
Setelah kandungan Nina menginjak tujuh bulan.Sang kakek mengadakan pertemuan bersama keluarga besar untuk menggelar acara tujuh bulanan cucu dan cicit dari Kakek dan Papa Sang.
Mr Tan semakin menjaga istri nya.Karena tidak menuntut kemungkinan akan ada musuh yang selalu ingin mencelakakan Anak dan istrinya.
Bahkan kakek sendiri menyiapkan pengawal bayangan untuk sang cucu menantu dan cicit nya." Pewaris keluarga Sang.Betul- betul di jaga ketat oleh keluarga tersebut.
*
Pagi hari setelah sarapan,keluarga berkumpul di ruang keluarga guna untuk membahas acara tujuh bulanan.Sang kakek selalu mempersiapkan segala nya,dengan begitu baik dan apit.
Kakek bermaksud mengundang sahabat sekaligus besan nya.Kakek meraih ponsel nya dan melakukan panggilan untuk sahabatnya.
" Tring tring tring."
" Hallo..! Sang, ada apa.?" Ucap Kakek Dimas.
" Hallo..! Mas,gimana kabarmu.?" Ucap Kakek Sang.
" Alhamdulillah baik Sang." Ucap Kakek Dimas lagi.
" Alhamdulillah, Aku hanya ingin menyampaikan acara tujuh bulanan Cucu mu. Dan kamu tau ?" keluarga Sang mendapatkan pewaris seapasang." Ucap Kakek Sang.
" Alhamdulillah, Semoga selalu sehat dan dalam lindungan nya sampai melahirkan.Aamiin." Ucap Sang Kakek bersamaan.
" Kapan acara akan di laksanakan ?" Ucap Kakek Dimas yang sangat antusias ,mendengarkan sang cucu akan mempunyai dua calon baby sepasang.
" Insya allah. " Minggu depan Mas.Dan jangan lupa kasih info kalau akan berangkat dari kota J.Biar aku yang jemput di bandara." Ucap Kakek Sang.
" Tidak usah repot Sang." Ucap Kakek Dimas,jaga kesehatan mu saja dengan baik,biar bisa menimang cicit mu jika sudah lahir kedunia.
" Aku tidak repot..! Dan jangan membantah ,Dimas Pratama." Ucap Kakek Sang dengan penuh canda.
" Terserah lah . Mr To Sang.Ucap Kakek Dimas ,terkekeh.
*
Di Kota J.Keluarga Aditya.
Kedua sahabat mengakhiri obrolan mereka.Sampai Papa Dio,menghampirih ayahnya.
__ADS_1
" Siapa yah yang nelpon.?" Ucap Papa Dio.Dan di hampiri seluruh keluarga dan cicit-cicit nya,karena mereka baru siap makan malam dan sedang berkumpul di ruang keluarga.
" Keluarga Tan,akan menyambut acara tujuh bulanan,anak mu." Ucap Kakek Dimas.
Kakek memandang Aditya yang sedang mengelus perut istrinya." Gimana keadaan istrimu Dit.?" Tanya Kakek.
" Alhamdulillah." Baik kek." Ucap Aditya.
"Kemungkinan acara tujuh bulanan Istrimu akan berbarengan dengan Adikmu ,Di Kota A.Karena Nina ingin menyambut acara tujuh bulanan nya bersama kakak ipar nya." Ucap Kakek Dimas.
Semua hanya mengangguk ,menyimak obrolan sang Kakek.
Aditya memandang sang istri dengan lembut," Gimana sayang,dengan keinginan sahabat mu itu yang manja." Ucap Aditya dengan kekehannya.
" Terserah sayang Nay,ikut aja ." Ucap Nay.
" Oke...! Jum,at kita akan berangkat lebih awal ,agar istri mu tidak terlalu kelelahan." Kakek menatap Cucu menantunnya denagan sayang.
" Lebih baik kalau kita beramgkat lebih awal ,agar menantu mama bisa beristirahat dengan baik,sebelum acara tujuh bulanan di mulai." Ucap Mama Rita antusias.
" Baik...! Ma kami ke kamar dulu ." Ucap Aditya menggandeng sang istri, sedangkan anak-anak nya sudah di bawa suster untuk di tidurkan karena harus bersekolah esok hari.
