Cinta Yang Berawal Dari Perjodohan

Cinta Yang Berawal Dari Perjodohan
15. episode extra1


__ADS_3

🔷 5 TAHUN KEMUDIAN🔷


Kini aliffa dan nendra sudah memegang kendali perusahaan kedua orang tua mereka. mereka menggabungkan 2perusaah tsb tapi mereka membagi waktu sebab mereka memiliki anak yg kini berumur 5tahun yap vano karna anak umur segitu sangat membutuhkan perhatian orang tuanya jadi mereka membagi waktu kerjanya yaitu 3hari untuk nendra kerja sedangkan aliffa di rumah menjaga vano dan 3harinya lagi untuk aliffa kerja dan nendra menjaga vano 1harinya untuk berkumpul


⛅pagi hari⛅


aliffa pergi ke kamar vano untuk membangunkan vano sedangkan nendra sedang bersiap siap untuk pergi ke perusahaanya


aliffa:vano bangun udah pagi ayo nanti terlambat sekolahnya


vano:wuahm iya mah sebentar


aliffa:ayo bangun mandi habis itu makan


vano:iya mah ayo


aliffa menggendong vano ke kamar mandi untuk memandikanya lalu memakaikan seragam dan mereka menuju meja makan untuk sarapan


vano:pagi pa


nendra:pagi sayang


aliffa menyuapi vano ya walaupun dia bukan anak kandungnya tapi dia merasa bahwa dia memang di takdirkan untuk menjadi ibu dari vano


vano:pa kapan kita ke rumah eyang lagi pa?


nendra:besok minggu ya soalnya kan papa sama mama kan kerja jadi gapapa kan


vano:gak papa pah


nendra:vano ada yg pengen papa minta ke kamu ya kalau papa sama mama pergi nanti kamu harus jadi anak yg kuat ya jangan nakal


vano:emangnya papa sama mama mau pergi kemana


nendra:ya ke kantor dong


vano:ohh oke pah


setelah selesai sarapan


nendra:aliffa aku berangkat dulu ya


aliffa:iya hati hati dijalan jangan lupa makan siang


nendra:iya pasti, vano papa berangkat ya jangan nakal lo nanti di sekolah


vano:berarti kalo di rumah boleh nakal dong


nendra:ya ngga boleh juga.


vano:iya pa vano bercanda


aliffa tertawa kecil melihat sikap vano yg usil

__ADS_1


aliffa:tuh sifat usilnya mirip sama kamu


nendra:tapi kan sifat keras kepalanya mirip kamu


aliffa:ya biarin


nendra:yaudah papa berangkat ya


nendra mencium kening aliffa dan sebagai anak yg berbakti vano mencium tangan papah nya sebelum berangkat lalu aliffa mengantarkan vano ke sekolah setelah sampai di sekolah vano berpamitan pada aliffa


aliffa:hati hati jangan nakal loh


vano:oke mah vano masuk dulu ya


aliffa:dah sayang


setelah mengantar vano aliffa segera pergi ke perusahaan karna ada sesuatu yg penting


setelah sampai aliffa langsung pergi ke ruangan nendra


aliffa:dra ayo hari ini ada pertemuan penting


nendra:tunggu bentar aku pengen peluk kamu dulu


aliffa:oh oke


nendra:yaudah yuk


lalu mereka ber2 berangkat menuju tempat pertemuan dengan klaien


orang orang yg menyaksikan insiden tersebut segera menolong mereka dan menghubungi polisi, rumah sakit, dan pihak keluarga


orang tua mereka shok mendengar kematian aliffa dan nendra orang tua aliffa langsung menuju rumah sakit tempat jasad mereka di bawa


sedangkan orang tua nendra pergi menjemput vano disekolah


🏫sekolah🏫


santi:permisi bu kami mau menjemput el


guru:ada apa ya bu


santi:orang tua el meninggal karna kecelakaan bu (menangis)


guru:tenang ya bu saya turut berduka cita tunggu sebentar bu saya panggilin vanonya dulu


DIKELAS


Guru:vano kamu dijemput kakek dan nenekmu kamu pulang dulu ya dan yg tabah ya


vano:memangnya ada apa bu guru


guru:nanti kamu tau sendiri

__ADS_1


vano: baik bu


DI LUAR KELAS


santi:el ikut nenek ya (menangis)


vano:kemana nek terus kenapa nenek sama kakek nangis


santi:ayo el ikut nenek aja dulu ya


vano hanya mengangguk bingung


setelah sampai di rumah sakit vano diberikan pada risky dan santi langsung menemui anissa


anissa:santi hiks hiks hiks


santi:gimana keadaan mereka


anissa:(menggeleng gelengkan kepalanya) mereka beneran udah gak bisa diselamatin


santi:innalilahiwainailaihirojiun nendra (teriak penuh kesedihan)


taklama risky datang dengan menggendong vano dan menangis vano yg terlihat bingung pun bertanya dengan kakeknya


vano:kakek kenapa semua orang nangis


risky:mereka nangis karna papa dan mama el sudah pergi jauh


vano:mereka pergi kemana kok vano gak diajak terus mereka kapan pulangnya


risky:mereka gak akan pulang lagi sayang


vano:emangnya mereka pergi kemana kok gak pulang lagi terus nanti vano sama siapa dong


risky:me..mereka....mereka sudah meninggal el (menahan air mata)


el nanti sama kakek sama nenek aja ya


vano:gak mungkin mereka meninggal kakek sama nenek bohong


vano segera meronta turun dari gendongan sang kakek dan menuju ke sebuah ruangan dia menangis melihat jasad ke2 orang yg paling dia cintai yg telah mengajarkan segalanya padanya


vano:mama papa bangun jangan tinggalin vano sendirian vano masih butuh mamah dan papa. mah pah bangun jangan diem aja


vano mencoba membangunkan mamah dan papahnya tapi usahanya sia sia karna mereka sudah kembali kesiai allah swt.


semua orang yg melihat kejadian itu merasa sedih karna bocah sekecil itu sudah harus ditinggal orang tuanya.


arif mendekati vano dan membujuknya agar tidak terlalu sedih


arif:el udah iklasin mamah sama papah biar bahagia di surga ya


vano:nggak vano masih mau main sama mama sama papah vano gak mau pergi

__ADS_1


arif segera memeluk vano


arif:yg sabar el. el doain aja supaya mereka tenang ya


__ADS_2