
"Mas,makan siang dulu baru lanjutkan kerja" Ucap Nay.
Aditya, mendongak menatap istrinya, meraih remote mengunci pintu secara otomatis.
Aditya melangkah memeluk istrinya, "Sayang,aku menginginkanmu". Ucap Aditya. Mengangkat istrinya memasuki kamar pribadinya, hingga terjadilah hubungan suami istri.Yang di inginkan sepasang mama dan papa mudah sebelum sarapan pagi.
Aditya betul-betul melampiaskan hasratnya hingga tak menyadari waktu makan siang telah lewat,bahkan telah menunjuk kan pukul tiga sore.
Selesai melewat kan makan siang.Aditya duduk bersama istrinya memakan makan siang yang di bawa oleh May.
Kebahagian Aditya dan Naysilah dalam kebersamaan mereka.
*
Nina bersama suami nya sedang menjalani hari-hari kebersamaan mereka, kebahagian nya telah sempurna dengan adanya suaminya yang selalu posesif padanya.
Menikmati suasana malam hari di balkon kamar mereka dengan menyeruput teh melati kesukaan Nina dan suaminya tidak pernah melewat kan secangkir kopi hitam kesukaan nya.
Nina,menolehkan muka,meraih ponsel nya yang sedang berdering menandakan ada panggilan masuk.
" Hallo,ma Asalamualaikum " ucap Nina dengan senyuman manis nya.
"Ya,Nina Waalaikumsalam " ucap mama Rita.
__ADS_1
"ada ,apa ma ,malam-malam menelpon?" ucap Nina, yang khawatir menerima telpon dari mamanya.
"Mama,hanya ingin mengabari kalau besok malam keluarga kita akan berkumpul ,sekedar bersilahturahmi. Ucap mama Rita,yang antusias memberi kabar kepada anaknya.
"Ma..! apa kakek baik- baik saja," Ucap Nina,penuh khawatir.
"Kakek,baik Nin." Ucap mama Rita.
"Mama hanya berharap Mungkin dengan berkumpulnya keluarga pratama kakek akan semangat menjalani pengobatan nya ." Lanjutnya.
"Iya,ma ,Insyaallah Nina dan suami Nina akan kerumah besok malam." Ucap Nina.
"Ya uda sayang ,mama tutup dulu telponnya." Assalamualaikum "
Tak terasa air mata nya berlinang.Mama Rita hanya berharap ayah mertuanya selalu sehat dan semangat menjalani pengobatannya.
Dengan kesepakatan suami dan anaknya Aditya, mereka mengadakan kumpul keluarga.
Mama Rita menghampiri kamar yang di tempati mertuanya, mama Rita melangkah mendekati ranjang dimana mertunya sedang tidur lelap.
Di malam hari di kediaman Pratama,waktu menunjukkan pukul delapan malam para keluarga sudah berdatangan.Berkumpul di ruang keluarga yang di khusus kan buat keluarga besar pratama.
Tak lama sebuah mobil mewah terparkir di kediaman Pratama. Seorang pria paru baya di ikuti anak dan menantunya memasuki kediaman ,semua keluarga menoleh menatap seorang kakek paru baya yang tak lain sahabat dari Kakek Dimas,besan dari papa Dio dan mama Rita.
__ADS_1
Papa Dio dan mama Rita berdiri menghampiri Kakek To,dan juga besan mereka.
"Ayah,apa kabar ?" ,Ucap papa Dio dan mama Rita bersamaan.
"Baik,nak gimana keadaan sahabat kakek?" ucap Mr To.
"Baik,ayah ,bentar lagi keluar" Ucap papa Duo.
Mama Rita menghampiri besannya ,saling memeluk dan merangkul satu sama lain.
"Gimana,kabarnya jeng?" ucap mama Rita.
"Baik" Ucap besannya yang tak lain mama Mr Tan.
Begitupun papa Dio,menghampiri besan dan merangkulnya." Apa,kabar " Ucap papa Dio.
"Baik"
Mereka menyapa satu sama lain layak nya seperti keluarga kandung.
Nina dan Mr Tan telah duduk cantik di tempat mereka.
Tak lama Kakek Dimas, keluar dari kamar di dorong oleh perawatnya dengan kursih roda.Menyapa sahabatnya,merangkulnya.
__ADS_1
Mereka melanjutkan makan malam sebelum berkumpul diruang keluarga.