
Setelah mengantarkan keluarga dari sahabat nya, kakek Sang kembali keke diamannya bersama anak dan menantu nya.
Selama menempuh perjalanan selama empat puluh menit,mobil yang di tumpangi keluarga Sang sampai di halaman rumah keluarga Sang.Para pengawal dengan sigap membukakan pintu gerbag untuk tuan nya.
Mobil memasuki halama yang luas, Sang kakek beserta papa Sang dan istrinya keluar dari mobil memasuki rumah. Betapa bahagia nya melihat cucu-cucu nya yang sedang bersantai di ruangan keluarga, Mama dan papa menghampiri sang cucu. Begitu pun sang kakek yang selalu tersenyum bila memandang sang cicit hati nya bersyukur karena mendapatkan apa yang di inginkan.
Keluarganya telah lengkap,sang kakek hanya menginginkan hidup tenang dan damai di hari tuanya.
*
Sementara di bandara kota J.Keluarga Pratama barusan menginjakkan kaki ke bandara dan selalu menjadi perhatian setiap penumpang yang mereka lewati.Baby twis yang di gandeng oleh opa dan oma nya,sedang kan Aditya menggandeng tangan sang istri beserta para suster yang membawa anak nya yang baru beberapa minggu di lahirkan, mengikuti dari belakang.Sang kakek yang selalu di di kawal dari belakang oleh pengawal pribadi nya.
Hari ini semua orang yang berada di bandara di kejutkan .Kembali nya Keluarga Pratama dari kota J. Dari kota A.
__ADS_1
" Buka nya Kehamilan istri tuan Aditya masih tujuh bulan. Ketika berangkat ke kota A." Ucap wanita yang sedang memperhatikan Naysilah yang sudah terlihat ramping dan ada anak kecil di samping nya bersama suster nya.
Semua memandang dengan takjub walaupun sudah mempunya anak tiga tapi wanita itu masih cantik dan seksi.Jika di pandang dari jauh maupun dekat." Sepertinya. Tapi masih tetap cantik" Ucap wanita yang satu nya.
Kebanyakan dari kalangan wanita ada iri ada juga yang selalu mendoakan kebahagian mereka.Sampai keluarga Pratama memasuki mobil masing-masing yang sudah di siapkan pengawal nya.
Mobil menyusuri jalan selama tiga pulu menit dalam perjalanan sampailah di depan gerbang dan pengawal siap membukakan pintu gerbang sampai mobil memasuki halaman yang begitu luas dan indah.
*
" Kek,gimana dengan keluarga Mr Bon." Mr Tan bertanya kepada kakek nya dengan muka yang penasaran.
" Mereka sudah kakek ,hancurkan." Ucap sang kakek dengan santai.
__ADS_1
"Apakah ada sangkut paut nya dengan keluarga itu." Ucap Papa Sang memandang ayah nya.
" Dia yang memanfaatkan anaknya untuk mencelakai cucu menantu dan cicit ku,tapi kebodahannya ikut mencelakai cucu menantu sahabat kakek." Ucap kakek dengan muka masamnya.
"Semoga saja degan ke jadian ini. Mereka bisa sadar dengan kelicikan nya." Ucap Papa Sang.
" Iya." Ucap Sang kakek memngangguk.
Mr Tan masih terdiam sambil mendengarkan obrolan sang kakek dan Papa Sang.
Setelah satu jam mengobrol ala keluarga mereka.Mr Tan permisi menuju ke kamarnya di mana sang istri telah menunggunya.Mr Tan memasuki kamar di mana sang istri sedang duduk berselonjoran di atas tempat tidur.
Mr Tan mendekati mengangkat kaki istrinya memijit dengan lembut." Capek ." Ucap Mr Tan sambil memijit nya.
__ADS_1
" Hemm." Ucap Nina.