
Setelah sarapan pagi bersama Mr Tan mengajak Istrinya ikut bersama nya ke kantor.Karena sejak hamil Nina tidak ingin jauh dari suaminya.
Entah sejak kehamilannya,Nina cenderung manja kepada suami nya.Mr Tan menggandeng tangan istrinya menghampiri mama papa nya dan juga kakek nya.
" Papa,ma..! kami ke kantor dulu" Ucap Mr Tan.
Mama,tersenyum memandangi menantunya " istrimu,ikut juga nak ?" Ucap Mama.
"Iya ma." Nina tersenyum malu menatap mama mertuanya.
"Ayok,sayang,Mr Tan menggandeng tangan istrinya, menuju mobil yang sudah terparkir dan pintu mobil telah terbuka.Mr Steven dengan sigap membuka pintu mobil untuk tuannya.
Nina memasuki mobil di susul oleh suaminya duduk di sampingnya,mobil melaju dengan kecepatan sedang,hinggah perjalanan memakan waktu selama dua puluh menit hingga berhenti di lobi perusahaan.
Mr Tan membuka pintu lalu keluar di susul istrinya, menggandeng tangan istrinya memasuki lift menuju lantai tiga lima.
Setelah memasuki ruangan Nina memasuki kamar pribadi suaminya.Mr Tan menuju kursih kebesarannya,mengerjakan pekerjanya yang masih tertunda kemarin.
Tak lama pintu di ketok." Tok tok tok ".
__ADS_1
"Masuk..! Ucap Mr Tan.Tanpa menoleh dari laptopnya.
" Tuan..! Apakah jadi hari ini ,pertemuannya?".Mr Steven bertanya sambil memberikan berkas yang akan di tanda tangani.
"Kita,tunggu info dari kakek." Ucapnya.
"Apakah.nyonya akan diajak dalam pertemuan?" Mr Steven was- was memandang bosnya.
"Mr Tan,tersenyum sambil mengangguk, tanda mengiyakan."Iya." Aku ingin melihat bagaimana istriku menekan mereka.
"Jam dua belas, setelah makan siang ,Kakek sudah menunggu di restoran yang sudah di sediakan .Mr Wang,dan keluarganya." Ucap Mr Steven.
Mr Steven, berlalu dari rungan bosnya.memasuki ruang kerjanya.Karena waktu masih menunjukkan pukul sepuluh pagi.Dan masih ada waktu beberapa jam lagi.
"Mr Tan,memandang sahabatnya.Stev jangan ada yang mengangguku sampai waktunya makan siang. " Mr Tan tersenyum memandang sahabatnya sekaligus,orang kepercayaannya.
"Baik..! Bos.Mr Steven berlalu ,sambil menutup pintu.
Mr Tan,mengunci pintu,biar nggak ada yang masuk.Dan berlalu memasuki ruang pribadinya dimana istrinya sedang terlelap.
__ADS_1
Mr Tan,memandang istrinya tanpa berkedip,bagaimana, tidak istrinya tidur dalam keadaan memakai kemejanya,dan itu sangat seksi di matanya.
Mr Tan ,menaiki ranjang mendekati istrinya yang menurutnya,selama hamil istrinya sangat menggemaskan ,pipi yang cubi,buah dadanya yang membusung naik.
"Ahh dia sudah nggak tahan menyentunya.Mr Tan ******* bibir istrinya, meremas dan membuka semua pakaian istrinya dan terjadilah apa yang harus terjadi.
*
Waktu menunjukkan pukul sebelas siang,dan waktunya makan.
Mr Tan ,mengangkat istrinya, memasuki kamar mandi,setelah dua puluh menit keduanya keluar dengan pakaian yang berbeda.Dengan bibir mengerucut Nina mengikuti suaminya keluar dari ruang pribadi,makanan telah tersedia.
Mr Tan dan istrinya menikmati makan siang bersama dan waktu telah menunjukkan pukul satu siang, waktu nya untuk pertemuan dengan keluarga Wang.
Mr Tan menggandeng istrinya menuju lift,dan di ikuti orang kepercayaannya Mr Steven yang selalu setia bersamanya.
Setelah menempuh perjalan selama dua puluh menit tibalah mereka di hotel yang dimana sang kakek dan keluarga Wang yang telah menunggu kedatangannya.
"Selamat siang,Tuan Wang".Ucap Mr Steven.
__ADS_1
Mr Tan mengajak Istrinya duduk bersamanya.