*
Dan di Kota J.Setelah Kakek Sang mematikan panggilan bersama sahabatnya.Beliau memerintahkan pengawalnya untuk memjemput keluarga sahabat nya jika mereka sudah sampai di kota A.
Tibalah satu minggu yang telah di tetapkan untuk menyambut acara tujuh bulanan cucu menantu.
Dan keluarga Pratama baru saja tiba di bandara setelah melakukan perjalanan dari kota J ke kota A.Para pengawal yang telah di tugaskan oleh Kakek Sang .Untuk menjemput dan mengawal keluarga sahabat nya telah sampai di bandara dan berselang lima belas menit keluarga Pratama keluar dari bandara kota A.
Para pengawal dengan sigap menyambut Keluarga Pratama yang tersohor di kota J." Maaf ..! Silakan Tuan dan nyonya." Ucap Pengawal A.
Mempersilakan Keluarga Pratama memasuki mobil yang telah di sediakan keluarga Sang.
" Terimah kasih." Ucap kakek Dimas.
Mobil yang membawa keluarga Pratama beriringan keluar dari bandara menuju kediaman keluarga Sang. Selama tiga puluh menit menempuh perjalanan,iring- iringan mobil tadi memasuki kediaman keluarga Sang.
Seorang kakek beserta anak dan menantunya telah siap di pintu utama menyambut besan mereka ,dan jangan lupakan bumil yang sedang tersenyum dengan bahagia melihat keluarganya yang sedang turun dari mobil menghampiri mereka.
__ADS_1
" Asalamualaikm " Ucap Kakek Dimas.
" Wa,alaikumsalam " Ucap kakek sang dan Keluarga.
Dimas menghampiri sahabat nya," Gimana kabar mu sang ?". Kakek Dimas memeluk sahabat nya.
" Seperti yang kamu lihat mas.Aku sehat dan bentar lagi punya cicit yang ganteng dan cantik." Ucap Kakek Sang.
Dan di sambut senyuman semua keluarga.Setelah melakukan salaman masing keluarga, Kakek Sang mengajak keluarga sahabat nya memasuki ruang keluarga dan bercengkarama dengan candaan dari dua orang kakek,yang selalu di sambut senyuman semua keluarga.
"Aditya ajak istri mu istrahat, kasian tu takut kelelahan." Ucap Papa Sang.
" Iya Pa." Ucap Aditya.
Aditya menggandeng istrinya memasuki kamar tamu yang biasa mereka gunakan untuk beristirahat.
Setelah semua keluarga beristirahat, tiba waktunya makan malam dan semua keluarga telah duduk di tempat masing-masing.Dan melakukan makan malam bersama.Karena esok hari akan di adakan acara tujuh bulanan semua keluarga memasuki kamar masing-masing untuk mengistirahatkan tubuh mereka yang lelah setelah perjalanan.
*
Jam tujuh pagi semua keluarga telah bersiap untuk sarapan dan melanjutkan mengobrol di ruang keluarga.
Hingga waktu menunjukkan pukul tujuh malam waktu yang di tunggu untuk acara menyambut tujuh bulanan dua putri anak menantu dari keluarga besar yang tersohor di kota J dan Kota A.
Semua para undangan dan Keluarga sangat terkejut melihat kedua putri yang sangat cantik dan sedang mengandung dari ke dua keluarga.
Sedangkan kedua kakek sangat antusias menerima dan bercengkrama dengan kolega bisnis mereka.
Keluarga Pratama dan Keluarga Sang memilih duduk di tempat yang telah di sediakan panitia.
Nina dengan bahagia bercerita tentang kehidupan masing-masing. Dengan sang sahabat nya.Dan tanpa di sangkah seorang wanita memandang nya dari kejauhan,mengepalkan tangan nya." Aku akan menghancurkan kebahagian kalian." Ucap wanita itu,dan dengan santai menghampiri kedua bumil itu.
Acara demi acara telah di selenggarakan dan berjalan dengan baik dan pihak keluarga mempersilakan untuk mencicipi hidangan yang telah di sediakan panitia.
Dan saat yang bersamaan seorang wanita dengan santai menghampiri kedua wanita hamil dan mendorong keduanya hingga terjatuh ke lantai.Karena tidak ada persiapan dari keduanya hingga terdorong ke lantai.
" Aghhhhhh." Keduanya mengerang karena terkejut.
"Nina"
__ADS_1
"Nay" panggil keduanya berbarengan.