Cinta Sejati Dina

Cinta Sejati Dina
Tersadar


__ADS_3

Semakin hari dion selalu meminta untuk dibelikan sesuatu. bila sinta tidak mengikuti kemauannya dion tidak mau membalas chat maupun telpon dirinya. Dion pun sering memaksa sinta agar mau ciuman dengan dirinya tetapi selalu di tolak sinta. Sinta melamun di kos sambil menangis sinta lagi galau karena chat dan telponnya tidak dibalas oleh dion.


"kenapa sih ta kok melamun terus tak perhatikan?" tanya dina.


"aku lagi galau din kenapa dion tidak membalas chatku, sudah tiga hari ini dia tidak bisa dihubungi. apa dia sakit? kata sinta bertanya-tanya.


"Terakhir komunikasi apa kalian bertengkar?" tanya dian dengan halus.


"iya din dia marah karena tidak saya belikan helm di mall kemarin." ucap sinta bercerita.


"makanya sin putus saja sama dion." ira menambahi.


"itu bukan cinta din, dion hanya memanfaatkan kamu saja." kata ira lagi.


"kalau boleh memberi saran sin yang di katakan ira itu benar. seorang cowok itu harus tanggung jawab dan sayang sama pasangannya. bukan sering memaksa juga, kata kamu dia memaksamu untuk ciuman?" ucap dina menasehati sinta.

__ADS_1


"iya din dion sering memaksa aku untuk ciuman batasan pacaran hanya boleh pegang tangan saja din." kata sinta.


"pacaran itu di larang dalam islam karena banyak mudhorotnya sin, cinta itu menjaga bukan merusak! beda lagi kalau kita pacaran versi halal.


"maksudnya din? katanya tadi tidak boleh pacaran tapi ini kok boleh pacaran versi halal? tanya sinta bingung.


"iya ,pacaran setelah menikah sin. apapun yang kita lakukan dengan pasangan halal kita semua di hitung pahala oleh allah."tegas dina kepada kedua sahabatnya.


Sepanjang hari ini sinta memikirkan kata sahabat-sahabatnya. Dion memang laki-laki yang hanya memanfaatkan kebaikannya. Sinta sudah banyak berkorban setiap bulan membelanjakan keperluan bulanan dion, belum lagi dion yang mau dibelikan celana,jaket, sepatu dan lain-lain.


"halo, assalamualaikum dion." sinta mengucapkan salam.


"waalaikumsalam. ada apa? " jawab dion ketus karena masih marah sinta tidak membelikan sepatu untuknya.


"dion aku mau hubungan kita berakhir sampai sini saja." kata sinta yang tak terasa air mata tumpah dari pelupuk matanya.

__ADS_1


"tidak..tidak.. aku tidak mau putus sama kamu. Memang salah aku apa kepadamu sinta?" tanya dion yang tak pernah merasa bersalah.


"kamu tidak salah, akulah yang salah membiarkan dirimu masuk dalam kehidupanku." kata sinta sesegukan.


"sinta aku tidak terima kamu putusin seperti ini. besuk kita harus bertemu! kata dion.


"baik, besuk kita ketemu di rumah makan samping rumah sakit jam 10.00 wib pagi! kata sinta memberitahu.


Dina dan ira selalu menguatkan sahabatnya itu. Demi kebaikan sinta kedepannya supaya tidak dimanfaatkan laki-laki seperti dion. Bahkan di hari jadian mereka saja dion tidak pernah memberikan hadiah apapun kepada sinta.


Sinta mengambil wudhu dan melakukan sholat tahajud serta berdzikir kepada allah. Sesuai anjuran dari dina supaya hati sinta tenang dan bisa curhat sama sang maha pencipta alam semesta.


"ya allah berilah kekuatan untukku ,ampunilah dosaku dan tuntunan hamba menjadi wanita yang sholehah." ucap doa sinta yang di lantunkan.


Dari pukul 03.00 wib sampai pagi sinta tidak bisa memejamkan matanya. Dia takut kalau dion akan memukul atau mempermalukan dirinya di depan umum. Akhirnya sinta memutuskan mengajak dina untuk menemaninya menemui dion.

__ADS_1


__ADS_2