
Nina dengan cepat mengabaikan makanan nya.Dan yang membuat nya heran semua makanan yang di depannya sangat merusak mood nya.
Mama mertuanya memandang menantunya dengan senyum." Nak kenapa nggak di makan ?" Ucap Mama.
"Ma,Boleh nggak Nina makan bakso ?" Ucap Nina.
" Boleh "
"Nggak " Mr Tan dan mama berbarengan menjawab.
Dengan air mata yang mulai mengalir di pipi nya.Nina meninggalkan meja makan dan semua keluarga yang ada di meja makan bingung dengan sikap menantu mereka.
Nina yang mengingikan makan bakso,karena keinginan nya yang di tidak boleh dari suami.Berlari ke kamar menutup pintu dengan kencang.
" hik hik hik "
Mr Tan ,yang bingung dengan kelakuan istrinya, menatap nya dengan intens sampai hilang dari pandangan nya.
"Nak ,turuti apa ke inginan istrimu." Ucap Mama.
Mr Tan,memandang mama nya dengan bingung tapi mengiyakan.
"Tapi ma itu makanan nya?" Mr Tan belum selesai ngomong,sudah di potong oleh mama nya.
__ADS_1
" Mama ,rasa istrimu hamil Tan ,kelakuannya aneh,kayak orang hamil." Ucap Mama lagi.
" Apa,orang hamil seperti itu,kelakuan nya kadang aneh?". Ucap Mr Tan.
" Itu ,bawaan orok nak ." Ucap Kakek. Yang baru siap makan.
" Semoga ,saja istriku hamil,ma ,kek." Ucap Mr Tan.Dengan senyum yang mengembang.
"Aamiin " ucap mama dan Kakek bersamaan.
Mr Tan ,menyusul istrinya ke kamar ,membuka pelan pintu,Masih terdengar isakan tangis nya.
" Mr Tan mengusap punggung istrinya, Masih mau baksonya sayang ?" Tanya Mr Tan.
"Mau ,makan apa sayang,biar aku ambil untuk mu sayang". Mr Tan tersenyum, memandang istrinya." semoga apa yang di katakan mama benar,kalau kamu hamil .Ucapnya dalam hati.
Nina heran memandang suaminya yang sedang tersenyum memandang nya." Mas ,Ngapai senyum-senyum gitu.Ucap Nina.Merinding menatap suaminya.
Mr Tan berinisiatif mengajak istrinya, keluar siapa tau bisa membuat mood nya kembali baik.
"Ayok ,jalan-jalan sambil mencari makanan yang kamu inginkan." Ucapnya.
"Beneran" Ucap Nina .Dengan senyum mengembang.
__ADS_1
"Iya ,Siap-siap." Mr Tan memandang istrinya yang sedang bersiap sambil bersenandung.
"Kenapa cuma diajak jalan dan makan susah sebahagia itu ?" Ucapnya dalam hati.
" Sedangkan wanita di luaran sana,kalau di ajak belanja ,senang nya luar biasa,menghabiskan uang." Dalam lamunan Mr Tan di kejutkan istrinya.
" Ayok sayang " Nina dengan senang hati,menggandeng tangan suaminya ,keluar dari kamar menuju ruang keluarga untuk permisi keluar.
" Mama ,Nina jalan-jalan dulu ya." Ucap Nina. Dengan riang,mencium pipi mama dan papa mertuanya ,tak lupa kakek yang sedang tersenyum memandang nya.
"Sayang besok ikut mama kerumah sakit ya ?" Ucap mama.
" Oke ,ma" Ucap Nina.menggandeng tangan suaminya menuju parkiran ,memasuki mobil.
Mr Tan melajukan mobilnya menuju jalan kota yang ramai.
Mr Tan ,sengaja mengajak istrinya ke taman dan di sana sangat banyak makanan jajanan.
Nina dengan riang menyusuri jajanan yang dia suka, matanya memandang sebuah gerobak yang berisi makanan yang tidak pernah dia makan dan entah kenapa dia sangat menginginkan makanan itu.
Mr Tan dengan sangat antusias mengikuti kemana arah langkah istrinya.Memenuhi semua keinginan nya.
" Sayang,mau itu,beliin ya " Nina menunjuk gerobak siomai.
__ADS_1