hati pada faishal.
__ADS_1