
Di pagi hari ,Nay yang terbangun memandangi suaminya yang masih terlelap dalam mimpinya.
Mengulurkan tangan nya,mengelus pipi sang suami.
"Mas,bangun"Ucap Nay.
"Hemm,Aditya semakin mengetatkan pelukan nya di pinggang istrinya.
"Tok tok tok"
Suster masuk membawa keranjang bayi yang sedang mengulurkan lidah nya,"Maaf bu,bayi nya,harus di susuin dulu"ucap suster nya.
Baik suster,sambil mengulurkan tangan nya menyambut salah satu bayi nya,sedangkan yang satu masih dalam box.
"Nay,mengeluarkan susu nya,memberikan kepada bayi nya.
Aditya,menelan saliva nya,memandang bayi nya yang lagi menyedot ****** susu ibu nya.ranum banget susu istriku,Ucap nya dalam hati.
"Ma,harus nya itu punya papa,sambil memandang susu istri nya,"Mas,masa anak di cemburuan sih"Ucap Nay.
"Bakalan punya saingan lagi"ucap Aditya,mengerling kan matanya.
__ADS_1
"Mas,Nay,memandang suaminya dengan tajam."
"Iya,iya,Mas ngalah"ucap nya.
"Sayang,yang lain boleh kan?"Aditya memandang istrinya dengan senyum.
"Mas,Aditya yang aku sayang,tunggu sampai selesai Nipas,baru bisa,Dua bulan mas nunggu nya.
"Haaaa,berapa lama sayang?"Aditya menelan saliva nya,apa selama itu sih,Ucap nya dalam hati.
"Iya,sabar ya sayang"Nay,tersenyum licik memandang suaminya.
"Bisa,protes nggak sayang?"ucap Aditya dengan senyum.
"Ya,sama dokter nya,kelamaan dua bulan sayang."Aditya,sangat prustasi di buat nya.
Setelah menyusui kedua bayinya,Nay meletakkan ke dalam box,karena sebentar lagi,para oma-oma akan menjemput kedua bayi imut dan menggemaskan.
Tak lama dokter masuk,mengecek tekanan darah,dan juga jahitan bekas oprasih.karena sebentar lagi ibu dan bayi akan kembali kerumah utama.
"Selesai mengecek salah satu jahitan, dokter menyarankan kepada mama muda untuk banyak istrahat takut jahitan terbuka jika banyak bergerak.
__ADS_1
"Bu Nay,harus banyak istrahat jangan banyak bergerak dan banyak makan buah dan sayur untuk melancarkan asih.
"Baik,dokter."ucap Nay.
Aditya masih terdiam seperti patung, memandangi dokter yang sudah berlalu keluar ruangan perawatan.
Tak lama Mama Rita dan Nina masuk ke dalam kamar,semuanya telah siap di masukkan dalam tas.
Aditya dengan cekatan memasukkan barang-barang istri dan juga anak nya dalam tas.masih dalam keadaan diam memikirkan dua bulan lama nya menunggu.
Mama Rita heran memandang anak nya sudah jadi ayah dengan mode diam,"Dit,ada masalah"ucap mama Rita.
"Iya,ma masalah nya berat banget".Ucap Aditya.
"Haaaa,apa papa bisa bantu?"ucap Papa Dio yang masih diam memandang anak nya.bahkan semua yang ada dalam ruangan memandang ayah dua anak itu.
Aditya tersenyum kikuk,menggaruk kepala yang tidak gatal,tidak pa!"
"Ayok,pa bawain tas nya,kata mama Rita,"iya,sayang.
"Ayok"
__ADS_1
Baby Daniel di gendong oleh Nina, sedangkan Baby Didit di gendong mama Rita,mereka keluar dari kamar nya menuju lobi,Nay di dorong oleh suaminya memakai kursih roda.
Mobil telah siap di depan lobi rumah sakit,yang di kemudian oleh Steve,Aditya menggendong istrinya memasuk kedalam mobil,Mama rita duduk di samping Steve,Nina duduk di samping Nay.