
...NOTE: Hy yorobun mungkin nanti ditengah cerita akan ada konflik cinta segitiga ya...Tapi bukan tentang pelakor atau pebinor dan juga bukan ditujukan untuk RESTU dan ZELIA..sedikit bocoran nanti ceritanya akan mengarah kepada Gibran adik Zelia, Jordan sepupu Zelia dan juga Khanza adik Bryan. Dan author juga mau kasih tau, kalau setiap judul yang bernama " CINTA SEGITIGA " itu berarti kisahnya Gibran dan juga Jordan ya..Tapi tenang Kisah Zelia dan Restu dll akan tetap ada kok.....
**Perusahaan Widyodiningrat group**..
*SEMINGGU KEMUDIAN*...
Saat ini adalah hari pertama ia menjalani training menjadi CEO setelah Jordan lulus dari kuliahnya.
Dan disinilah Jordan, diruangan kerja Kak Zelia ia sedang fokus dengan berkas-berkas yang sedang ditanda tangani, sambil sesekali dibantu oleh sekretaris kedua kak Zelia.
Jordan banyak belajar dari semua yang sudah ia dapat. Ia sangat bersyukur bisa sampai dititik ini. Dirinya berjanji akan berusaha sebaik mungkin, dan akan menjaga kepercayaan om Bima dan kak Zelia kepadanya selamanya.
Ditengah Jordan menandatangani, ia dikejutkan dengan ketukan pintu.
took...took...
" Silahkan masuk." ucap Jordan. Terlihat dia lelah sekali, terbukti dengan masuknya sekretaris ia langsung menghentikan pekerjaannya sejenak dan meregangkan ototnya. Tapi ia tidak mau terlalu menunjukannya.
" Maaf Tuan Jordan ini masih ada lagi berkas yang harus anda pelajari. Apa anda butuh bantuan?" Tanya sekretaris Yumi.
" Hmm...tidak ada. Saya sudah mengerti." Ucap Jordan sambil tersenyum.
__ADS_1
" Baiklah kalau begitu saya permisi."
Setelah sekretaris Yumi keluar, Jordan benar-benar meregangkan otot-ototnya. '*Lelah sekali*.' batinnya.
Tak ingin membuang waktu ia segera menyelesaikan berkasnya.
10 menit sudah berlalu dan tugasya juga sudah selesai. Jordan pun melangkahkan kaki nya menuju sofa.
Lalu ia merebahkan tubuhnya dan memejamkan matanya, karena sangat kelelahan. Jordan memikirkan banyak hal, sampai satu pikiran melintas diotaknya.
" Perempuan itu..siapa ya namanya?." Gumam Jordan setelah membuka matanya.
" Aah aku ingat. KHANZA. Namanya cantik seperti orangnya. Apa kabar ya dia sekarang?. Sayang sekali aku tidak mempunyai nomornya, padahal dulu kami satu kampus walau beda jurusan." gumamnya kembali. Ia jadi senyum-senyum sendiri mengingat pertemuannya dengan Khanza yang pada waktu itu secara tidak sengaja Jordan menabraknya karena terburu-buru.
Gibran baru saja menyelesaikan pemeriksaan kepada wanita cantik. Wanita itu sepertinya mempunyai masalah dengan ginjalnya. Sampai-sampai Gibran menghela nafasnya, karena ini untuk pertama kalinya ia menangani kasus berat. Wanita itu harus menjalani pemeriksaan sebelum mendapatkan pendonor ginjal. Tapi setelah ia balik ke ruangannya, Gibran senyum-sendiri karena pasien yang ia tangani sampai seterusnya sangatlah cantik.
" Huuft ternyata dia namanya KHANZA KUSUMO adiknya mas Bryan sepupu iparnya kak Zelia." Gumamnya.
Gibran sangat kaget, begitu mengetahui bahwa pasien yang akan dia tangani adalah adik dari mas Bryan. Ia mengenal Bryan karena pernah dikenalkan oleh mas Restu beberapa waktu yang lalu. Dan hari ini Gibran bertemu dengan Bryan yang datang untuk memeriksakan kondisi adiknya.
" Tapi kenapa bisa mempunyai masalah dengan ginjalnya disaat dia masih muda? apa karena pola makannya tidak sehat? Aah sudahlah mungkin ini takdir tuhan." gumamnya kembali.
__ADS_1
Saking lelahnya Gibran sampai tertidur dengan posisi duduk di meja kerjanya.
Mansion keluarga KUSUMO
" Kak aku sudah pasrah kalau tidak ada pendonor untukku." Khanza menunduk sedih. Saat ini memang belum ada pendonor yang cocok untuk Khanza.
" Hey kamu itu bicara apa sih? Kakak akan berusaha sebaik mungkin untuk kamu." ucap Bryan sambil mengusap wajah adiknya.
" Tapi kak aku sudah sangat merepotkan kakak dan juga kakak ipar."
" Dek aku gk mau liat kamu sedih lagi. Aku juga kakak kamu, kamu harus kuat sayang. Kamu pasti sembuh." kini giliran kakak iparnya yang bernama anastasya menimpali ucapan suaminya.
" Tapi kak-" ucapan Khanza terpotong karena kakak iparnya menatap tajam dan menasihatinya.
" Khanza cukup. Kamu pasti sembuh dek. Kakak dan kakakmu pasti akan mendapatkan pendonornya. Sabar ya sayang." ucap Ana, lalu memeluk adik ipar kesayangannya.
" Baiklah. Terima kasih semuanya." Khanza menitikan air matanya didalam pelukan kak Ana.
" Sama-sama dek." ucap Bryan sambil tersenyum. Ia sangat bahagia dan beruntung mendapati istrinya yang baik dan cantik dan tentunya tidak macam-macam.
Walaupun Bryan tau dulu ketika ia mendapatkan istrinya penuh perjuangan. Karena istrinya hanya gadis biasa dari desa, Dan mempunyai ibu tiri yang matre dan jahat begitu juga kakak tiri istrinya. Bryan dan keluarga tidak pernah mempermasalahkannya.
Yang mereka inginkan adalah kebahagiaan.
.
.
.
.
.
Hy yorobun maaf ya kalau jadwal up nya tidak menentu..
Jangan lupa untuk LIKE dan FAVORIT kan supaya tidak ketinggalan. Dan juga komennya bahwa yorobun hadir....hehe..nek komen sing positif yo..
GAMSAHABNIDA ( thank you )
__ADS_1
Yuk follow IG ku juga :
@sofiaferdyansyah.04