
Nina memandang suaminya yang masih memejamkan mata.Mendekatkan bibir nya mengecup bibir suaminya.
" Cup"
Nina dengan cepat mengangkat bibir nya tapi telat karena tengkuk nya sudah di tekan suami nya untuk memperdalam ciuman mereka,sampai Nina kekurangan oksigen dalam mulut nya.
" Mas,mau membunuhku ya ?" Nina dengan muka masam memukul dada suaminya.Yang sedang tersenyum memandang istrinya.
" Ayok,kakek sudah menunggu kita." Ucap Mr Tan.
Menggandeng istrinya keluar dari kamar menuju ruang makan.Dan di sana sudah ada keluarga lainnya yang sedang bercengkrama, tidak lupa sepupu jahil nya,Mr Teo,yang sedang.memandang sepasang suami istri.
Mr Tan menarik kursih untuk istrinya, menyuruh nya duduk,dan menarik kursih untuk nya,mereka makan bersama tanpa ada nya obrolan.
Keluarga Sang sangat antusias menunggu pewaris dari keluarga Sang. Mereka sangat bahagia dan tidak ada yang namanya iri dalam keluarga Sang,karena sang kakek telah memberikan hak warisan yang adil bagi keluarganya dan tentunya pewaris tunggal adalah Mr Tan sebagai cucu kandungnya.
Selain sudah menemukan sahabatnya yang telah lama menghilang.
Keluarga Kakek Mr To Sang akan mengadakan acara empat bulanan cucu menantunya.
__ADS_1
Mama yang selalu antusias,tidak ingin ketinggalan mempersiapkan semuanya.Bahkan keluarga sangat antusias ikut mempersiapkan acaranya.
*
Di pagi hari kedua Suami istri yang masih terlelap dalam tidurnya.Mr Tan membuka mata,menatap sang istri yang masih terlelap dalam pelukannya.Sunggu kebahagian yang tidak terhingga memiliki istri yang selalu baik dan tulus dalam segalah hal.
" Makasih, sayang sudah datang dalam hidup,dan mewarnai kehidupanku." Ucap Mr Tan.
Tak lama Nina membuka mata,memandang suami tercintanya yang sedang memandangnya tersenyum.
"Mas..! Aku mau stek." Ucap Nina manja.
Mr Tan,menurunkan istrinya di bawah sower,mengelus tubuh istrinya,dengan niat memandikan,tapi yang di di bawa meronta meminta masuk ke goa.
"Sayang,sebelum membeli steek,aku mau yang ini,sambil mengelus dua squisi.
"Mas..! Nina dengan desahannya,apalagi hormon kehamilannya mendominasi pengen lebih dari ciuman.
"Iya,sayang,aku mulai ya." Mr Tan,memulai ritualnya,hingga terjadilah pertempuran,yang mengenakkan buat suami istri.
__ADS_1
Hingga satu jam lamanya bergelut di bawa sower,menuntaskan ke inginannya.Mr Tan,mengangkat istrinya mendudukan di pinggir ranjang,mengambil baju dan memakaikan istrinya.Setelah selesai mengambil bajunya dan memakainya.
Mr Tan,menggandeng istrinya menuju ruang makan di mana keluarganya sedang menunggu.
"Assalamualaikum" Ucap Nina dan Mr Tan.
"Wa,alaikumsalam " Ucap semuanya.
Kakek menatap cucu nya.Dengan senyum yang lebar" Nak,jaga cucuk kakek ya." Ucap Kakek To.
" Iya,kek." Ucap Nina.
"Nak,Di rumah aja ya istrahat, biar nggak kecapean nanti malam." Ucap Mama mertuanya.
"Nina,memandang suaminya.Iya sayang, secepatnya akan pulang setelah menyelesaikan kerjaanku." Mr Tan,mengelus rambut istrinya dengan sayang.
Setelah sarapan semua anggota keluarga berkumpul di ruang keluarga.Membahas acara malam nanti.
Hari ini "Kebahagian Kakek To Sang menyambut acara empat bulanan cucu menantunya." Lengkap sudah ,walaupun baru empat bulan kandungan cucu menantunya.Kakek selalu berdoa semoga si cabang bayi,yang masih lima bulan lagi lahir,selalu Tuhan lindungi.
__ADS_1