
Malam Hari....
Kini telah tiba waktunya untuk mengajak istrinya makan malam romantis bertajuk kejutan. Jadi kesimpulannya Restu ingin merahasiakannya terlebih dahulu.
Setelah tadi sore ia menghubungi Taeil untuk mereservasi menara namsan yang berada diatas dengan tujuan untuk makan malam romantis. Dan akhirnya kini telah tiba.
Restu telah rapih dan terlihat sangat tampan dengan balutan turtleneck sweater black dengan jas hitam dan ikat pinggang.
Sementara itu Zelia juga sudah keluar dari ruang ganti baju. Ia terlihat sangat cantik dengan balutan turtleneck dress warna krem dengan tas ditangannya. Ia terpukau saat melihat tampilan suaminya. Begitu juga dengan Restu.
'Tampan sekali dia. Apa aku harus mengungkapkan malam ini?.' ucapnya dalam hati.
'Cantik sekali kamu istriku.' batinnya dalam hati. Restu sampai tak berkedip melihatnya.
" Mas apa kita berangkat sekarang?." Seperti biasa Zelia berbicara dengan wajah datarnya.
" Kita berangkat sekarang." Ucapnya setelah melihat jam tangannya.
Lalu mereka pun turun ke lobby dan langsung memasuki mobil.
Ditengah perjalanan Zelia lebih memilih memandangi kota seoul sambil berfikir.
' Apa aku harus menyatakannya sekarang?.' Sekali lagi ia terus memikirkan itu dari semalam karena ia bermimpi didatangi almarhumah neneknya.
Flashback on..
" Loh aku dimana? Sepertinya aku kenal tempat ini?. Itukan nenek.." Ucap Zelia yang bertemu Ibu dari ayahnya itu.
" Nenek..nenek.." teriaknya.
" Ada apa cucuku sayang?"
__ADS_1
" Nenek sedang apa disini?."
" Nenek hanya sedang sedih karena nenek melihat cucu nenek menikah tapi ia tidak mencintai suaminya. Sebenarnya nenek kecewa dengan kamu Zelia. Seharusnya kamu bisa melupakan mantan pacar kamu dan harus mulai mencintai suami kamu nak." Ucap Nenek. Terlihat sekali guratan wajah sedih di muka keriputnya.
" Apa maksud nenek?..Aku tidak mengerti nek."
" Kamu harus bisa mencintai suami kamu Zelia. Dan melayani suamimu sebaik mungkin. Kamu harus janji sama nenek ya?."
" Emmm..." Terlihat ragu Zelia untuk menjawabnya.
" Cepatlah sayang kamu jawab nenek tidak ada waktu lagi." Ucap nenek yang sedang terburu-buru.
" Baiklah nek aku berjanji." Akhirnya janji Zelia terucap.
" Dengan begini nenek sudah bisa tenang mendengarnya nak." Lalu bayangan nenek perlahan mulai menghilang dan Zelia berteriak memanggil neneknya sampai ia terbangun dan Restu juga ikut terbangun.
" Ada apa sayang? Kamu pasti mimpi buruk ya?." Tanya dengan sedikit khawatir.
" Iya mas."
Akhirnya Zelia tertidur kembali. Restu memeluk istrinya takut mimpi buruk lagi. Zelia membiarkannya saja.
Flashback off.
Akhirnya mobil yang mereka tumpangi telah sampai. Mereka langsung menuju tempat makan malam romantisnya.
" Waahh indah sekali." Zelia langsung terpukau dengan apa yang dilihatnya.
" Apa kamu menyukainya?" Ucapnya sambil menarik kursi untuk istrinya. Lalu ia menarik kursi untuk dirinya sendiri.
" Mas apa ini semua kamu yang menyiapkan?"
" Iya apa kamu suka?"
__ADS_1
" Hmm aku suka."
" Sebentar lagi makanan kesukaan kamu akan datang." Ucapnya seraya tersenyum.
" Kamu tau darimana?. Pasti Dhanu kan?" Tanyanya dengan nada selidik.
" Haha kamu betul."
Tak lama kemudian makanan pun datang. Benar saja makanan yang datang adalah makanan kesukaan Zelia semua.
Ada nasi Bibimbap sama bulgogi..
" Waah ini kan makanan kesukaan aku semua. Terima kasih ya mas." Ucapnya sambil berbinar.
" Kalau kamu senang aku juga senang. Ayo makan dulu."
" Oh iya mas setelah makan ada yang ingin aku bicarakan."
" Apa yang ingin kamu bicarakan?" Restu langsung bingung dengan sikap Zelia. Seharian ini sepertinya istrinya berubah.
" Nanti saja setelah makan."
" Oke kalau begitu."
Lalu mereka pun melanjutkan makan malam tanpa ada yang berbicara.
yorobun jangan lupa like nya ya.
hari ini segini dulu ya yorobun..
Jangan lupa pencet favorite nya...
__ADS_1
NEXT CHAPTER 🔜🔜