Cinta Sejati Dina

Cinta Sejati Dina
seorang ibu


__ADS_3

Dewi hari ini mendapat kunjungan dari sahabatnya dina,ira dan sinta. meski harus menempuh naik bus selama 1 jam untuk sampai di rumah bulek dewi. Mereka sengaja memberi kejutan buat sahabatnya itu. mereka sangat merindukan dewi , Sebelum naik bus mereka mampir di toko pakaian bayi untuk memberikan hadiah untuk dewi dan bayinya.


"sin, kamu mau beli apa? aku bingung nih mau ngasih kado apa?" kata dina.


"kalau aku mau ngasih 2 stel baju din." ucap sinta.


"kalau kamu ra mau ngado apa?" tanya dina kepada ira.


"aku mau ngado gendongan bayi sama sepatu bayi saja din." ucap ira sangat semangat.


"ya sudah aku mau membelikan feeding set(peralatan makan bayi untuk persiapan MPAsi nanti usia 6 bulan keatas) sama diaper bag (tas untuk keperluan bayi) saja." gimana menurut kalian? kata dina bingung.


Feeding set Merupakan set peralatan makan anak yang terdiri dari mangkuk, piring, gelas, sendok dan garpu.Terbuat dari material food grade dan BPA Free, aman untuk si kecil.


"bagus kok din." jawab ira dan sinta serempak.


"kalian ini kayak ada yang ngasih aba-aba saja kok bisa barengan gitu jawabnya." tawa dina sambil menutupi mulutnya.


akhirnya bus yang mereka tunggu datang dan saat memasuki bus hujanpun turun. mereka segera mencari tempat duduk yang kosong.


"allahuma shoyiban nafian." Semoga hujan membawa berkah." doa dina ketika turun hujan.


ketika sedang asyik memandangi pemandangan dari jendela bus. naiklah seorang ibu hamil besar dan beliau tidak mendapatkan tempat duduk. Dinapun langsung berdiri mempersilahkan ibu hamil itu duduk.


"Bu silahkan duduk ditempat saya." ucap dina kepada ibu itu.


"masyaallah terimakasih mbak."ucap ibu hamil itu sambil tersenyum.


"sama-sama bu." ucap dina melempar senyuman manis ke ibu hamil itu.


Alhamdulillah mereka sampai di pertigaan arah rumah buliknya dewi. Mereka bingung mau naik becak motor atau ojek saja. jarak pertigaan ke rumah buliknya dewi masih sekitar 700 meteran.


"bagaimana ra, kita kearah rumah buliknya dewi naik apa ojek atau becak motor?" tanya dina kepada ira.


"naik becak motor saja gimana din ,sin? jawab ira dan mempertanyakan kembali pada sinta dan dina.


"baiklah kita naik becak motor saja." ucap dina dan sinta berbarengan.


Mereka sudah sampai didepan rumah buleknya dewi. Kebetulan buleknya dewi sedang menyiram bunga di taman kecilnya. Bulek dewi pun senang sekali mereka berkunjung. karena ini bukan pertama kalinya mereka berkunjung di rumah buleknya dewi.


"assalamualaikum bulek." ucap mereka bertiga bersemangat.


"masyaallah mbak-mbak cantik sudah nyampai lagi di rumah bulek." kata bulik dewi.


"iya bulik maaf tidak memberi kabar dulu kalau kita mau kesini." jawab dina mewakili temannya.

__ADS_1


"Tidak apa-apa mbak justru bulek sangat bahagia sekali kalian berkunjung disini." jawab bulek.


Mereka bersalaman dan berpelukan satu per satu dengan bulek dewi. bulek dewi menganggap temen-temen dewi seperti anak sendiri. bulek dewi mempersilahkan mereka masuk rumah.


"monggo masuk rumah mbak anggap seperti rumah sendiri." ucap bulek dewi.


"iya bulek terimakasih." ucap mereka serempak.


"Boleh kami bertemu dengan dewi bulek." tanya dina.


"boleh nak, kalian duduk dulu bulek buatkan jus jeruk dulu." kata bulek dewi.


"Terimakasih bulek. maaf merepotkan." ucap mereka bertiga.


