Cinta Suami Untuk Istri

Cinta Suami Untuk Istri
32.Sandiwara yang Terbongkar


__ADS_3

"Mama Rita.berteriak kegirangan.Akhirnya mama punya cucu juga"


"Nggak sia-sia kakek.


Membuat Sandiwara "uppss".


keceplosan.Mama Rita,menutup mulut nya.


"Sandiwara apa ma?".Ucap Aditya.


Aditya memicingkan mata Memandang semua orang yang ada didepan nya,melihat keluarganya.yang sedang terdiam.


Tiba-tiba,Nay meringis memegangi kepala nya.


"Mama Rita,memandang menantu nya.


"kenapa,sayang?".Pusing ma.ucap Nay.


"Dit antarkan istrimu,ke kamar.


"Iya ma!".Aditya menghampiri istrinya memegang tangan nya.


Aditya.memandang


Kekek.papa dan juga mama nya. "Urusan kita belum selesai!"Aditya butuh penjelasan?"


"bocah gemplung,sana urus istrimu!".Ucap kakek.tersenyum.


Sana urus istri mu,nanti papa jelasin.


"Oke,pa".Ucap Aditya,


Berlalu meninggalkan semua orang yang lagi menahan senyum kebahagian karena sudah berhasil memberikan cucu.


Mama Rita.Memandang papa Dio,dan kakek Dimas yang masih terdiam.


"Maaf".ucap mama Rita.


Mama keceplosan tadi pa.


Habis mama bahagia banget.


Bentar lagi punya cucu.


*


Dari arah depan.


"Asalamualaikum"ucap Nina.

__ADS_1


Wa,alaikumsalam"ucap semua nya.


"Sayang,bentar lagi kamu punya ponakan.Masa sih ma?"ucap Nina.


"Tu.sambil menunjuk kearah kamar Aditya.


"Maksudnya."Nay hamil ma?.Ucap Nina.


Iya ucap mama Rita.Sudah ku duga ma!".kata Nina.


Maksud kamu?"


Beberapa minggu yang lalu.Nay tu bertingkah aneh ma.


"hehehe."


Tau nya bunting tu anak"


Tak lama Aditya hadir diantara mereka."gimana istri mu?"Tanya mama.


"Udah tidur ma?"Ucap Aditya.


Aditya memandang semua keluarga nya.Papa.ucap Aditya.


Besok papa jelaskan."nggak pa sekarang.penjelasan nya"ucap Aditya.


Papa Dio.memandang kakek Dimas.


Jadi selama ini?".Papa sama Kakek,ngerjain Aditya ya?"


Itu biar kakek."cepat dapat cucu nya.Dit?"ucap papa Dio.


Aditya,terdiam mengingat segala Sandiwara yang di buat sang kakek"ada-ada aja keluarga nya ini.


Demi mendapatkan seorang cucu.


Harus membuat sandiwara.


Yang harus memisahkan diri nya dan istrinya.ucap Aditya.dalam hati.


*


Di pagi hari Nay terbangun.


Merasa perut nya terasa diaduk-aduk.


Berlari masuk ke kamar mandi,mengeluarkan isi perut nya.


"huek huek huek"

__ADS_1


Aditya,memicingkan mata nya,mengikuti arah suara yang membuatnya terusik.


Terbangun dan mengikuti istrinya yang sedang di kamar mandi,mengeluarkan isi perut nya.


"sayang".panggil Aditya.


Yang merasa khawatir dengan istrinya.


Nay tak menghiraukan panggilan suami nya.


karena merasa sangat lemas.


Aditya mengangkat istrinya.Merebahkan di atas tempat tidur."Sayang minum dulu!"


"Nggak ah mas.Nay pengen sate!".


"Ya udah kita kebawa".Semua udah pada nunggu kita untuk sarapan.


"Ayok.mas"ajak Nay.


Aditya,membimbing istrinya,keluar dari kamar,menuju ke ruang makan,dimana keluarga sedang menunggu.


Pagi kakek.papa.mama"ucap keduanya.


Nina tersenyum memandang sahabat nya.


Oh may Nay.ponakan aku.


Gimana kabar nya?"sambil memeluk nya.


Nin kapan sampai?"ucap Nay.


"Semalam"


Semua nya sarapan dengan tenang. tanpa berbicara.


Seperti itulah kakek Dimas.


Mengajarkan keluarga Pratama.


Jika di ruang makan,harus makan dengan diam dan tenang.


Setelah di ruang keluarga.


Aditya memandang kakek yang lagi ngobrol dengan papa Dio.


Kakek.memandang Aditya.


Kakek ingin Nay menjalani kehamilan nya.Bersama keluarga di rumah ini.

__ADS_1


"Gimana?"Menurutmu.Ucap kakek.


__ADS_2