Cinta Suami Untuk Istri

Cinta Suami Untuk Istri
54.Candaan Keluarga


__ADS_3

Mr To,yang sedang berhadapan dengan Kakek Dimas,melakukan pembicaraan secara serius.


Malam ini untuk tidak mengundurkan pertunangan Nina dan cucu nya Mr Tan.


"Dimas...,bagaimana kalau minggu depan cucuku dan cucu mu harus bertunangan!",Ucap Mr To,dengan tegas dengan senyuman khas nya.


"Kakek Dimas memandang,sahabat nya,dengan senyuman nya yang khas."


Dimas memandang kearah sahabat nya,"Kamu sudah nggak tahan ingin menimang cucu",Ucap kakek Dimas,meledek sahabat nya.


"Mr To,mengerling kan mata nya,memandang sahabat nya.


"Ingat,Dimas bukan kamu saja yang ingin punya cicit.aku juga mengiginkan cicit dari cucumu dan juga cucu ku.dengan senyuman yang mengembang,membayangkan Mr tan dan Nina yang mempunyai anak.


"Edan..."Kamu To,cari gadis lain buat cucu mu",ucap kakek Dimas,dengan senyuman candanya.


"Nggak..."Nina harus Nikah dengan Mr Tan,enak saja cari gadis lain,pokok nya minggu depan harus bertunangan.ucap Mr To.


"hahahhahha"


Para orang tua yang menyaksikan perdebatan kedua sahabat itu,seperti sedang memperebutkan makanan.tertawa terbahak menyaksikan kelakuan kedua nya sunggu lucu pikir mereka.

__ADS_1


Semakin malam,semakin ramai keluarga yang sedang bercengkrama,bercerita mulai hal-hal tentang bisnis maupun tentang keluarga.


Sampai Candaan Keluarga terdengar sampai ke penjuru ruangan.


Mulai dari pembicaraan bisnis sampai masalah keluarga.


Dan sekarang yang lagi di bahas adalah masalah tentang kelanjutan hubungan dua keluarga yaitu baik keluarga Pratama maupun Keluarga Mr To sang,yang sangat mengundukung adanya perjodohan ini.


Sedangkan dua sejoli yang lagi di bicarakan,sedang berdebat di taman belakang.


"Mr Tan,kalau anda memang tidak menginginkan perjodohan ini,sebaik nya Mr Tan batalkan saja.Ucap Nina.


lanjut nya lagi.


Nay,berlalu meninggalkan Mr tan,tapi tangan nya di cekal,karena tak seimbang jalan nya,Nina terjengkang kebelakang menabrak dada Mr Tan.


"Isss..."Sakit tau.Nina mengusap hidung nya yang memerah.


"Mr Tan,mendekatkan bibir nya,berbisik membuat bulu kuduk Nina merinding.


"Perjodohan kita,tidak akan di batal kan,tekan Mr Tan,memandang kedua mata Nina dengan intens,mata ini yang selalu membuat nya tidak bisa tidur.

__ADS_1


Mr Tan mendaratkan ciuman sekilas di bibir Nina.


Nina,terbelalak setelah Mr Tan melewati nya,"Tan tan..."teriak Nina,karena ciuman pertama nya yang sudah di ambil Mr Tan.


Sedangkan orang yang sudah mengambil ciuman pertama nya berlalu begitu saja,seperti tidak terjadi apa-apa"sambil tersenyum penuh arti.


"Mr Tan duduk diantara kakek To dan Kakek Dimas,apalagi untuk menghindari amukan dari gadis yang sedang mengejar nya.


Nina,sampai di depan kakek nya,mengepalkan tangan nya memandang Mr Tan.


Kakek Dimas memandang cucu nya,dengan intens "Ada apa nak?" ucap kakek Dimas .


Dengan senyum nya. Yang khas,sambil memanggil cucu nya mendekat padanya.


"Kakek,Apakah perjodohan ini masih akan berlanjut?" Ucap nya memandang sang kakek.


"Apa,maksud mu",Ti,tidak kek."


"ak,aku..."hanya bertanya saja.Ucap Nina menelan salivanya,karena tatapan dari kakek nya.


"Ada apa cucuk kakek"Mr To.Menghampiri Nina.

__ADS_1


"Tidak ada kek"Ucap Nina,menunduk.


Dia tidak sanggup melihat kebahagian keluarga nya,membicarakan perjodohan nya.


__ADS_2