
🔷 5 TAHUN KEMUDIAN🔷
Kini aliffa dan nendra sudah memegang kendali perusahaan kedua orang tua mereka. mereka menggabungkan 2perusaah tsb tapi mereka membagi waktu sebab mereka memiliki anak yg kini berumur 5tahun yap vano karna anak umur segitu sangat membutuhkan perhatian orang tuanya jadi mereka membagi waktu kerjanya yaitu 3hari untuk nendra kerja sedangkan aliffa di rumah menjaga vano dan 3harinya lagi untuk aliffa kerja dan nendra menjaga vano 1harinya untuk berkumpul
⛅pagi hari⛅
aliffa pergi ke kamar vano untuk membangunkan vano sedangkan nendra sedang bersiap siap untuk pergi ke perusahaanya
aliffa:vano bangun udah pagi ayo nanti terlambat sekolahnya
vano:wuahm iya mah sebentar
aliffa:ayo bangun mandi habis itu makan
vano:iya mah ayo
aliffa menggendong vano ke kamar mandi untuk memandikanya lalu memakaikan seragam dan mereka menuju meja makan untuk sarapan
vano:pagi pa
nendra:pagi sayang
aliffa menyuapi vano ya walaupun dia bukan anak kandungnya tapi dia merasa bahwa dia memang di takdirkan untuk menjadi ibu dari vano
vano:pa kapan kita ke rumah eyang lagi pa?
nendra:besok minggu ya soalnya kan papa sama mama kan kerja jadi gapapa kan
vano:gak papa pah
nendra:vano ada yg pengen papa minta ke kamu ya kalau papa sama mama pergi nanti kamu harus jadi anak yg kuat ya jangan nakal
vano:emangnya papa sama mama mau pergi kemana
nendra:ya ke kantor dong
vano:ohh oke pah
setelah selesai sarapan
nendra:aliffa aku berangkat dulu ya
aliffa:iya hati hati dijalan jangan lupa makan siang
nendra:iya pasti, vano papa berangkat ya jangan nakal lo nanti di sekolah
vano:berarti kalo di rumah boleh nakal dong
nendra:ya ngga boleh juga.
vano:iya pa vano bercanda
aliffa tertawa kecil melihat sikap vano yg usil
__ADS_1
aliffa:tuh sifat usilnya mirip sama kamu
nendra:tapi kan sifat keras kepalanya mirip kamu
aliffa:ya biarin
nendra:yaudah papa berangkat ya
nendra mencium kening aliffa dan sebagai anak yg berbakti vano mencium tangan papah nya sebelum berangkat lalu aliffa mengantarkan vano ke sekolah setelah sampai di sekolah vano berpamitan pada aliffa
aliffa:hati hati jangan nakal loh
vano:oke mah vano masuk dulu ya
aliffa:dah sayang
setelah mengantar vano aliffa segera pergi ke perusahaan karna ada sesuatu yg penting
setelah sampai aliffa langsung pergi ke ruangan nendra
aliffa:dra ayo hari ini ada pertemuan penting
nendra:tunggu bentar aku pengen peluk kamu dulu
aliffa:oh oke
nendra:yaudah yuk
lalu mereka ber2 berangkat menuju tempat pertemuan dengan klaien
orang orang yg menyaksikan insiden tersebut segera menolong mereka dan menghubungi polisi, rumah sakit, dan pihak keluarga
orang tua mereka shok mendengar kematian aliffa dan nendra orang tua aliffa langsung menuju rumah sakit tempat jasad mereka di bawa
sedangkan orang tua nendra pergi menjemput vano disekolah
🏫sekolah🏫
santi:permisi bu kami mau menjemput el
guru:ada apa ya bu
santi:orang tua el meninggal karna kecelakaan bu (menangis)
guru:tenang ya bu saya turut berduka cita tunggu sebentar bu saya panggilin vanonya dulu
DIKELAS
Guru:vano kamu dijemput kakek dan nenekmu kamu pulang dulu ya dan yg tabah ya
vano:memangnya ada apa bu guru
guru:nanti kamu tau sendiri
__ADS_1
vano: baik bu
DI LUAR KELAS
santi:el ikut nenek ya (menangis)
vano:kemana nek terus kenapa nenek sama kakek nangis
santi:ayo el ikut nenek aja dulu ya
vano hanya mengangguk bingung
setelah sampai di rumah sakit vano diberikan pada risky dan santi langsung menemui anissa
anissa:santi hiks hiks hiks
santi:gimana keadaan mereka
anissa:(menggeleng gelengkan kepalanya) mereka beneran udah gak bisa diselamatin
santi:innalilahiwainailaihirojiun nendra (teriak penuh kesedihan)
taklama risky datang dengan menggendong vano dan menangis vano yg terlihat bingung pun bertanya dengan kakeknya
vano:kakek kenapa semua orang nangis
risky:mereka nangis karna papa dan mama el sudah pergi jauh
vano:mereka pergi kemana kok vano gak diajak terus mereka kapan pulangnya
risky:mereka gak akan pulang lagi sayang
vano:emangnya mereka pergi kemana kok gak pulang lagi terus nanti vano sama siapa dong
risky:me..mereka....mereka sudah meninggal el (menahan air mata)
el nanti sama kakek sama nenek aja ya
vano:gak mungkin mereka meninggal kakek sama nenek bohong
vano segera meronta turun dari gendongan sang kakek dan menuju ke sebuah ruangan dia menangis melihat jasad ke2 orang yg paling dia cintai yg telah mengajarkan segalanya padanya
vano:mama papa bangun jangan tinggalin vano sendirian vano masih butuh mamah dan papa. mah pah bangun jangan diem aja
vano mencoba membangunkan mamah dan papahnya tapi usahanya sia sia karna mereka sudah kembali kesiai allah swt.
semua orang yg melihat kejadian itu merasa sedih karna bocah sekecil itu sudah harus ditinggal orang tuanya.
arif mendekati vano dan membujuknya agar tidak terlalu sedih
arif:el udah iklasin mamah sama papah biar bahagia di surga ya
vano:nggak vano masih mau main sama mama sama papah vano gak mau pergi
__ADS_1
arif segera memeluk vano
arif:yg sabar el. el doain aja supaya mereka tenang ya