
Setelah puas bermain dengan wanita pelakor.
Nina melangkah ,melewati suaminya.Memasuki mobil,untung nya kunci mobil masih terletak di kemudi.
Nina melajukan mobil dengan penuh emosi ,meninggal kan suaminya yang masih mematung.
Setelah mobil beranjak dari parkiran dan menjauh.Mr Tan dan sekretaris nya tersadar dan mengejar mobil yang di kendarai istrinya.
"Shittt..! Steven telpon Yogi kita harus mengejar istriku.Mr Tan mengepalkan tangan memandangi wanita yang masih babak belur,karena tidak ada yang mau menolong nya.
Sementara Nina yang baru tersadar memikirkan dirinya." Ada apa dengan diriku?, kenapa akhir- akhir ini mood nya naik turun." Dan tidak biasanya seperti ini.
Nina memasuki halaman rumah dan turun dari mobil,memasuki rumah,menuju kamarnya.
Tak berselang lama , Mr Tan turun dari mobil,menyusul istrinya.
Bodyguard yang selalu bersiap kapan saja mengantar mobil, memudahkan nya untuk mengejar istrinya.
__ADS_1
Nina yang masih berada dalam kamar mandi keluar dalam keadaan memakai handuk,karena lupa membawa baju dalam kamar mandi.Mr Tan yang baru maauk ke kamar ,menghampiri berusaha memeluk istrinya.
"Jangan sentuh aku,aku tidak ingin mencium bau wanita itu" Ucap Nina.
Nina melewati suaminya yang masih mematung, memasuki ruangan,dimana Nina mengganti baju dan keluar dari kamar mereka.
Mr Tan,menarik nafas panjang san memasuki kamar mandi membersihkan diri. Setelah selesai Mr Tan tidak menemukan istrinya.
Nina telah bergabung bersama kakek dan mertuanya,hatinya kembali melunak mendengar keluarga suaminya yang sedang tertawa. Sedang orang yang sedang di tertawai masih santai menghampiri mereka.
Kakek,memandangi cucu menantunya dari bawa sampai atas begitupun dengan mertuanya melakukan hal yang sama.Nina kebingungan. Tak lama ibu mertuanya mendekati dan memeluk nya,"Mama ,bangga padamu sayang,jangan biarkan orang lain mengganggu milik mu." Ucap mama.
Mama mertuanya yakin kalau menantunya sedang berbadan dua,tapi belum pasti karena belum memastikan dengan dokter kandungan.
Kakek ,mengangkat dua jempol ke arah Nina dengan senyum mengembang.Hingga akhirnya suaminya bergabung dengan mereka.
Membuat Nina berhenti tersenyum, Nina masih kecewa dengan suaminya yang di peluk wanita lain,tapi diam aja tampa perlawanan.
__ADS_1
"Ayok sayang kita makan malam " mama mengajak semua keluarga ke ruang makan.
Nina dengan santai melewati suaminya tidak menoleh atau mengajaknya .
Mr Tan , sangat frustasi di abaikan istrinya,bahkan Nina duduk dengan santai tanpa melayani suami nya.Kakek dan mama bingung karena tidak biasanya menantunya secuek itu pada suami nya.
Nina mengambil makan untuk diri nya tanpa menawarkan suami nya dan makanan yang di ambil nya bukanya di makan malah di pandang tanpa di sentuh.
Emosinya yang kadang naik turun membuatnya heran sendiri dengan diri nya.
Mr Tan ,mengambil makan untuk nya dan memakan nya dengan santai dan itu membuat istrinya semakin ngambek.
Nina dengan cepat mengabaikan makanannya dan yang membuatnya heran semua makanan di depan nya sangat merusak moodnya.
Mama mertuanya memandang menantu nya dengan senyum "Nak,kenapa nggak di makan?" Ucap mama.
"Mak,Boleh nggak Nina makan bakso ?" Ucap Nina.
__ADS_1
Dengan air mata yang mulai mengalir di pipi nya.