Cinta Yang Berawal Dari Perjodohan

Cinta Yang Berawal Dari Perjodohan
CHAPTER 26


__ADS_3

...Hy yorobun kali ini author akan menghadirkan quotes romance yg dikarang sendiri dan akan author taruh di setiap chapter..Ini quotes pertamanya.....


💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫


...♡ Diawal memang tidak ada rasa cinta dan rasa sayang, tapi percayalah jika terus bersama dan saling memahami, maka timbulah yang namanya cinta ♡...




Masih dihari yang sama..



Kini setelah mereka semua selesai dengan makan siang, mereka pun duduk santai sambil berbincang-bincang hangat. Dan tidak lupa dengan masalah yang tengah dialami Bryan soal kesehatan adiknya.



" Tante kok keponakan kepala panti mau mendonorkan ginjalnya..memangnya kemana orang tuanya? " tanya Bryan.



" Orang tuanya sudah lama meninggal. Dia hidup sendiri, satu-satunya keluarga yang ada ya cuma temen tante itu. Tapi ya tantenya juga tidak bisa berbuat banyak selain mendukung keputusan keponakannya itu."jelas bunda.



" Tolong kabari anak itu ya tan agar mau mendonorkan ginjalnya. Aku janji akan bayar sesuai yang dia mau atau kalau dia mau aku akan membiayai kuliahnya hingga dia selesai kuliah." Bryan sangat berharap kepada anak itu. Semoga saja anak itu mau.



" Iya nanti tante kasih tau."



" Yasudah kami pamit dulu tante, om sudah siang." pamit Bryan.



" Baiklah kalian hati-hati ya." pesan ayah.



" Kalau begitu kami pamit pulang." ucap Ana. Dan akhirnya mereka semua masuk kemobil dan keluar dari mansion mewah milik keluarga Restu.



Sementara itu di Hospital..



" Huuuh gimana kabar Khanza ya? apa dia sudah mendapatkan pendonor?" Gibran menghela nafas kasar. Pikiran tentang Khanza terus melayang diotaknya.


__ADS_1


" Apa aku tanya kak Zelia aja ya? mungkin dia bisa ngasih solusi.." disaat ia hendak menelfon kakaknya. Tiba-tiba ada suara ketokan pintu.



*tok..tok..tok*..



" Masuk. "



Huuuh ternyata sahabat sekaligus sekretaris pribadinya yaitu Jodi.



" Nih ada berkas lagi yang harus luh tandatangani. Dan sepertinya perusahaan yang luh pegang dan yang sekarang Jordan handle untuk sementara akan ada proyek kerjasama dengan perusahaan dari KUSUMO GROUP. Maksud gw perusahaannya kak Zelia."



" Itukan punya adik sepupunya mas Restu. Berarti kita akan kerja sama dengan perusahaannya?." Tanya Gibran.



" Yap luh betul. Sebenarnya kerja sama itu antara presdir dari KUSUMO GROUP dan kak Zelia. Karna kak Zelia kan sedang hamil, jadi untuk sementara dihandle ama Jordan kan?. Gw yakin Jordan pasti bisa. Tugas luh sementara handle ama yang lainnya aja dulu."



" Kenapa gak sama mas Dhanu aja sih? kan dia juga CEO sekaligus PRESDIR juga sama kyk gw dan kak Zelia. Gw bentar lagi akan menangani kasus berat nih untuk pertama kalinya." keluh Gibran.




" Kenapa sih luh? kok ketawa sendiri?" tanya Gibran heran.



" Gw lupa sumpah. Oke deh nanti gw coba ngomong ama mas Dhanu."



" Yasudah nanti biar gw kasih tau ke mas Dhanu."



" Kalau begitu gw pamit, balik keperusahaan dulu."



" Oke."


__ADS_1


Baru saja Jodi akan keluar dan hendak memegang gagang pintu, tapi pintu sudah terbuka dan nampak suster cantik yang juga ingin mengetuk pintu.



" Eh sekretaris Jodi. Maaf saya tidak tau kalau anda ada disini."



" Gpp kok. Silahkan masuk saya ingin pergi keperusahaan."



" Baik."



Suster Riana pun masuk untuk memberitahu bahwa pasien yang akan Gibran tangani yaitu Khanza sudah datang.



" Ada apa?" tanya Gibran sambil berdiri.



" Dok, nona Khanza dan tuan Bryan sudah datang." ungkap suster Riana.



" Baiklah. Kita pergi sekarang." ucap Gibran sambil tersenyum.


.


.


.


.


.



**Hy yorobun segini dlu ya..jgn lupa seperti biasa**..



**GAMSAHABNIDA (thank you**)



**Yuk yang mau kepo ama tanya2 DM aja di IG ku**..


__ADS_1


@**sofiaferdyansyah.04**


__ADS_2