Cinta Yang Berawal Dari Perjodohan

Cinta Yang Berawal Dari Perjodohan
CHAPTER 23


__ADS_3

1 bulan berlalu....


Sebulan sudah sepasang manusia Zelia dan Restu berada di korea, dan rasa cinta di keduanya juga sudah kuat sekuat batu karang. Dan rencananya besok siang mereka akan pulang ke Indonesia.


Saat ini Zelia hanya sendirian didalam kamar apartemen, karena Restu sudah pergi untuk membeli oleh-oleh.


Zelia juga sudah membereskan semua barang-barangnya. Ketika ia melihat sisa pembalutnya, Zelia jadi berfikir.


" Seharusnya bulan ini aku sudah kembali menstruasi. Tapi kenapa belum ya?" Gumamnya.


Lalu ia memilih untuk bersiap mandi, namun disaat ia ingin beranjak dari duduknya Zelia merasakan pusing dan mual yang tiba-tiba.


woooeekk...woooeeek...woooeeeek..


Zelia pun bergegas menuju kamar mandi dan menumpahkan rasa mualnya didepan toilet.


" Kenapa perutku tidak enak sekali. Perasaan aku gk makan apa-apa deh." fikirnya. Dan beberapa saat kemudian ia kembali memuntahkannya.


Namun hanya keluar cairan bening dan selanjutnya tidak ada apa-apa.


Dan pada saat ia ingin memuntahkan kembali, pintu kamar mandi terbuka. Zelia pun menengok, ternyata Restu.


" Kamu kenapa sayang? kamu sakit? kamu makan apa tadi?" tanya Restu khawatir. Ia langsung memijat tengkuk istrinya.


" Aku gak tau mas. Aku ingin istirahat." Zelia pun bangkit dan berniat menuju kasurnya, namun ia tak kuat untuk berjalan karena rasa pusing yang mendera, lalu ia pun pingsan. Beruntung ada Restu.


" Sayang kamu kenapa?" Restu mulai khawatir. Ia pun menggendong Zelia menuju kasur.


Lalu menelpon Taeil untuk segera menyiapkan mobil.


PERCAKAPAN TELPON


📞: Taeil cepat kau siapkan mobil.


📞: Baik tuan.


Percakapan telpon pun terputus. Restu bergegas menggendong Zelia dan membawa kerumah sakit.


Begitu sampai di lobby, dengan sigap Taeil membukakan pintu mobil.


" Kita kerumah sakit Taeil. Dan cepat bawa mobilnya, aku tidak ingin istriku kenapa-kenapa."


" Baik tuan."


Mobil pun melaju dengan kecepatan tinggi membelah kota Seoul yang memang sedang lenggang dijam segini.


Akhirnya mobil pun sampai dirumah sakit.

__ADS_1


......NOTE: Rumah sakitnya milik Restu juga ya. Jadi pas perjalanan menuju hospital Taeil sudah menelpon bahwa istri dari pemilik hospitalnya pingsan.......


Dengan sigap dokter dan perawat sudah membawa brankar, dan Restu meletakkan tubuh Zelia secara hati-hati.


Dokter dan perawat pun segera membawa Zelia keruang pemeriksaan.


Setelah pemeriksaan sang dokter menyuruh suster untuk memanggil Restu keruangannya.


" Restu Ssi,dangsin-eun geuui lum dagteoe uihae hochuldoebnida."(Tuan Restu anda dipanggil dokter keruangannya.) ucap perawat itu.


" Mwoga jalmos doeeoss ni?" ( ada apa?).


Bukannya mendapat jawaban sang suster malah masuk lagi keruangan tadi.


Restu pun memasuki ruangan dokter, dan seketika masuk is disambut oleh dokter dengan senyumannya. Dan itu malah membuat Restu bertanya-tanya.


" Dagteo, wae neo jasin-ege usgo issni? nae anaeneun mwoga apeuni?." ( dokter kenapa senyum-senyum sendiri?. istri saya sakit apa? )


" Neoui anaeneun apeuji anhda." ( istri anda tidak sakit.)


" Geuleom wae gijeol haess-eo?" ( lalu kenapa dia pingsan?).


" Dangsin-ui anaeneun hyeonjae imsin ​​jung-i la gijeolhaessseubnida." ( istri anda pingsan karena beliau sedang hamil ).


" Chungmanhan?" ( hamil?).


Restu sangat bahagia mendengar berita kehamilah istrinya.


Kini Restu dan Zelia sudah berada didalam mobil menuju apartemen mereka.


" Mas tadi aku sakit apa?" tanya Zelia. Ia tadi tidak mendengarkan ucapan dokter dan juga suaminya. Begitu ia sadar suaminya langsung menyuruh untuk pulang.


" Massss, kamu kenapa sih dari tadi meluk aku mulu? aku jadi sesak nafas nih?" tambahnya lagi. Zelia kesal dari tadi Restu memeluknya terus.


" Aah maaf. Kamu tidak sakit sayang. Tapi kamu...." ucapan Restu menggantung.


" Apa sih mas dari tadi kamu mah begitu." Zelia dibuat kesal dengan sikap suaminya.


" Kamu hamil sayang."


" Be..beneran mas?"


" Iya sayang. Kita akan menjadi orang tua."


" Aaahh syukurlah. Lalu bagaimana dengan besok?."


" Besok kenapa?"

__ADS_1


" Kan kita besok pulang."


" Kamu tenang sayang. Aku tadi sempet tanya dokter, katanya kamu boleh bepergian keluar negeri. Jadi besok kita bisa langsung pulang."


" Tapi mas?"


" Kan kita naik pesawat pribadi aku. Jadi gak desak-desakan. Dan kita kasih tau ke kedua orang tua kita nanti saja setelah kita sampai. Dan aku akan menyampaikannya."


Zelia pun hanya mengangguk mengerti. Ia sangat bahagia karena sebentar lagi dirinya akan menjadi seorang ibu.


" Lalu Dhanu sekarang dimana?" Zelia khawatir karena dari tadi adiknya itu tidak menghubunginya sama sekali.


" Dia sudah pulang ke Indonesia. Katanya ada urusan sama Gibran."


" Owhh gitu."


" Taeil, besok kau siapkan pesawat. Kita pulang ke Indonesia besok."


" Baik Tuan."


Mobil kembali memecah jalanan yang mulai padat oleh kendaraan. Dan menuju apartemen.


Setelah sampai didalam kamar apartemen mereka, Zelia langsung istirahat.


" Kamu istirahat ya."


" Iya mas."


Setelah memastikan Zelia istirahat, Restu pun segera membereskan barang-barang mereka berdua. Dan setelah itu menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


.


.


.


.


.


**Hy yorobun maaf ya kalau jadwal up nya tidak menentu..


Jangan lupa untuk LIKE dan FAVORIT kan supaya tidak ketinggalan. Dan juga komennya bahwa yorobun hadir....hehe..nek komen sing positif yo..


GAMSAHABNIDA ( thank you )


Yuk follow IG ku juga :

__ADS_1


@sofiaferdyansyah.04


__ADS_2