Setelah menunggu beberapa saat bulek keluar membawa nampan berisi jus jeruk dan beberapa snack ringan. Dewi ternyata masih didalam kamar menidurkan bayinya.


"ayo mbak ikut bulek ke kamarnya dewi!" kata bulek kepada dina, ira dan sinta.


"baik bulek." jawab mereka serempak.


"assalamualaikum. " sapa mereka bertiga kepada dewi.


"waalaikumsalam,masyaallah, kapan kalian tiba?" ucap dewi sambil memeluk ketiga sahabatnya.


"alhamdulillah aku dan bayiku sehat." ucap syukur dari dewi.


"alhamdulillah bahagia sekali bisa mengunjungi kamu wi." kata dina tanpa terasa jatuh air mata dina.


"masyaallah tampan sekali anak kamu wi?" puji ira dan sinta.


"terimakasih tante." jawab dewi lucu seperti anak kecil.


"Namanya siapa dewi?" tanya sinta lagi.


"Namanya ridwan maulana sin. panggilannya ridwan." kata dewi.


"Bulek tinggal masak dulu di dapur ya mbak-mbak. tolong temani dewi ngobrol! pinta bulek dewi.


Mereka berempat bersendau gurau melepas kangen. Dewipun larut asyik ngobrol dengan temen-temennya. Tak butuh waktu lama bulek sudah memanggil mereka untuk makan siang bersama.


"anak-anak ayo makan di ruang makan! perintah bulek dari depan pintu kamar dewi.


"Dewi kamu temani teman-temanmu ya! biar bulek yang jaga si kecil.


"baik bulek." jawab dewi dan mengajak temen-temennya ke ruang makan.

__ADS_1


"Baunya harum sekali kangen banget sama masakan bulek kamu wi."ucap ira kepada dewi.


"kalau kangen tinggal main kesini saja ra." ucap dewi kepada ira.


"alhamdulillah ada sayur kesukaan sayur asem, ikan le dan tempe goreng tak lupa sambalnya." ucap sinta.


"ayo jangan sungkan segera mulai makannya ya temen-temen." ucap dewi.


"baik wi, terimakasih ya wi." kata dina.


Selesai makan siang mereka sholat dzuhur berjamaah.


sholat itu sangat penting seperti hadistnya.


الصَّلاةُ عِمادُ الدِّينِ


"ash sholatu ima duddin." yang artinya " sholat adalah tiang agama."


Sholat adalah tiang agama ibadah utama yang akan dihisab pertama pada hari kiamat. (al bukhari dan muslim)


Setelah sholat mereka bertiga berpamitan sama dewi dan bulek. mereka berpamitan dan berempat berpelukan. akhirnya setelah menempuh 1 jam mereka sampai di kos juga. dina langsung mandi siap-siap untuk jaga malam di ruang anak lantai tiga. sedangkan ira dan sinta tetap di kos karena mereka jaga pagi esok hari.


"assalamualaikum din, kamu jaga malam kah?" tanya mbak mira dari prodi perawat.


"iya mbak saya jaga di bangsal anak lantai tiga." jawab dina.


"loh kita ternyata jaga di bangsal yang sama din." mbak mira memberitahu.


"alhamdulillah akhirnya jadwal kita bersama lagi ya mbak." jawab dina senang sekali kalau jadwal mereka bareng.


Besuk adalah hari ketiga waktu yang di berikan arif untuk dina harus memberikan jawaban kepada arif tentang lamarannya kemarin. Dina sudah sholat istikharoh dan berdiskusi dengan orang tuanya.


handphone dina berdering panggilan dari arif. Dina menjawab panggilan dari arif. arif itu orang baik dan pengertian, meski usia arif lebih tua dari dina tapi arif tetap menghormati dan menyayangi dina.


"assalamualaikum dek dina, besuk jadi ketemu di Cafe G? tanya arif.


"walaikumsalam mas. insyaAllah bisa mas besuk sinta dina ajak ya mas.


"baiklah dek." sampai ketemu besuk ya." ucap arif kepada dina.


"iya mas. wassalamualaikum mas." ucap dina memberi salam.


"waalaikumsalam salam, jaga kesehatan ya dek!" kata arif lalu memutuskan panggilan.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2